Jakarta Punya Ikon Baru Gapura Chinatown, Anies Ajak Rawat Bersama-sama Pembukaan Gapura Chinatown Jakarta di kawasan Pancoran, Glodok, Jakarta Barat. (Foto: MP/ Humas Pemprov DKI)

MerahPutih.com - Jakarta kini memiliki ikon kota baru. Setelah pembangunannya diinisiasi pada tahun 2018, Gapura Chinatown Jakarta di kawasan Pancoran, Glodok, Jakarta Barat akhirnya kembali berdiri kokoh.

Mulanya, bangunan gapura di kawasan ini ada sejak abad ke-18. Lalu, pada masa pendudukan Jepang, gapura yang asli dihancurkan. Akhirnya gapura tersebut kembali berdiri.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berharap, ikon ini dapat menjadi salah satu simbol persatuan dan kesetaraan warga di Jakarta.

Baca Juga:

Ganti 22 Nama Jalan di Jakarta, Anies Bakal Dipanggil DPRD

"Hal ini harus kita rawat bersama-sama. Lalu, gapura yang sempat kami bahas pada 2018, sekarang sudah berdiri tegak. Semoga ini juga menjadi penanda bahwa kota ini penuh dengan sejarah, serta kesetaraan akan hadir untuk semuanya," ujar Anies.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat meresmikan Gapura Chinatown Jakarta di kawasan Pancoran, Glodok, Jakarta Barat. Foto: Humas INTI

Anies juga memuji konsep rancangan Gapura Chinatown Jakarta ini karena dinilai unik dari gapura chinatown yang ada di belahan dunia mana pun. Bangunan ini bertekstur dari unsur batu (berwarna abu-abu), cokelat genting, serta unsur warna hijau perpaduan budaya Betawi, dengan tulisan berwarna cokelat kayu.

"Bisa kita lihat keunikannya, di sini terlihat tidak ada unsur warna merah atau kuning seperti gapura-gapura kawasan pecinan pada umumnya. Itulah pembeda utama Gapura Chinatown Jakarta dengan gapura-gapura pada umumnya. Di sini terlihat ukiran naga dan unsur awan yang dominan pada gapura, melambangkan kemakmuran dan perlindungan dari Sang Maha Pencipta," jelas Anies.

Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) juga turut hadir dalam acara peresmian Gapura Chinatown Jakarta.

Baca Juga:

Pasang Jaringan Pipa Air Bersih di Kamal Muara, Anies Pesan Warga Jangan Boros

Anies mengapresiasi Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) atas kolaborasi dalam merealisasikan proses pembangunan Gapura Chinatown Jakarta.

"Sebab, tanpa kolaborasi ini, tentu Jakarta akan terasa berat untuk menjadi kawasan yang menghadirkan kesetaraan. Selain itu juga, kami mengapresiasi peran Dinas Kebudayaan, sehingga kiranya akan semakin mengembangkan daya tarik kawasan pecinan sebagai salah satu objek wisata di Jakarta," ungkap Anies.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat meresmikan Gapura Chinatown Jakarta di Kawasan Pancoran, Glodok, Jakarta Barat. Foto: Humas INTI

Melalui pembangunan ini, lanjut Anies, tidak hanya akan menjadi nilai tambah tersendiri untuk semakin menarik wisatawan, tetapi juga sebagai pengingat dalam merawat nilai-nilai tradisi yang telah diwariskan kepada generasi sekarang. (Asp)

Baca Juga:

Ketua DPRD DKI Sindir Anies soal Usulan Ali Sadikin Jadi Nama Jalan

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KGPAA Mangkunegara X Bangun Taman Pracimasono Bergaya Eropa
Indonesia
KGPAA Mangkunegara X Bangun Taman Pracimasono Bergaya Eropa

Pura Mangkunegaran melakukan revitalisasi bagian belakang Puro Mangkunegaran dengan membangun Taman Pracimasono dengan arsitek bergaya eropa dan Jawa.

50 Persen Tenaga Kerja Indonesia Baru Miliki Keterampilan Digital Tingkat Dasar
Indonesia
50 Persen Tenaga Kerja Indonesia Baru Miliki Keterampilan Digital Tingkat Dasar

"Diproyeksikan pada tahun 2030 akan terjadi kekurangan sebanyak 47 juta talenta digital di kawasan ini. Di level nasional, tercatat setidaknya 50 persen dari tenaga kerja kita baru memiliki keterampilan digital tingkat dasar dan menengah. Sedangkan mereka dengan keterampilan digital tingkat lanjutan merepresentasikan kurang dari 1 persen dari angkatan kerja kita," jelasnya.

Dipuji IMF, Indonesia Harus Berkaca Saat Krisis Ekonomi 1998
Indonesia
Dipuji IMF, Indonesia Harus Berkaca Saat Krisis Ekonomi 1998

Tanda-tanda krisis yang menyebakan resesi sudah terjadi di Inggris, Misalnya, di Kota London, semua makanan harganya naik 25 persen.

BPN Solo Targetkan pada 2025 Semua Bidang Tanah Sudah Bersertifikat
Indonesia
BPN Solo Targetkan pada 2025 Semua Bidang Tanah Sudah Bersertifikat

Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) menargetkan seluruh bidang tanah di Kota Solo bersertifikat pada tahun 2025.

Tim Jaksa Periksa Kelangkapan Berkas Kasus Dugaan Korupsi KONI Padang
Indonesia
Tim Jaksa Periksa Kelangkapan Berkas Kasus Dugaan Korupsi KONI Padang

"Saat ini jaksa peneliti menangani kasus KONI Padang. Tim sedang memeriksa kelengkapan berkas kasusnya," ucap Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Padang Therry Gutama di Padang, Rabu (11/5).

Ketua DPRD DKI Ungkap Penyebab Investor Ogah Sponsori Formula E
Indonesia
Ketua DPRD DKI Ungkap Penyebab Investor Ogah Sponsori Formula E

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menilai keengganan investor mensponsori Formula E karena event internasional itu sudah dibawa ke ranah politik. Ia menuturkan investor tidak mau terlibat dalam kegaduhan politik akibat Formula E.

Ketum Perbasi Jakarta Ingin Seluruh Wasit Masuk Database Digital
Indonesia
Ketum Perbasi Jakarta Ingin Seluruh Wasit Masuk Database Digital

Pelaksanaan aktivasi lisensi wasit dan comissioner kali ini sudah harus terdata secara rapi. Data-data semua wasit lengkap dimasukkan ke dalam database digital.

Semua Tersangka Bakal Dipertemukan dalam Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J
Indonesia
Semua Tersangka Bakal Dipertemukan dalam Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J

Semua tersangka akan dihadirkan secara langsung di rumah dinas tersangka Ferdy Sambo.

SBY Jenguk Hendropriyono di RSPAD
Indonesia
SBY Jenguk Hendropriyono di RSPAD

"Pagi ini Pkl. 09.00 WIB Bapak SBY menjenguk Bapak AM Hendropriyono di RSPAD," ujar Wasekjen Partai Demokrat Ossy Dermawan dalam akun Twitter pribadinya @OssyDermawan, dikutip, Jumat (29/4).

Kemenag Gunakan Kriteria Baru Tentukan Hilal Awal Bulan Hijriah
Indonesia
Kemenag Gunakan Kriteria Baru Tentukan Hilal Awal Bulan Hijriah

Kementerian Agama (Kemenag) menggunakan kriteria baru penentuan awal bulan Hijriah mulai tahun 2022.