Jakarta PSBB Lagi, Habiburokhman: Jangan Dua Kali Kejeblos Ketua DPP Bidang Advokasi Partai Gerindra Habiburokhman (tengah). (MP/Ponco)

Merahputih.com - Anggota DPR dari fraksi Gerindra, Habiburokhman memberikan catatan kepada Pemprov DKI yang kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Ia berharap PSBB kali ini harus lebih baik dari sebelumnya.

"Intinya kita jangan dua kali kejeblos lubang yang sama. PSBB baru harus lebih baik dari PSBB awal pandemi," kata Habiburokhman kepada wartawan, Kamis (10/9).

Baca Juga

PKS Puji Keberanian Anies Kembali Berlakukan PSSB Total

Ada dua hal yang harus menjadi catatan Pemprov DKI dalam pemberlakuan PSBB di Jakarta. Pertama, pemberian bantuan sosial bagi warga harus terjamin dan merata.

Apalagi, bagi warga DKI yang terdampak dengan Jakarta kembali PSBB. "Yang pertama adalah program bantuan sosial harus dipastikan mencukupi jumlahnya dan terdistribusi dengan baik," ujarnya.

"Jangan sampai ada warga yang kekurangan kebutuhan pokok sehingga mereka beraktivitas di luar dan tak terkendali. Harus diakui PSBB lalu masih banyak warga yang tidak mendapat bantuan bahan pokok," lanjut Habiburokhman.

 Anggota Tim Advokasi dan Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Habiburokhman (tengah) (MP/Ponco Sulaksono)
Habiburokhman (tengah) (MP/Ponco Sulaksono)

Habiburokhman menilai agar Pemprov DKI Jakarta dapat memberikan aturan yang jelas terkait sektor pekerjaan mana yang perlu bekerja dari rumah (WFH).

Misalnya, hanya sektor pekerja kantoran yang wajib WFH, sementara pekerja informasi tetap bekerja di lapangan dengan menggunakan protokol kesehatan yang ketat.

"Yang kedua harus dipetakan dengan jelas sektor apa yang bisa WFH dan apa yang tidak. Yang mutlak bisa WFH adalah sektor pekerja kantoran, sementara mereka yang bekerja informal tetap bisa bekerja di tempat kerja dengan protokol yang ketat. Contohnya pekerja bangunan atau proyek infrastruktur, petugas kebersihan lingkungan, kurir, pertokoan non mall dan lain-lain," jelasnya.

Baca Juga

Anies Berlakukan PSBB Total, Pimpinan DPRD: Jangan Hanya Jadi Aturan di Atas Kertas

Diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan menarik rem darurat di Ibu Kota terkait penularan Corona. PSBB bakal berlaku seperti saat pertama kali diterapkan.

"Maka dengan melihat kedaruratan ini maka tidak ada banyak pilihan bagi Jakarta kecuali menarik rem darurat sesegera mungkin," kata Anies dalam konferensi pers di Balai Kota Jakarta, Rabu (9/9). (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anies: Perjalanan Pengendalian COVID-19 Masih Panjang
Indonesia
Anies: Perjalanan Pengendalian COVID-19 Masih Panjang

"Kita semua menyadari bahwa perjalanan pengendalian COVID-19 ini masih panjang. Karena itu jaga stamina fisik, stamina moril, stamina mental, dan stamina intelektual," ungkap Anies

Rocky Gerung: Moeldoko Enggak Mengkudeta Demokrat
Indonesia
Rocky Gerung: Moeldoko Enggak Mengkudeta Demokrat

Artinya seluruh dunia menganggap Indonesia sudah dalam gerak menuju otoritarianism

Langkah-langkah Indonesia Hentikan Serangan Israel ke Palestina
Dunia
Langkah-langkah Indonesia Hentikan Serangan Israel ke Palestina

Indonesia terus memberikan tekanan kepada Israel melalui berbagai forum baik PBB, OKI maupun dengan like-minded countries.

Polisi Temukan Bukti Ajakan Berbuat Rusuh Demo Setahun Jokowi-Ma'ruf
Indonesia
Polisi Temukan Bukti Ajakan Berbuat Rusuh Demo Setahun Jokowi-Ma'ruf

Namun, beberapa orang disebutnya juga telah ada yang dipulangkan

Jokowi Sampaikan Ucapan Selamat atas Pelantikan Joe Biden dan Kamala Harris
Indonesia
Jokowi Sampaikan Ucapan Selamat atas Pelantikan Joe Biden dan Kamala Harris

Jokowi menyampaikan ucapan selamat kepada Joe Biden dan Kamala Harris atas pelantikan mereka sebagai Presiden dan Wakil Presiden AS.

Kritik Telegram Kapolri, Ketua Jurnalis Jakpus Minta Polisi Berbenah Bukan Ngurusin Pers
Indonesia
Kritik Telegram Kapolri, Ketua Jurnalis Jakpus Minta Polisi Berbenah Bukan Ngurusin Pers

"Harusnya Polisi berbenah menjadi lebih baik, transparan, profesional dan humanis. Bukan malah mengurusi soal teknis peliputan pers yang saat ini sudah baik," jelas Bagja.

Enam Anak Buah Anies Sembuh dari COVID-19, Besok Siap Ngantor Lagi
Indonesia
Enam Anak Buah Anies Sembuh dari COVID-19, Besok Siap Ngantor Lagi

Penghentian aktivitas sementara dan bekerja dari rumah tersebut sesuai dengan Peraturan Gubernur

[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 Tewaskan 48 Orang
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 Tewaskan 48 Orang

“Innalilahi Wainnailahi Rojiun, 48 Orang Meninggal Usai Divaksin Corona”

Mulus Anak dan Mantu Jokowi Borong Dukungan Parpol
Indonesia
Mulus Anak dan Mantu Jokowi Borong Dukungan Parpol

Pengusungan nama keduanya dilakukan melalui dua gelombang berbeda dan diusung partai koalisi pemerintahan Jokowi.

Wagub DKI Tampik RS Rujukan COVID-19 di Jakarta Penuh
Indonesia
Wagub DKI Tampik RS Rujukan COVID-19 di Jakarta Penuh

Hingga saat ini pun tidak ada pasien COVID-19 yang terbengkalai