MH Thamrin dan Slipi Ini Sudah Aman dan Kondusif, Yuk Beraktifitas Seperti Biasa Warga saat menyambut TNI di kawasan Sarinah. (MP/Rizki Fitriyanto)

MerahPutih.com - Situasi jalan MH Thamrin, kawasan Slipi dan beberapa titik lainnya di Jakarta begitu panas hingga Kamis (23/5) dini hari. Aparat keamanan terlibat bentrok dengan para pengunjuk rasa. Namun, menjelang subuh, suasana berangsur kondusif. Bahkan, pada Kamis pagi, suasana Jakarta kembali normal.

Berdasar pantauan MerahPutih.com, jalan MH Thamrin, tepatnya di depan gedung Bawaslu, lalu lintas kembali dibuka dan kendaraan melintas tanpa gangguan. Padahal seperti diketahui sejak Rabu siang hingga tengah malam, lokasi ini adalah titik berkumpulnya massa. Dan menjadi pusat kericuhan.

Para pekerja di sekitar Sarinah pun juga beraktifitas seperti biasa. Tampak juga petugas membersihan lokasi dari sampah sisa aksi demo semalam.

Messi begitu, pihak kepolisian tak ingin kecolongan. Mereka tetap menempatkan sejumlah personelnya di sekitaran gedung Bawaslu dan Sarinah. Seperti diketahui, MH Thamrin ini merupakan salah satu pusat bisnis di Jakarta.

BACA JUGA: Fadli Zon Puji Para Peserta Demo Bawaslu

Sementara itu, jalanan di kawasan Slipi dan sekitarnya juga kembali dibuka seperti biasa. Warga sudah menggunakan akses jalan tersebut untuk beraktifitas. Hanya saja masih tampak sisa-sisa pembakaran yang terjadi saat ricuh antara massa dengan pihak kepolisian.

Argo Yuwono
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. (MP/Noer Ardiansjah)

Sementara itu, selama dua hari kerusuhan, petugas kepolisian dari Polda Metro Jaya menangkap 257 perusuh. Para perusuh itu diamankan dalam massa aksi di Jakarta tanggal 21-22 Mei.

BACA JUGA: Dalam Dua Hari Polisi Tangkap 257 Perusuh

BACA JUGA: Marinir Datang, Massa Aksi 22 Mei Jadi Nurut dan Tenang

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono para perusuh tersebut ditangkap dari tiga lokasi berbeda yakni depan Gedung Bawaslu, Petamburan dan Gambir.

"Dari tiga TKP (Tempat Kejadian Perkara) itu, setelah kita lakukan penangkapan terhadap sekelompok massa ini ada 257 tersangka yang membuat kerusuhan," kata dia di Mapolda Metro Jaya, Rabu (22/5).

Dia menyebut jumlah di tiap titik berbeda. Di Bawaslu RI ada 72 orang, di Petamburan paling banyak dengan jumlah 156 orang, sementara di Gambir ada 29 orang. (knu)


Tags Artikel Ini

Thomas Kukuh

LAINNYA DARI MERAH PUTIH