Jakarta Kembali PSBB, Keluhan Lonjakan Listrik Diminta Tidak Terulang Ilustrasi listrik PLN. (Foto: MP).

MerahPutih.com - Pada masa Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) yang dilakukan awal Maret lalu di DKI Jakarta, keluhan lonjakan tagihan listrik menjadi salah satu isu yang diperbincangkan publik.

Kini, DKI Jakarta akan menerapkan PSBB kembali pada Senin, 14 Septemner 2020. Pemerintah pusat, berharap keluhan lonjakan tagihan listrik yang tinggi tidak terulang/

"Kalau sekarang, saya pikir mereka (PLN) sudah menerapkan sistem pengaduan yang lebih bagus dari sebelumnya," kata Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi Kemenko Maritim dan Investasi Purbaya Yudhi Sadewa, Kamis (10/9).

Baca Juga:

YLKI Anggap Penggratisan Tagihan Listrik Selama 3 Bulan Salah Sasaran

Selain sistem pengaduan yang lebih baik, Purbaya menilai masyarakat kemungkinan tidak akan terlalu kaget dengan kenaikan pemakaian listrik di saat pemberlakukan PSBB.

"PSBB yang sekarang mungkin masyarakat tidak akan terlalu kaget karena mereka tahu dari penjelasan sebelumnya bahwa anjuran stay at home bisa meningkatkan pemakaian listrik," katanya dikutip Kantor Berita Antara.

Purbaya menuturkan, Kemenko Maritim dan Investasi membuka pengaduan masyarakat atas keluhan lonjakan tinggi tagihan listrik bulan Mei-Juni 2020 dan menerima 410 keluhan hingga Juni lalu.

Tagihan listrik
Listrik PLN. (Foto: Antara)

Kemenko Maritim dan Investasi telah melibatkan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk mengecek keandalan dan ketahanan sistem pencatatan dan pengelolaan data meter pelanggan.

Berdasarkan sampel pengaduan yang diterima, lonjakan tagihan listrik yang terjadi berkisar di atas tren pemakaian rata-rata pemakaian warga selama setahun pada pelanggan pascabayar di semua golongan pengguna rumah tangga.

"Kami sudah lihat keluhan ini, kami bagi beberapa sampel untuk beberapa golongan. Kami ambil data setahun ke belakang, kemudian kami lihat bagaimana pemakaian listrik. Memang kelihatan dari semua golongan pemakai, itu Mei-Juni meningkat dengan signifikan," katanya.

Baca Juga:

Tagihan Listrik Naik di Pagebluk COVID-19, PLN Ditegur Anak Buah Prabowo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ada Penataan PKL, Dishub Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raden Patah
Indonesia
Ada Penataan PKL, Dishub Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raden Patah

Untuk lokasi parkir pengganti sementara berada di sisi Selatan dan Utara area pekerjaan

Upadate Kasus Corona di DKI Minggu (5/7)
Indonesia
Upadate Kasus Corona di DKI Minggu (5/7)

Orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 27.604 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 18.234 orang.

Polda Metro Klaim Gage Efektif Turunkan Volume Kendaraan
Indonesia
Polda Metro Klaim Gage Efektif Turunkan Volume Kendaraan

"Ini sangat efektif terutama sangat terasa di ruas jalan Sudirman-Thamrin, bisa berkurang sampai 30-40%," tegas Sambodo

Karier Moncer Saefullah, Sekda DKI Terlama Dampingi 4 Gubernur
Indonesia
Karier Moncer Saefullah, Sekda DKI Terlama Dampingi 4 Gubernur

Sekda Saefullah merupakan orang yang baik dan masyarakt yang mengenalnya pasti akan merasakan kehilangan.

Dewas KPK Minta Firli Cs Usut Pembocor Penggeledahan PT Jhonlin Haji Isam
Indonesia
Dewas KPK Minta Firli Cs Usut Pembocor Penggeledahan PT Jhonlin Haji Isam

PT Jhonlin Baratama merupakan anak usaha Jhonlin Group milik Samsudin Andi Arsyad alias Haji Isam.

Sampai Saat Ini, Polri Belum Temukan Kasus Vaksin Palsu di Indonesia
Indonesia
Sampai Saat Ini, Polri Belum Temukan Kasus Vaksin Palsu di Indonesia

Seluruh upaya dan antisipasi tersebut merupakan bagian dari mendukung program vaksinasi nasional

Jadi Klaster Kasus Corona, Pimpinan DPRD DKI Minta Perbanyak Sidak
Indonesia
Jadi Klaster Kasus Corona, Pimpinan DPRD DKI Minta Perbanyak Sidak

Banyak pegawai yang tidak menaati protokol kesehatan sehingga timbul klaster kasus COVID-19 di perkantoran.

Lebaran, Kota Bandung Siapkan Penanganan Sampah Secara Khusus
Indonesia
Lebaran, Kota Bandung Siapkan Penanganan Sampah Secara Khusus

Pemkot memetakan titik kumpul sampah di Kota Bandung pada malam takbiran dan lebaran, yakni terdapat 23 titik.

Oposisi Mandul, KAMI Muncul
Indonesia
Oposisi Mandul, KAMI Muncul

Deklarasi KAMI dinilai spesial di era Jokowi

Kodam Jaya-Polda Metro Jaya Gelar Patroli Berskala Besar
Indonesia
Kodam Jaya-Polda Metro Jaya Gelar Patroli Berskala Besar

Patroli tidak ada kaitannya dengan hal lain