Jakarta Gelar Formula E 2020, Anies: Potensi Ekonomi Capai Rp 1,2 Triliun Ajang balap mobil Formula E. Foto: Facebook/Anies Baswedan

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan membawa oleh-oleh yang sangat berharga saat berkunjung ke New York, Amerika Serikat. Mantan Menteri Pendidikan itu memastikan Jakarta sebagai salah satu penyelenggara kejuaraan balap mobil Formule E pada 2020.

Kepastian ini disampaikan Anies melalui akun media sosialnya, Senin (15/7). Bekas rektor Universitas Paramadina itu mengatakan tim dari Formula E telah melalukan uji lapangan pada 8-9 Juli. Berdasarkan suryey tersebut, Jakarta dinyatakan layak menggelar Formula E tahun depan.

Baca Juga: Kembali ke Lintasan, Rio Haryanto Ikut Formula E

"Jakarta akan menjadi salah satu tuan rumah balap mobil bergengsi Formula E di pertengahan tahun 2020 nanti! Selepas dari World Cities Summit di Medellin, Kolombia, langsung terbang ke New York, Amerika Serikat, untuk menuntaskan negosiasi dengan lembaga pengelola Formula E bahwa Jakarta lebih dari layak menjadi salah satu tuan rumah balap mobil kelas dunia ini," tulis Anies.

Formula E adalah turnamen balapan terpopuler kedua sesudah Formula 1. Bedanya dengan Formula 1, Formula E menggunakan mesin bertenaga listrik sehingga bebas emisi, dan diadakan di jalan raya yang diubah jadi sirkuit sementara.

Sebelumnya, Anies bernegosiasi dengan petinggi Formule E yakni Alexandro Agag dan Alberto Longo di New York, Sabtu (13/7) waktu setempat. Suasana negosiasi berlangsung serius, dengan bahan lengkap sudah disiapkan, namun berlangsung santai, hangat dan bersahabat.

Baca Juga: Formula E Sudah Ada Sejak 2014

"Di ujungnya kita bersepakat, Jakarta lebih dari layak dipilih menjadi tuan rumah. Ini artinya, mata dan kamera seluruh dunia akan datang dan menyorot Jakarta, ribuan penonton dari seluruh dunia akan hadir langsung. Jakarta akan berada di radar prhatian dunia. Tak terkira banyaknya juga adalah penonton dari dalam negeri. Yang tak kalah penting adalah manfaat pergerakan ekonomi pun akan dirasakan. Insya Allah!," tegasnya.

Anies mengatakan bahwa gelaran E-Prix di Jakarta berpotensi menghadirkan manfaat ekonomi di ibu kota senilai 78 juta euro (setara Rp 1,2 triliun). Diperkirakan 35 ribu penonton baik internasional dan domestik akan menghasilkan transaksi ekonomi sekitar 1,6 juta Euro (setara Rp 25 miliar) selama E-Prix berlangsung.

"Secara tidak langsung akan berdampak di sektor pariwisata kita juga ikut terangkat. Total nilai liputan media tentang Jakarta setara dengan 15 juta euro," tambahnya.

Baca Juga: Formula E: Masa Depan Dunia Balap

Jakarta akan menjadi sorotan dunia, liputan media asing menggaungkan nama Jakarta, Indonesia ke masyarakat dunia. Kita sejajar dengan kota-kota maju megapolitan lainnya. (*)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH