Jakarta Dikepung Demo, Begini Pengalihan Lalu Lintasnya Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo berikatan keterangan pers pelaksanaan Operasi Yustis di Pasar Jumat, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (14/9/2020) (ANTARA/Laily Rahmawa

Merahputih.com - Massa dari elemen mahasiswa, buruh, dan organisasi masyarakat (ormas) akan kembali menggelar aksi unjuk rasa pada hari ini 28 Oktober 2020.

Demonstrasi kali ini berfokus di 3 lokasi antara lain di kawasan DPR, sekitar Istana Merdeka, dan di Tugu Proklamasi.

Baca Juga

Mobil Pengantar Logistik untuk Para Perusuh saat Demo UU Cipta Kerja Kini dalam Pengejaran

Untuk mengantisipasi adanya kemacetan dari unjuk rasa itu, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya melakukan rekayasa lalu lintas.

"Kalau untuk di DPR MPR dan tugu proklamasi pengalihan ruasnya situasional. Artinya buka tutup arus dilajukan setelah ada massa," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo di Bundaran Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (28/10).

Khusus di Istana Negara, mulai padi tadi sudah dipasang barier di kawasan Bundaran Patung Kuda di sisi Medan Merdeka Barat, Gambir Veteran di sisi Medan Merdeka Timur, dan kawasan Harmoni.

"Ini kita maksudkan untuk menjaga ketertiban keamanan dan kenyamanan bagi pengunjuk rasa maupun masyarakat umum," papar dia.

Ilustrasi: Rencana pengalihan arus lalu lintas (ist)

Oleh sebab itu, Polda Metro mengimbau kepada masyarakat mulai siang ini untuk menghindari kawasan Jalan MH Thamrin, DPR, wilayah Tugu Proklamasi supaya tidak terjadi kemacetan.

"Mudah-mudahan hari libur sehingga tidak menimbulkam kemacetan," ungkap dia.

Personel polisi yang diterunjunkan dalam menjaga unjuk rasa hari ini mencapai 20 ribu. "Sekitar 10 ribu tambah 10 ribu ada pasukan cadangan," terangnya.

Baca Juga

Besok, Ormas Islam Geruduk Istana Tolak UU Cipta Kerja

Untuk aksi demonstrasi sendiri yang diterima Sambodo malam tadi kemungkinan mencapai 4 ribu massa, nantinya mereka tersebar di 3 titik fokus aksi tersebut.

"Hari ini kami belum memantau tapi kami sudah koordinasi dengan Tangerang Bekasi Depok, untuk memantau kalau memang ada pergerakan baik pergerakan mahasiswa, buruh, dan terutama pergerakan massa-massa yang tidak jelas," tutupnya. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sastrawan Hujan di Bulan Juni Meninggal, Ini Kenangan Keponakan
Indonesia
Sastrawan Hujan di Bulan Juni Meninggal, Ini Kenangan Keponakan

Sosok Supardi menyenangkan dan lucu. Banyak petuah bijak yang selalu disampaikan kepada keluarganya agar senang membaca, menulis terus, jangan putus asa.

Ketua DPRD Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Sekolah Dijadikan Lokasi Isolasi Corona
Indonesia
Ketua DPRD Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Sekolah Dijadikan Lokasi Isolasi Corona

"Jangan sampai di kawasan zona biru justru menjadi zona merah dengan kebijakan yang dikeluarkan," terang dia.

2 Warganya Kena Corona, Jokowi Siapkan 100 RS dengan Ruang Isolasi
Indonesia
2 Warganya Kena Corona, Jokowi Siapkan 100 RS dengan Ruang Isolasi

Pemerintah juga memiliki peralatan sesuai dengan standar internasional

PDIP Kembali Batal Umumkan Duet Jagoan untuk Pilkada Surabaya, Ada Apa?
Indonesia
PDIP Kembali Batal Umumkan Duet Jagoan untuk Pilkada Surabaya, Ada Apa?

Pasangan yang diusung PDIP dalam Pilkada Surabaya bakal diumumkan mendekati batas waktu KPU.

Proyek 4 Bendungan Ditargetkan Rampung Desember 2020
Indonesia
Proyek 4 Bendungan Ditargetkan Rampung Desember 2020

Proyek empat bendungan yang dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam rangka mendukung ketahanan air dan pangan nasional ditargetkan rampung Desember 2020.

Cegah COVID-19 Pemprov DKI Jakarta Tutup Taman dan RPTRA
Foto
Cegah COVID-19 Pemprov DKI Jakarta Tutup Taman dan RPTRA

Papan pengumuman penutupan terpajang di pintu masuk kawasan taman Lapangan Banteng oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait antisipasi penyebaran virus corona (COVID-19) di Lapangan Banteng, Jakarta

 WNI Positif Corona, APRINDO Minta Masyarakat Tak Lakukan Panic Buying
Indonesia
WNI Positif Corona, APRINDO Minta Masyarakat Tak Lakukan Panic Buying

Ia menjamin, peritel anggota APRINDO tetap melayani kebutuhan masyarakat serta mengambil tindakan atau kebijakan yang dianggap perlu.

PDIP Kritisi Program Pendidikan Anies dalam APBD 2021
Indonesia
PDIP Kritisi Program Pendidikan Anies dalam APBD 2021

DPRD DKI Jakarta menargetkan minggu ini selesai pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Tahun Anggaran 2021.

 Pernah Kontak dengan Pasien Positif COVID-19, Achmad Purnomo Jalani Isolasi Mandiri
Indonesia
Pernah Kontak dengan Pasien Positif COVID-19, Achmad Purnomo Jalani Isolasi Mandiri

"Saya duduk satu meja dengan almarhum Paryanto (positif Covid-19) itu. Disamping saya ada Haryadi (pengusaha percetakan) yang ikut diundang.

Menkeu Prediksi Industri-Industri Berikut Raup Untung saat Pandemi COVID-19
Indonesia
Menkeu Prediksi Industri-Industri Berikut Raup Untung saat Pandemi COVID-19

Menkeu merinci sektor usaha yang justru berpotensi meraup untung dalam jangka pendek yakni industri tekstil dan produk tekstil.