Jakarta Berlakukan PSBB, Ganjar: Saya Pilih Gerakan 35 Juta Masker Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (MP/Ismail)

MerahPutih.Com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo belum tertarik melakukan pengusulan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ke pemerintaah pusat guna mecegah penyebaran virus Corona atau Covid-19. Hal tersebut dilakukan karena Jawa Tengah tidak masuk zona merah penyebaran Covid-19.

"Perlu diketahui kondisi penyebaran Covid-19 di kabupaten/kota di Jawa Tengah berbeda-beda. Jadi tidak semua daerah perlu diterapkan PSSB," ujar Ganjar di Semarang, Selasa (7/4).

Baca Juga:

Ketua DPR Minta Distribusi APD Dikawal Agar Tepat Sasaran

Ganjar mengungkapkan pemberlakukan PSSB sangat cocok diberlakukan di daerah zona-zona merah untuk menghentikan laju penyebaran Covid-19. Diketahui berdasarkan peraturan pemerintah tentang PSBB yang barus aja ditandatangani Presiden Jokowi, status PSSB diusulkan oleh kepala daerah, termasuk gubernur, kepada pmerintah pusat.

Pemprov Jateng menyiapkan 35 juta masker untuk mencegah penyebaran virus corona
Petugas berjaga di Gedung Graha Wisata Niaga tempat karantina khusus pemudik di Solo, Jawa Tengah, Selasa (7/4). (MP/Ismail)

"Pemerintah provinsi telah berkoordinasi dengan Presiden Jokowi dan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Masyarakat dan Kebudayaan terkait status PSSB. Saya diminta lebih mendetilkan kondisi di daerah sehingga penanganan Corona tidak parsial tetapi bisa komprehensif," papar Ganjar.

Atas dasar pertimbanhan tersebut, kata dia, mengendalikan persebaran Covid-19 dengan cara meminta masyarakat mengenakan masker. Selain itu, mendata 35 daerah kabupaten/kota di Jawa Tengah yang tercatat zona merah.

"Kami mewajibkan semua orang Jawa Tengah untuk mengenakan masker ketika beraktivitas di luar rumah guna mencegah penyebaran Virus Corona," kata dia.

Baca Juga:

Sambut Ratusan Pekerja Migran asal Malaysia, Pemprov Jatim Siapkan Ruang Isolasi

Ganjar menambahkan untuk mengatasi kekurangan masker di Jawa Tengah demgan membuat program gerakan membuat 35 juta masker dengan melibatkan semua pihak, balai latihan kerja (BLK), usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), dan lainnya. Harga masker yang dijual nanti antara Rp2.000 hingga Rp3.000 per potong.

"Gerakan membuat 35 juta masker saat ini masih berlangsung. Kami akan bagikan ke masyarakat kalau sudah selesai dibuat," pungkasnya.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

Dishub DKI: Penetapan PSBB Bisa Dimaksimalkan untuk Pembatasan Transportasi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Djoko Tjandra Diserahkan Ke Kejagung Malam Ini
Indonesia
Djoko Tjandra Diserahkan Ke Kejagung Malam Ini

Bareskrim menyerahkan Kejagung untuk memproses hukum perkara pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali.

HIPMI Minta Hotel yang Tutup Akibat COVID-19 Dibuat Jadi Tempat Karantina ODP
Indonesia
HIPMI Minta Hotel yang Tutup Akibat COVID-19 Dibuat Jadi Tempat Karantina ODP

Subsidi yang digelontorkan pemerintah tersebut intervensinya itu bisa masuk ke ratusan hotel yang tutup

Satgas COVID-19 Nilai Kepatuhan Protokol Kesehatan saat Pilkada Sangat Rendah
Indonesia
Satgas COVID-19 Nilai Kepatuhan Protokol Kesehatan saat Pilkada Sangat Rendah

Sayangnya, dari hasil pantauan menunjukkan kepatuhan institusi dan kesediaan fasilitas penunjang. Seperti tempat cuci tangan, disinfektan, petugas pengawas penerapan protokol kesehatan. Semua masih rendah yaitu di bawah 50%

Gugus Tugas Nasional Luncurkan Sistem Informasi Bersatu Lawan COVID-19
Indonesia
Gugus Tugas Nasional Luncurkan Sistem Informasi Bersatu Lawan COVID-19

BCL merupakan sistem informasi terintegrasi untuk peningkatan percepatan pencatatan data dalam rangka percepatan penanganan COVID-19 di lapangan atau seluruh wilayah di Indonesia.

Kriminalitas Meningkat Saat PSBB, Polisi Diminta Perketat Patroli Keamanan
Indonesia
Kriminalitas Meningkat Saat PSBB, Polisi Diminta Perketat Patroli Keamanan

Tingkat kriminalitas di jalanan saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta meningkat

Temuan Tim Riset Unair, Kombinasi 5 Obat ini Ampuh Bunuh Virus Corona
Indonesia
Temuan Tim Riset Unair, Kombinasi 5 Obat ini Ampuh Bunuh Virus Corona

Racikan obat tersebut sangat efektif dan memiliki daya bunuh virus maksimal

Rizieq Siapkan Langkah Hukum Lain Jika Gugatan Praperadilan Ditolak
Indonesia
Rizieq Siapkan Langkah Hukum Lain Jika Gugatan Praperadilan Ditolak

Seharusnya hakim mengabulkan gugatan praperadilan yang dilayangkan Rizieq

Jokowi Dinilai Belum Perlu Keluarkan Perppu Terkait UU ITE
Indonesia
Jokowi Dinilai Belum Perlu Keluarkan Perppu Terkait UU ITE

Untuk mengatasi polemik penerapan UU ITE di masyarakat cukup dengan revisi UU nomor 19 tahun 2016 tentang ITE

Polisi Masih Cari Unsur Pidana Pelanggaran Protokol Kesehatan Rizieq Shihab
Indonesia
Polisi Masih Cari Unsur Pidana Pelanggaran Protokol Kesehatan Rizieq Shihab

"Masih penyelidikan ya," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus

Jokowi: Perlu Ada Kebijakan Darurat Sipil
Indonesia
Jokowi: Perlu Ada Kebijakan Darurat Sipil

Kebijakan pembatasan sosial skala besar untuk memastikan akan ada aturan pelaksanaan yang lebih jelas dan tegas.