Kuliner
Jajanan Manis Zaman Old ini Survive hingga Sekarang Jajanan manis zaman dulu masih bertahan hingga kini. (foto: unsplash/ioana cristiana)

JAJAN manis selalu punya penggemar. Seberapa pun seringnya orangtua melarang untuk mengasup camilan manis, kamu pasti tetap tergoda rasa manis yang menyenangkan.

Tidak mengherankan deh jika jajanan manis lazim dijual di sekolah-sekolah. Kamu pasti pernah mencicip (atau bahkan menggilai) jajanan manis. Beberapa jajanan manis zaman dulu makin jarang ditemui kini. Biar begitu, bukan berarti jajanan manis zaman old ini punah. Ada kok yang survive dan masih digemari hingga kini.

BACA JUGA:

Air Kelapa Masuk Golongan Superfood, Ini Manfaatnya

1. Kue rangi

kue rangi
Kue rangi klasik dengan topping gula merah kental. (foto: Instagram @foodirectory)

Jajanan ini merupakan kue khas orang Betawi. Nama lainnya ialah sagu rangi. Bahan utama pembuat kue ini yakni kelapa, tepung kanji atau tapioka, dan sedikit garam dan air.

Adonan tersebut kemudian dimasak di cetakan kue pancong atau bandros yang ukurannya lebih kecil. Biar manis, kue rangi diberi olesan gule merah kental. Ada juga yang menambahkan gula merah itu dengan nangka, nanas, atau durian. Harum. Kue rangi paling enak disantap saat masih hangat. Kalau sudah dingin dan kelamaan, tekstur kue ini berubah jadi keras dan kaku.

Kini makin susah menemukan penjual kue rangi. Di beberapa pasar tradisional di wilayah Tangerang, kue ini masih bisa kamu temui. Penjual akan memasak kue rangi begitu ada yang memesan. Jadi kue tersaji masih hangat.

2. Rambut nenek

arum manis
Kayak kapas tapi manis. (foto: Instagram @nokjajan)

Di Indonesia, jajanan manis ini dikenal dengan banyak nama. Ada yang menyebutnya arum manis, ada juga yang memanggilnya arbanat. Namun, anak-anak menamai penganan manis ini dengan rambut nenek-nenek.

Ternyata, jajanan ini pertama kali diperkenalkan di Amerika Serikat sana. Pada 1904, William Morrison dan John C Wharton memperkenalkan jajanan ini dengan nama fairy floss (rambut peri) di St Louis World's Fair. Tanpa disangka, gula-gula ini sukses besar.

Arum manis dibuat dari gula yang diberi pewarna makanan. Ada mesin khusus untuk membuatnya. Bagian tengah mesin itu terdiri dari sebuah wadah kecil. Ke dalamnya dimasukkan gula dan pewarna makanan. Pemanas dekat tepian wadah itu mencairkan gula. Gula cair kemudian diputar melalui lubang-lubang kecil dan hasilnya dipadatkan oleh udara.

Kini, rambut nenek-nenek dibuat dalam berbagai bentuk dan warna. Rasa manisnya jadi makin menggoda dengan bentuk yang lucu-lucu. Kamu harus memakan rambut nenek ini secepat mungkin. Alasannya, jika sudah terkena udara, arum manis akan mengeras.

3. Permen gulali

gulali
Permen gulali manis karya abang-abang. (foto: Instagram @yuni.christine.tan)

Dahulu, ketika permen loli belum mudah didapat seperti sekarang, anak-anak amat menggemari permen gulali yang dijajakan abang-abang.

Pada dasarnya, permen gulali hampir mirip dengan arum manis. Keduanya dibuat dari gula yang dipanaskan. Bedanya, permen gulali bisa dibuat dari gula pasir atau gula jawa. Jika rambut nenek berbentuk seperti rambut kusut lansia, permen gulali bisa dibuat berbagai bentuk lucu.

4. Biskuit kembang gula

biskuit monas
Icing sugar biasanya lenyap duluan. (foto: goodtoknow)

Entah apa nama tepat dari biskuit cantik ini. Ada yang menyebutnya kue monas (mungkin karena bagian pucuknya yang mirip api Monas). Ada juga istilah iced gem biscuit. Nama itu mengacu pada biskuit buatan Huntley dan Palmer asal Inggris pada 1850-an. Selanjutnya, pada 1910-an, biskuit kecil itu diberi icing sugar warna-warni di atasnya.

Biskuit ini menyebar hingga ke beberapa negara loh. Selain Indonesia, kamu bisa menemukan biskuit ini di Singapura, Malaysia, Australia, hingga Irlandia.

Meskipun enggak langka, biskuit ini membawa kenangan tersendiri. Anak 90-an pasti pernah merayakan hari raya dengan sajian biskuit cantik ini. Biasanya, bagian icing sugar akan diincar karena rasanya manis. Apa kamu pernah melakukan hal itu?(dwi)

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Menghidupkan Kembali Permainan Ketapel Tradisional
Tradisi
Menghidupkan Kembali Permainan Ketapel Tradisional

Sejumlah peserta berlatih permainan ketapel tradisional di lapangan Persatuan Ketapel Tradisional Indonesia Kimpul Kuning, Parung Serab, Kota Tangerang, Banten

Arek Suroboyo Tertipu Salam Sesama Muslim, Bukannya Diberi Ransum Malah Bom!
Indonesiaku
Arek Suroboyo Tertipu Salam Sesama Muslim, Bukannya Diberi Ransum Malah Bom!

Pasukan resimen Punjab atau Pakistan datang tanpa senjata

5 Spot Instagramable di Pulau Cipir
Travel
5 Spot Instagramable di Pulau Cipir

Ada beberapa spot foto menarik di Pulau Cipir

Rasakan Kesegaran 3 Minuman Khas Pontianak
Kuliner
Rasakan Kesegaran 3 Minuman Khas Pontianak

Kekayaan kuliner Indonesia datang pula dari Pontianak.

Kue Lapis Legit, Kuliner Negari Aing Pembawa Keberuntungan
Kuliner
Kue Lapis Legit, Kuliner Negari Aing Pembawa Keberuntungan

kue lapis legit juga dikenal dengan nama spekuk.

Asa Tau Samawa Jati Diri Rakyat Sumbawa
Tradisi
Asa Tau Samawa Jati Diri Rakyat Sumbawa

Dalam ekosistem pacuan, ada anak‚Äďanak tangguh yang sedari kecil disatukan jiwanya dengan kuda.

'Queen Waterfall', Surga di Tengah Rimba Pulau Moyo
Travel
'Queen Waterfall', Surga di Tengah Rimba Pulau Moyo

Lady Diana pernah ke destinasi ini.

Camilan yang Sangat Digemari Masyarakat Indonesia
Kuliner
Camilan yang Sangat Digemari Masyarakat Indonesia

Camilan tak pernah hilang dari keseharian orang Indonesia.

Tahu Telur, Menu Sederhana untuk Berbuka #DiRumahAja
Kuliner
New Normal, Liburan ke Rancaupas Tetap Seru dan Instagramable
Travel
New Normal, Liburan ke Rancaupas Tetap Seru dan Instagramable

Tangan kamu pasti gatal terus ingin berfoto di Rancaupas.