Jajaki Pasar Global, Produk Furnitur Indonesia Dipamerkan di Kanada Pekerja membersihkan dan menata berbagai jenis mebel terbuat dari rotan di Karya Trieng Lampeuneruet, Aceh Besar, Aceh (ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)

MerahPutih.Com - Pengusaha mebel dan perajin furnitur Indonesia patut berbangga karena disejajarkan dengan produk sejenis dari negara lain dalam sebuah pameran furnitur di Kanada.

Keikutsertaan produk furnitur Indonesia dalam pameran tersebut sebagai bagian dari upaya menjajaki pasar global. Pasalnya selama ini, produk furnitur Indonesia hanya mengandalkan pasar Asia.

Produk furnitur Indonesia dipamerkan dalam Canadian Furniture Show 2018 di International Centre, Missisauga, Ontario, Kanada.

Kepala Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Kanada Rafika Arfani dalam rilisnya Minggu (10/6) mengatakan, "Keikutsertaan dalam pameran ini bertujuan mempromosikan produk furnitur dan dekorasi rumah asal Indonesia di pasar Kanada.

Produk Furnitur Indonesia
Seorang pekerja menyelesaikan pembuatan mebel berbahan baku kayu di Desa Gampong Jalan, Idi Rayeuk, Aceh Timur(ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas)

"Kami juga manfaatkan untuk menjaring buyer," kata Rafika.

Beberapa negara yang turut berpartisipasi dalam pameran tersebut, antara lain, Tiongkok, Ukraina, Italia, Singapura, dan tuan rumah, Kanada. Pameran di areak seluas 31.160 meter persegi tersebut diikuti oleh 250 ekshibitor dengan jumlah pengunjung mencapai 7.000 orang selama tiga hari, 25-27 Mei 2018.

"Ini merupakan ketiga kalinya Indonesia berpartisipasi dalam Canadian Furniture Show sejak 2016. Promosi melalui pameran ini dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan," kata Rafika sebagaimana dilansir Antara.

ITPC Vancouver dan KJRI Toronto menggandeng dua importir lokal diaspora Indonesia yaitu Komme International dan Casamia Home. Komme International yang berbasis di Missisauga, Ontario telah menjalankan bisnis ekspor produk furnitur asal Indonesia ke Kanada dan Amerika Serikat selama 20 tahun.

Mebel Indonesia
Perajin memproduksi mebel di salah satu industri rumahan di Sumowono, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

Sedangkan Casamia Home bermarkas di Coquitlam, British Columbia, dan Bali memproduksi aneka produk dekorasi rumah. Produk yang dipamerkan antara lain produk dekorasi rumah, hiasan kayu alami, kerajinan tanah liat, aksesori kayu, serta meja makan dan meja teh yang terbuat dari fosil kayu (petrified wood).

Pada tahun 2017, ekspor produk furnitur Indonesia ke Kanada khususnya untuk perabotan furnitur lainnya HS 940360 sebesar 14 juta dolar Amerika Serikat. Tercatat, pada Januari-Maret 2018, ekspor produk tersebut ke Kanada sebesar 3,42 juta dolar AS atau meningkat 7,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Selama pameran, ITPC Vancouver juga turut mempromosikan Trade Expo Indonesia yang akan diselenggarakan pada 24-28 Oktober 2018 di ICE BSD, Tangerang, Banten.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Kembangkan UMKM Jakarta, Bank DKI Salurkan Kredit Kepada OK OCE



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH