Jagoan Negeri Aing Berjuang Mencari Rumah Sakit Non-COVID Lonjakan kasus harian COVID-19 juga berimbas kepada pasien non-COVID. (Unsplash-Olga Kononenko)

MERRY tak lagi bisa memilih skema pembiayaan rumah sakit. Kondisi kesehatan suaminya semakin buruk meski baru pulang dari rumah sakit. Ia harus membawa pulang suaminya lantaran tak kuat harus membayar biaya operasi sebesar seratus juta rupiah.

Sejak kali pertama masuk rumah sakit akibat keluhan selalu mual disertai muntah sehabis makan, Merry menggunakan skema pembiayaan mandiri karena asuransi dari tempatnya bekerja tidak menanggung seluruh biaya.

Baca juga:

Cerita Bagirata Bantu Pekerja Terdampak Pandemi

Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan ada semacam benjolan di lambung suaminya sehingga tidak mampu menelan makan dengan baik. Dokter menyarankan agar suaminya menjalani rawat inap. Seminggu setalah rawat inap tagihan rumah sakit keluar.

Merry kaget melihat jumlahnya. Semakin kaget lantaran dokter menyarankan tindakan operasi dengan estimasi biaya sebesar seratus juta rupiah. Ia akhirnya membawa pulang suaminya.

covid-19
Kondisi rumah sakit kebanyakan berfokus pada pasien COVID-19. (Unsplash-Hush Naidoo)

Di rumah, kondisi suaminya tak kunjung membaik. Saban hari berat badan suaminya semakin berkurang karena hanya bisa mengonsumsi susu. Ia menilai suaminya harus segera beroleh tindakan medis. Satu-satunya jalan masih ia miliki melalui kema BPJS (Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial) Kesehatan.

Merry semula tak pernah berniat menggunakan BPJS Kesehatan. "Prosedurnya terlalu rumit. Tapi akhirnya enggak ada pilihan lain," katanya.

Baca juga:

Perjuangan Mahasiswa Penyintas COVID-19 Saat Harus Ujian Kenaikan Semester

Tak mudah mencari rumah sakit bagi pasien non-COVID-19 di masa lonjakan kasus terutama varian Delta pada Juli lalu. Seluruh rumah sakit penerima BPJS di Tangerang penuh. Ia harus segera beroleh rumah sakit karena kondisi suaminya semakin buruk. Dari Tangerang, Merry mecari rumah sakit di Jakarta.

Setelah ditolak beberap rumah sakit karena penuh, Merry akhirnya mendapat tempat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat. Di RSCM, ia bertemu seorang remaja asal Tangerang sama-sama sempat kesulitan mencari rumah sakit untuk anaknya karena banyak rumah sakit berfokus pada pasien COVID-19.

covid-19
Josua mengusahakan ibunya mendapatkan tindakan medis segera. (Instagram: peachesaprn)

Josua mula-mula menemani ibunya dengan riwayat penyakit ginjal ke Puskesmas. Tak disangka, pihak Puskesmas mengajurkan agar ibunya segera diberi tindakan medis di rumah sakit. Ia beroleh rumah sakit rujukan di Tangerang, namun di sana tidak ada fasilitas IGD dan peralatan cukup. Persis seperti Merry, Josua akhirnya membawa ibunya ke RSCM agar seger beroleh tindakan medis. Setiba di RSCM, Josua harus menunggu antrean karena banyak pasien non-COVID-19 di IGD.

"Sampai IGD saya lihat kondisi ruangan sangat padat dengan orang sakit. Sekitar 30 pasien berada di sana belum dapat kamar maupun penanganan. Ibu saya juga baru dapat ruangan nunggu dua hari satu malam," kata Josua nan harus bolak-bali Jakarta-Tangerang menyiapkan segala administrasi.

Kekhawatiran Josua terbagi, antara kesehatan ibunya dan dirinya. "Masuk ke IGD situ ngeri banget. Mau napas aja takut kalo di dalem ruangan, takut kena COVID," tambah josua.

covid-19
Pasien non-COVID juga harus mengikuti protokol kesehatan. (Unsplash-Piron Guillaume)

Dari situ josua menyadari ternyata banyak pasien non-COVID-19 di rumah sakit terbesar Jakarta sampai ada pasien ditempatkan di depan IGD karena penuh.

Keadaan genting di rumah sakit pada akhir Juni sampai Juli di Jabodetabek tak hanya berdampak bagi pasien terpapar COVID-19. Pasien non-COVID-19 harus cek berkala maupun baru menerima tindakan medis juga terkena dampak. Keluarga pasien harus pontang-panting mencari rumah sakit. Ditambah, pasien tersebut harus mengikuti protokol kesehatan, seperti minimal tes antigen atau PCR.

Di samping itu, keluarga pasien juga ketar-ketir keluar-masuk rumah sakit karena takut terpapar COVID-19. Apalagi varian Delta nan lebih cepat menjangkit dilaporkan banyak memapar para pasien COVID-19.

Di tengah tingginya angka kasus harian COVID-19, para pasien non-COVID-19 dan keluarga pencari rumah sakit merupakan jagoan di masa pandemi. (Jhn)

Baca juga:

Animal Defenders Indonesia Turun Tangan Selamatkan Hewan Peliharaan Saat Pemiliknya Terpapar COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bisa, LDR No Drama
Hiburan & Gaya Hidup
Bisa, LDR No Drama

Kamu masih bisa kok menjalani LDR tanpa drama dan pastinya tahan lama.

Event Game QuakeCon 2022 akan Digelar Daring
Fun
Event Game QuakeCon 2022 akan Digelar Daring

Bethesda dan id Software siap gelar QuakeCon secara daring pada Agustus 2022.

Lagu K-Pop yang Dirilis Khusus untuk Penggemar
ShowBiz
Lagu K-Pop yang Dirilis Khusus untuk Penggemar

Menghasilkan lagu yang ditujukan kepada para penggemar dinilai menjadi cara yang istimewa.

Lapis Serawak, Kue Paling Rumit di Dunia
Fun
Lapis Serawak, Kue Paling Rumit di Dunia

Keterampilan dan waktu yang dibutuhkan dalam membuatnya, membuat lapis Serawak salah satu kue paling rumit di dunia.

Yura Yunita Ajak Perempuan untuk Merayakan Diri lewat Video Musik 'Tutur Batin'
ShowBiz
Yura Yunita Ajak Perempuan untuk Merayakan Diri lewat Video Musik 'Tutur Batin'

Video musik Tutur Batin dipersembahkan sebagai kado manis di Hari Perempuan Sedunia.

Rayakan Harbolnas, Jangan Lupa Ikut Rawat Lingkungan
Hiburan & Gaya Hidup
Rayakan Harbolnas, Jangan Lupa Ikut Rawat Lingkungan

Merayakan Harbolnas sekaligus merawat lingkungan.

Anak Bungsu Juga Pemuda Tangguh
Fun
Anak Bungsu Juga Pemuda Tangguh

Jangan remehkan anak bungsu.

Waspada Malware Berkedok Cheat Gim Valorant di Youtube
Fun
Waspada Malware Berkedok Cheat Gim Valorant di Youtube

Para penjahat siber banyak yang melakukan modus kejahatan dengan menyematkan malware pada cheat game Valorant di YouTube.

Shahrbanoo Sadat akan Buat Film Tentang Afghanistan
ShowBiz
Shahrbanoo Sadat akan Buat Film Tentang Afghanistan

Menurutnya penting bagi dunia untuk mengetahui tentang Afghanistan.

Gerai Cepat Saji Beri Perhatian Khusus pada Lansia
Fun
Gerai Cepat Saji Beri Perhatian Khusus pada Lansia

Tidak sedikit lansia yang hidup sendiri dan mengalami malnutrisi karena tidak mampu memenuhi kebutuhan gizinya sendiri.