Jadi Tersangka, Haris Azhar-Fatia Maulidiyanti Bakal Ajukan Praperadilan Dokumentasi - Direktur Eksekutif Lokataru Haris Azhar (tengah) bersama Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti (kanan). ANTARA FOTO/Reno Esnir/wsj.

MerahPutih.com - Polda Metro Jaya telah menetapkan Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti sebagai tersangka dugaan kasus pencemaran nama baik terhadap Menteri Koodinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Direktur Eksekutif Lokataru dan Koordinator Kontras itu bakal mengajukan upaya hukum praperadilan atas status tersangka yang disematkan oleh Polda Metro Jaya.

Baca Juga:

Pengakuan Fatia 'Kontras' dan Haris Azhar setelah Diperiksa Polisi Terkait Laporan Luhut

"Jika semua mekanisme internal (upaya yang dilakukan pihak Haris Azhar dan Fatia) ini tetap diabaikan atau tak berjalan efektif, kami akan menghadapinya di proses persidangan di pengadilan dan kami akan mengajukan praperadilan," kata kuasa hukum Haris, Nurkholis Hidayat, dalam jumpa pers secara daring, Sabtu (19/3).

Nurkholis menjelaskan, dalam kapasitas Haris dan Fatia sebagai tersangka, pihaknya sudah melakukan bermacam upaya untuk menghentikan kasus dugaan pencemaran nama baik tersebut. Bahkan hal itu telah dilakukan sejak dimulainya proses penyidikan kasus itu.

"Kami sebelumnya sudah melakukan permohonan eksaminasi atau review yang bermuara pada permohonan logic kami tuk meminta penghentian kasus ini secara sah, legal, dan itu kita mintakan ke beberapa institusi, dalam hal ini kepolisian, pengawas internal, dan eksternal penyidik," jelas dia.

Tak hanya itu, menurut Nurkholis, pihaknya juga sudah meminta ke kejaksaan selaku pengawas penyidik untuk melakukan penelitian mengenai elemen akuntabilitas penyidikan selama ini.

Baca Juga:

Disebut Bisnis Tambang di Papua, Luhut Laporkan Haris Azhar dan Fatia Kontras ke Polisi

Namun, kata Nurkholis, dari proses yang selama ini ditempuh itu, pihaknya belum mendapatkan respons baik, kecuali dari Komnas HAM dan Ombudsman.

"Komnas HAM sudah menyiapkan dan menyampaikan surat dan Ombudsman sudah meminta klarifikasi tambahan," ujarnya.

Diketahui, Luhut Binsar Pandjaitan melaporkan aktivis Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti terkait kasus dugaan pencemaran nama baik dan fitnah penyebaran berita bohong, dengan nomor laporan polisi: LP/B/4702/IX/2021/SPKT/Polda Metro Jaya tertangal 22 September 2021.

Laporan itu terkait unggahan konten video di kanal Youtube milik Haris Azhar berjudul, "Ada Lord Luhut di Balik Relasi Ekonomi-Ops Militer Intan Jaya!! Jenderal BIN Juga Ada!!. (Pon)

Baca Juga:

Setelah Luhut, Kini Giliran Haris Azhar dan Fatia Kontras Bakal Dimintai Keterangan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Food Station Tjipinang Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng di Tiap Kelurahan
Indonesia
Food Station Tjipinang Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng di Tiap Kelurahan

emerintah DKI Jakarta terus berupaya untuk memenuhi minyak goreng di ibu kota, sehingga salah satu kebutuhan pokok dasar rumah tangga itu tidak lagi mahal.

Satu Oknum Anggota TNI AU Ditahan karena Diduga Terlibat Pengiriman TKI Ilegal ke Malaysia
Indonesia
Satu Oknum Anggota TNI AU Ditahan karena Diduga Terlibat Pengiriman TKI Ilegal ke Malaysia

Seorang oknum anggota TNI AU berinisial Serka S ditahan setelah diduga ikut membantu pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal ke Malaysia.

Vaksinasi Anak Terus Digencarkan Seiring PTM 100 Persen
Indonesia
Vaksinasi Anak Terus Digencarkan Seiring PTM 100 Persen

Upaya mencegah anak menjadi korban penyebaran COVID-19 terus dilakukan.

Nahdliyin Diminta Saksikan Muktamar NU Lewat Live Streaming
Indonesia
Nahdliyin Diminta Saksikan Muktamar NU Lewat Live Streaming

Panitia mohon doa supaya muktamar berjalan lancar dan aman

LKPP Berencana Keluarkan Kartu Kredit Pemerintah Buat Bayar UMKM
Indonesia
LKPP Berencana Keluarkan Kartu Kredit Pemerintah Buat Bayar UMKM

"UMK ini modalnya tidak terlalu banyak, sementara kalau bayarnya dari pemerintah lama itu akan repot," ujar Yuliyanto.

Maju Lagi di Pilpres 2024, Prabowo Ingin Selamatkan Garuda?
Indonesia
Maju Lagi di Pilpres 2024, Prabowo Ingin Selamatkan Garuda?

Prabowo Subianto telah berpesan kepada seluruh kader partainya untuk berjuang mempertahankan dan menyelamatkan eksistensi Garuda Indonesia

Kasus Baru COVID-19 Harian Nasional kembali Mau Sentuh Angka 1.000
Indonesia
Kasus Baru COVID-19 Harian Nasional kembali Mau Sentuh Angka 1.000

DKI Jakarta kembali menyumbang jumlah kasus baru terbanyak dalam sehari dengan total 517 temuan

Redam Kendaraan ke Arah Cikampek, Sebagian Tol Dalam Kota Ditutup Sementara
Indonesia
Redam Kendaraan ke Arah Cikampek, Sebagian Tol Dalam Kota Ditutup Sementara

Polda Metro Jaya menutup lajur kendaraan dari Tol Dalam Kota dan Tol Priok yang akan menuju arah timur melalui Tol Cikampek. Ini dilakukan karena adanya sistem one way dari Gerbang Tol Kalikangkung ke Cikampek. Penutupan dilakukan mulai pukul 10.45 WIB.

Sidang Vonis Munarman Digelar 6 April Mendatang
Indonesia
Sidang Vonis Munarman Digelar 6 April Mendatang

Terdakwa kasus dugaan terorisme Munarman, bakal menjalani vonis oleh Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Putusan terhadap Munarman sedianya akan dibacakan dua pekan ke depan.

Kasus Bupati Langkat, KPK Sita Duit Rp 2,1 Miliar
Indonesia
Kasus Bupati Langkat, KPK Sita Duit Rp 2,1 Miliar

KPK terus mengusut kasus dugaan suap terkait proyek infrastuktur di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat, Sumatera Utara.