Jadi Sumber Penularan COVID-19, Pekanbaru Terapkan PSBB Juru bicara pemerintah untuk penanganan covid-19, Achmad Yurianto (Foto: antaranews)

MerahPutih.Com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menyetujui Kota Pekanbaru untuk menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Restu tersebut diberikan setelah munculnya surat Menteri Kesehatam RI Terawan Agus Putranto per tanggal 12 April 2020.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menyebut Pekanbaru menjadi sumber penularan virus corona di Provinsi Riau. Untuk itu, pemerintah perlu menerapkan PSBB di Pekanbaru demi mencegah penularan COVID-19.

Baca Juga:

Dapat Donasi Rp196 Miliar, Pemerintah Mulai Lakukan Pemeriksaan 27 Ribu Sampel Pakai PCR

"Salah satu yang sudah diketahui bahwa penetapan PSBB yang mulai kini diberlakukan di Pekanbaru, yang menjadi episentrum epidemiologis ini menjadi sumber untuk Provinsi Riau dan sekitarnya," kata Yuri dalam konferensi pers di Gedung BNPB, Jakarta, Selasa (14/4).

Kementerian Kesehatan setujui Kota Pekanbaru terapkan PSBB
Jubir Corona, Achmad Yurianto menyatakan Kementerian Kesehatan setujui Kota Pekanbaru terapkan PSBB (Foto: antaranews)

Yuri berharap, masyarakat mematuhi peraturan yang diberlakukan Pemkot Pekanbaru saat PSBB. Masyarakat diimbau mengingatkan rekannya untuk mematuhi ketentuan di dalam PSBB.

"Terima kasih atas kepatuhan dan displlin yang saudara-saudara sekalian jalankan, di dalam kaitan untuk bagaimana mengendalikan pergerakan sosial yang membatasi dan mengurangi kemungkinan penyebaran penyakit COVID-19 ini," ujarnya.

Secara total, kata Yuri, pemerintah telah merestui sepuluh daerah untuk menerapkan PSBB. Di antaranya yakni Provinsi DKI Jakarta, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan dan Kota Pekanbaru.

Baca Juga:

Terdampak Corona, Pemda DIY Bantu Pedagang Pasar Tradisional Jualan Online

"Semua ini dilakukan semata-mata adalah untuk memutus kemungkinan terjadinya penularan dari orang yang satu ke orang yang lain, dengan membatasi aktivitasnya," kata Yuri.

Achmad Yurianto menambahkan, hal ini merupakan bentuk penguatan dari kebijakan sebelumnya untuk tetap tinggal di rumah, menjaga jarak fisik dalam berkomunikasi, dan menggunakan masker manakala harus keluar dari rumah.(Pon)

Baca Juga:

Data Pemprov DKI, 36.963 orang Rapid Test Corona 1.203 Dinyatakan Positif

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kasus COVID-19 DKI: Total Positif 306.229 Orang, Sembuh 278.822 Jiwa
Indonesia
Kasus COVID-19 DKI: Total Positif 306.229 Orang, Sembuh 278.822 Jiwa

Pemprov DKI menyampaikan perkembangan terkini kasus COVID-19 di Jakarta Kamis (9/2).

Anies Perpanjang PSBB Transisi 2 Pekan
Indonesia
Anies Perpanjang PSBB Transisi 2 Pekan

Per 20 Desember 2020, kasus konfirmasi positif di Jakarta mencapai 163.111

 Sah, Putra Jokowi Dilantik Jadi Wali Kota Solo
Indonesia
Sah, Putra Jokowi Dilantik Jadi Wali Kota Solo

Gibran hanya datang berdua dengan istrinya saat pelantikan

Listyo Sigit Minta SDM Polri Lebih Kuat di Bidang Teknologi
Indonesia
Listyo Sigit Minta SDM Polri Lebih Kuat di Bidang Teknologi

Apresiasi dan terima kasih atas gerak cepat program Presisi di bidang SSDM menuju SDM unggul

Di Jakarta Pusat, Kasus Stunting Ditemukan di 10 Kelurahan
Indonesia
Di Jakarta Pusat, Kasus Stunting Ditemukan di 10 Kelurahan

Para lurah di 10 lokasi khusus (lokus) harus tanggap memonitor wilayah terkait intervensi penurunan stunting.

 DPRD Desak Pemprov DIY Perpanjang Masa Tanggap Darurat Corona
Indonesia
DPRD Desak Pemprov DIY Perpanjang Masa Tanggap Darurat Corona

Huda menyarankan dua solusi untuk mengatasi corona pertama adalah lebih mengetatkan pembatasan sosial dengan menerapkan PSBB atau memperpanjang masa tanggap darurat.

Masih Ada Lahan Tersisa di TPU Pondok Rangon dan Tegal Alur untuk Jenazah Terpapar COVID-19
Indonesia
Masih Ada Lahan Tersisa di TPU Pondok Rangon dan Tegal Alur untuk Jenazah Terpapar COVID-19

Untuk Tegal Alur sendiri, masih ada dua hektar lahan liang lahat

JK Tegaskan Tantangan Seluruh Elemen Bangsa Lepaskan Diri dari COVID-19
Indonesia
JK Tegaskan Tantangan Seluruh Elemen Bangsa Lepaskan Diri dari COVID-19

Semua orang punya peluang dan semangat yang sama untuk berkembang

Alasan Densus 88 Dilibatkan Dalam Pemeriksaan Rekening FPI
Indonesia
Alasan Densus 88 Dilibatkan Dalam Pemeriksaan Rekening FPI

92 rekening ini terdiri dari pengurus pusat FPI, pengurus daerah, dan beberapa individu yang terkait dengan kegiatan FPI

AJI Sebut Rezim Jokowi Rusak Warisan Reformasi
Indonesia
AJI Sebut Rezim Jokowi Rusak Warisan Reformasi

"Pemerintah Jokowi akan mewariskan legacy yang sangat buruk. Rezim ini merusak warisan yang sudah diberikan reformasi. Reformasi menghendaki pemberantasan korupsi dirusak oleh RUU KPK, dan sekarang mengesahkan Omnibus Law," tutup Abdul Manan