Jadi Petani Urban Nirmodal? Bisa! Bercocok tanam enggak harus mengeluarkan modal. (Foto Pinterest Magnolia)

PEMBERLAKUKAN PSBB menambah populasi kaum rebahan. Menghabiskan waktu sambil scrolling media sosial jadi kebiasaan buruk jika dilakukan terus-menerus. Nah, ketika PSBB diulang kedua kalinya, enggak ada deh alasan buat kamu untuk tidak produktif. Selain bikin sakit badan, terlalu sering rebahan juga bikin kamu overthinking. Padahal nih, banyak hal positif yang bisa kamu lakukan, salah satunya ialah bertanam.

Sudah lihat kan bagaimana kaum urban mendadak jadi petani di masa pandemi ini. Ada yang total banget menyediakan waktu dan lahan untuk bertani. Ada juga yang sekadar ikutan tren. Gara-gara lihat feed IG katanya.

BACA JUGA:

Langkah Serius Menghindari si Pencuri Waktu Bernama 'Netflix'

Nah, kamu bagaimana nih? Apa enggak tergerak untuk ikutan jadi petani urban? Seru loh. Kamu bisa menanam sayur atau bahan makanan yang akan kamu masak. Rasanya pasti berbeda ketimbang hanya membeli. Itu belum lagi jumlah uang yang bisa dihemat.

Sudah mulai tertarik? Enggak perlu putar otak untuk modal awal. Nirmodal juga bisa kok jadi petani urban? Caranya? Baca ini deh.

1. Dekati tetangga

BERKEBUN
Jangan lupa mencabut sampai akarnya kemudian kembali ditanam. (Foto Garden Gate Magazine)


Kamu malas? Atau bingung mau menanam apa? Daripada enggak mulai-mulai, kamu bisa dekati tetanggamu yang hobi menanam. Kalau sudah lumayan dekat, pasti bakal enak minta satu atau dua jenis tanaman yang bisa kamu tanam sendiri di rumah. Ingat ya, bilang terima kasih.

Ada beberapa jenis tanaman yang harus dicabut bersamaan dengan akarnya, seperti pakis, palma, dan Anthurium. Ada juga jenis tanaman stek, seperti mawar, kangkung, cocor bebek, dan kaktus. Untuk jenis tanaman sayur-mayur, kamu bisa melakukan cara re-grow. Manfaatkan saja sisa akar sayuran yang kamu beli. Jangan buru-buru dibuang. Rendam dalam air 1-2 hari, lalu pindahkan ke media tanam.

2. Buat pot dari barang bekas

pot
Gunakan sisa botol soda. (Foto Visual Eyes Decor)

Biarpun harga pot enggak mahal-mahal amat, kalau kamu mau total hidup hijau, memanfaatkan dari barang bekas merupakan ide sempurna. Kamu bisa membuat berbagai macam kreasi pot dari sisa-sisa barang bekas rumahmu, seperti botol soda, cangkir, wadah nasi, kaleng susu, sepatu, hingga setoples. Selain dijadikan untuk wadah tanaman, cara kreatif ini akan membuat suasana rumahmu menjadi lebih menarik.

3. Gunakan sisa bahan dapur sebagai pupuk

berkebun
Sisa sampah dapur bisa diolah menjadi pupuk. (Foto Farmers Almanac)

Namanya juga jadi petani urban nirmodal, pengeluaran untuk pupuk juga ditekan dong. Enggak perlu yang ribet-ribet, cukup manfaatkan sisa sampah dapur saja. Mulai dari cangkang telur, parutan kelapa, buah dan sayuran busuk, air cucian beras, batang pisang, hingga air bekas mencuci ikan bisa kamu manfaatkan. Kamu bahkan bisa membuat pupuk dari kotoran hewan peliharaanmu.


4. Belajar dari YouTube

yutube
Cari tahu di YouTube. (Foto Unsplash Szabo Viktor)

Media sosial membuat belajar apa pun jadi mudah dan murah. Tak terkecuali untuk hal tanam-menanam. Untuk para pemula, kamu perlu riset dan cari tahu bagaimana mengolah tanah dan teknik menanam. Ada banyak konten mengenai bercocok tanam yang bisa kamu lihat dan praktikkan di rumah. Masih bingung? Colek saja tetangga. komunitas, atau temanmu yang hobi bercocok tanam. Pasti dibantuin kok.

Saat usahamu mulai berjalan, kamu akan melihat rumahmu menghijau. Pemandangan yang pas buat mengalihkan mata dari layar gadget. Selain itu, bercocok tanam sayuran bisa berkontribusi untuk kebutuhan makananmu. Jika kamu sabar dan selalu merawat tanamanmu, siapa tahu akan menghasilkan sayuran atau buah-buahan nantinya yang bisa kamu jual atau konsumsi sendiri. Asyik kan?

Jadi, jangan jadikan masa-masa sulit ini sebagai alasan untuk kita tidak produktif.(and)

BACA JUGA:

Larangan Mengunduh TikTok di AS Dihentikan Hakim


Tags Artikel Ini

Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH