Parenting
Jadi Orangtua yang Baik, Ubah Pola Pikir dan Perilaku Terhadap Anak Ubahlah pola asuh yang membuat anak lebih nyaman. (Foto: Unsplash/Hisu lee)

MENDIDIK anak bukanlah hal yang mudah namun bukan juga sulit. Karena setiap anak memiliki karakter yang berbeda-beda. Sebagai orangtua harus bisa mengendalikan emosi ketika anak sulit untuk mengikuti apa yang orangtua katakan.

Kemarahan yang orangtua lakukan kepada anak bisa berdampak buruk pada kesehatan mental dan kehidupannya dimasa depan. Karena itu, penting bagi orangtua untuk bisa belajar dari kesalahan di masa lalu dan mencoba untuk mengendalikan emosinya di masa depan ketika anak sulit untuk di atur. Menurut Life Hacker, ada beberapa cara yang baik dan benar untuk mendidik anak.

Baca Juga:

Tanda Awal Kecemasan yang Tidak Boleh Diabaikan

Ubah pola pikir

anak
Ubah pola pikir kamu dengan menganggap bahwa anak adalah teman. (Foto: Pexels/Ketut Subiyanto)

Ketika anak-anak sulit untuk diberi tahu, kebanyakan orang tua akan langsung marah dan berbicara dengan nada tinggi. Tetapi mereka lupa bahwa itu adalah kesalahan besar yang bisa berdampak sangat buruk terhadap anak. Cobalah untuk mengubah pola pikir kamu dengan menganggap bahwa anak adalah teman. Dimana kamu tidak hanya menyuruhnya, tetapi juga membantunya untuk menyelesaikan masalah.

Bangun lebih awal

jam
Bangunlah lebih awal untuk mempersiapkan kebutuhan anak. (Foto: Pixabay/Nile)

Bangun lebih awal dan mempersiapkan kebutuhannya adalah salah satu cara yang tepat. Kamu bisa bangun lebih awal 10 atau 15 menit dari biasanya untuk mempersiapkan kebutuhan anak-anak. Kamu bisa meletakannya di tempat yang sama. Selain untuk mempercepat waktu, cara ini juga dapat mengurangi rasa stres kamu ketika mereka susah dibangunkan.

Menulis kegiatan

tulis
Menulis tentang kegiatannya adalah cara yang tepat untuk membuat anak bersemangat. (Foto: Pexels/Miguel A. Padrinan)

Menulis tentang kegiatannya adalah cara yang tepat untuk membuat anak bersemangat di pagi hari. Kamu bisa lakukan ini dengan menuliskan apa saja yang harus dilakukannya ketika di pagi hari. Setelah itu, kamu bisa menjelaskan tentang apa yang kamu lakukan dan kamu bisa memberikan waktu di setiap kegiatannya. Tulisan ini bisa kamu tempelkan di lemari atau di meja belajarnya untuk memudahkannya ketika melakukannya.

Pilihan anak

anak
Biarkan anak memilih apa yang ingin dia lakukan. (Foto: Unsplash/Johannes Waibel)

Ketika anak ingin melakukan sesuatu, biarkan anak memilih apa yang ingin dia lakukan. Jangan memaksa mereka untuk melakukan apa yang kita inginkan. Karena itu hanya akan membuatnya merasa kesal. Meskipun demikian ada saja yang dapat membangkitkan cemas dan kesal ketika anak-anak sulit untuk melakukan kegiatannya tepat waktu. Untuk membuat perubahan yang lebih baik, kamu bisa melakukannya dengan cara membiarkan mereka memilih apa yang mereka inginkan.

Baca Juga:

Sikap yang Harus Diajarkan Kepada Anak Sejak Dini

Meredakan emosi

cew
Rewdakan emosi dengan berdiam sejenak tanpa berbicara apapun. (Foto: Unsplash/Mimi Thian)

Rasa kesal dan emosi bisa muncul kapan saja. Penyebabnya pun beragam mulai dari hal kecil atau besar. Seperti, ketika suasana rumah sedang kacau pasti rasa kesal dan emosi akan datang. Ketika kamu tidak bisa mengendalikan emosi, yang akan kamu dapat hanyalah suasana rumah yang semakin kacau. Untuk mengurangi rasa kesal dan emosi itu, kamu bisa lakukannya dengan cara berdiam sejenak tanpa berbicara apapun. Cara ini sangat berfungsi untuk meredakan emosi seseorang. Ketika emosi sudah mulai reda, kamu bisa melakukan permintaan maaf secara lisan atas perbuatan yang telah dilakukan.

Kurangi kekesalan anak

anak
Tunjukan perhatian untuk mengurangi kekesalan anak. (Foto: Unsplash/Samuli Jokinen)

Memberitahu dan menjelaskan tentang apa yang harus dibawa ketika sedang terburu-buru dapat membuat anak merasa marah dan kesal. Untuk mensiasati hal itu terjadi lagi. Kamu bisa coba dengan cara yang lain seperti berbicara dengan satu kata. Cara ini bisa kamu lakukan untuk mengurangi rasa kekesalan pada anak. Mereka akan merasa bahwa kamu adalah orang yang sangat perhatian.

Akui kemajuan mereka

anak
Berikan apresiasi pada anak. (Foto: Unsplash/Khiem Ha)

Semua ingin diakui dan dihargai setiap melakukan hal yang baik. Apalagi jika perubahan itu adalah perubahan yang baik untuk dirinya sendiri. Seperti perubahan perilaku, perkataan dan lain sebagainya. Tidak semua orang mengharapkan apresiasi yang besar dari orang lain. Tetapi, hanya dengan mengatakan seperti “Wow, kamu berhasil, kamu hebat.” Itu bisa membuat anak merasa dihargai dan mendorong mereka untuk terus berubah menjadi lebih baik. (dea)

Baca Juga:

Membangun Ikatan Kuat antara Ibu Sambung dengan Anak Tiri

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Lifehack Saat Menggunakan Handphone
Fun
Lifehack Saat Menggunakan Handphone

Oleh karena itu, berikut ini beberapa lifehack yang bisa dicoba untuk ponsel kamu:

Tips Berkendara saat Bulan Ramadan, Jangan Mudah Emosi
Hiburan & Gaya Hidup
Tips Berkendara saat Bulan Ramadan, Jangan Mudah Emosi

Berkendara saat bulan Ramadan lebih mudah mengantuk dan emosi. Lalu, bagaimana cara mengatasinya?

Cetak Rekor, Pria ini Mengumpulkan Tato Tanda Tangan Artis di Punggungnya
Fun
Cetak Rekor, Pria ini Mengumpulkan Tato Tanda Tangan Artis di Punggungnya

Ia mendapatkan rekor Guinness untuk tato tanda tangan terbanyak di punggunya.

Kenali Perilaku yang Jadi Pertanda Pasangan Selingkuh
Fun
Kenali Perilaku yang Jadi Pertanda Pasangan Selingkuh

Menurut Psikolog dari Universitas Indonesia A. Kasandra Putranto ada sejumlah tanda-tanda perilaku orang yang selingkuh

Flume Rilis Album 'Palaces', Terinspirasi dari Satwa Liar dan Alam
ShowBiz
Flume Rilis Album 'Palaces', Terinspirasi dari Satwa Liar dan Alam

Album Palaces melibatkan beberapa musisi ternama.

Hanin Dhiya dan Ahmad Dhani Aransemen Ulang Lagu 'Roman Picisan'
ShowBiz
Hanin Dhiya dan Ahmad Dhani Aransemen Ulang Lagu 'Roman Picisan'

Hanin Dhiya dan Ahmad Dhani pertama kali bertemu di ajang pencarian bakat pada 2014.

Wisnu Aji dari Pratter Coffee Roaster Raih Juara 1 ICRC 2022
Fun
Wisnu Aji dari Pratter Coffee Roaster Raih Juara 1 ICRC 2022

Wisnu Aji akan mewakili Indonesia di WCRC 2022.

Lagu 'Californication' milik Red Hot Chili Peppers jadi Video Game
ShowBiz
Lagu 'Californication' milik Red Hot Chili Peppers jadi Video Game

Red Hot Chili Peppers telah mendapatkan kabar baik dari penggemar beratnya.

Menjaga Perut Pengungsi di Perbatasan Ukraina Tetap Terisi
ShowBiz
Menjaga Perut Pengungsi di Perbatasan Ukraina Tetap Terisi

Chef Jose Andres telah menyajikan santapan hangat bagi pengungsi yang meninggalkan Ukraina menuju Polandia, Rumania, Moldova, dan Hongaria.

LEGO Doctor Strange 2, Tampilkan Karakter Musuh
ShowBiz
LEGO Doctor Strange 2, Tampilkan Karakter Musuh

Bisa jadi LEGO ini representasi dari film sekuelnya.