Jadi Korban Penusukan, Plt Kadis Parekraf DKI Alami Luka di Bagian Paha Ilustrasi. (MP/Alfi Rahmadhani)

MerahPutih.com - Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI, Gumilar Ekalaya ditusuk oleh orang tak dikenal di kantornya pada Rabu (10/2) siang.

"Sekitar jam 12-an ditusuklah pak Gumilar. Kalau gak salah kena di bagian paha," ujar Kepala Bidang (Kabid) Parekraf DKI, Bambang Ismadi saat dikonfirmasi awak media, Rabu (10/2).

Baca Juga

Plt Kepala Dinas Parekraf DKI Ditusuk di Kantornya Sendiri

Saat kejadian, ucap Bambang, banyak pegawai Dinas Parekraf yang melihatnya dan korban langsung dibawa ke rumah sakit. Sedangkan, pelaku diserahkan kepada pihak berwajib ke Polsek.

Tak hanya Plt Kadis, ucap Bambang, ada korban lain yang jadi sasaran pelaku ialah seorang petugas. Jadi korban yang ditusuk oleh pelaku berjumlah 2 orang.

"Ada juga security. Yang pas nangkep, dia lari tuh, di halaman ditangkep. Jadi kena juga," papar dia.

Gumilar Ekalaya saat ditemui di Jakarta, Selasa (17/9/2019). (ANTARA/Ricky Prayoga)
Gumilar Ekalaya saat ditemui di Jakarta, Selasa (17/9/2019). (ANTARA/Ricky Prayoga)

Peristiwa itu terjadi di kantor Dinas Parekraf lantai 2. Yang diketahui Bambang, pelaku ini merupakan tamu dari pimpinannya itu.

"Pak Gumi kan nerima dia (pelaku). Pas lagi ketemu dia bawa senjata tajam," ungkap dia.

Bambang memastikan, atasanya itu terkena tusukan sajam hanya satu kali. Sebab, korban langsung mendapat pertolongan dari karyawan yang berada di sana dan melihatnya

"Dia sempat mundur kok banyak anak-anak juga karena teriak-teriak kan," paparnya.

Bambang mengatakan, jika Plt Kadis Parekraf secara umum dalam keadaan sehat. Ia pun mendapatkan info jika sore tadi beliau ingin balik kantor untuk bekerja kembali.

"Tapi kayaknya dibatalkan, karena masih belum dijahit katanya. Lukanya takut ada karat segala macam dari sajamnya itu," tutupnya. (Asp)

Baca Juga

Motif dan Pelaku Penusukan Anggota Timses Calon Wali Kota Makassar Masih Gelap

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Elektabilitas Paslon Eri-Armuji Ungguli Machfud-Mujiaman
Indonesia
Elektabilitas Paslon Eri-Armuji Ungguli Machfud-Mujiaman

“Untuk popularitas Pak Machfud Arifin lebih unggul, namun elektabilitasnya masih kalah dibanding Pak Eri Cahyadi,” tandas Hartanto

Kisah Petugas Jogo Tonggo, Keluarkan Uang Pribadi untuk Makan Warga Isolasi
Indonesia
Kisah Petugas Jogo Tonggo, Keluarkan Uang Pribadi untuk Makan Warga Isolasi

"Saya juga ikut melakukan isolasi wilayah setelah dilakukan tracking dan tes swab hasilnya negatif," ujar Panut saat dijumpai MerahPutih.com, Minggu (23/5).

Menkumham Yasonna: Pers Tidak Boleh Kalah Hadapi Pandemi COVID-19
Indonesia
Menkumham Yasonna: Pers Tidak Boleh Kalah Hadapi Pandemi COVID-19

COVID-19 tidak hanya berdampak signifikan pada kesehatan masyarakat

Pedagang Nekat Layani Makan di Tempat, Polisi Tutup Akses ke Lokasi
Indonesia
Pedagang Nekat Layani Makan di Tempat, Polisi Tutup Akses ke Lokasi

Sejumlah pedagang makanan yang bandel terlihat masih beroperasi di tengah pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta.

Cegah COVID-19 di Pasar Tradisional, Pedagang Bentuk Satgas
Indonesia
Cegah COVID-19 di Pasar Tradisional, Pedagang Bentuk Satgas

Total korban tewas karena COVID-19 Kota Bandung 1.286 orang. Selain itu, tercatat ada 6.851 orang dalam status aktif atau dirawat per Kamis (5/8).

Lili Pintauli Masih Kantongi Rp 87 Juta Per Bulan Meski Gaji Dipotong 40 Persen
Indonesia
Lili Pintauli Masih Kantongi Rp 87 Juta Per Bulan Meski Gaji Dipotong 40 Persen

Dengan menghitung gaji pokok, dan berbagai tunjangan, secara total, take home pay yang diterima Wakil Ketua KPK sebesar Rp 89,45 juta per bulan. Sementara yang dipotong Dewas hanya dari gaji pokok atau sekitar Rp 1,8 juta. Dengan demikian, Lili masih menerima sekitar 87,65 juta per bulan.

PDIP Yakin Ada Fraksi Lain Ikut Gulirkan Hak Interpelasi Formula E
Indonesia
PDIP Yakin Ada Fraksi Lain Ikut Gulirkan Hak Interpelasi Formula E

Tak menuntut kemungkinan ada fraksi lain menggunakan hak interpelasi kepada Gubernur Anies Baswesan terkait Formula E.

Polri Diminta Usut Dugaan Peretasan Nomor Telepon Novel Baswedan Cs
Indonesia
Polri Diminta Usut Dugaan Peretasan Nomor Telepon Novel Baswedan Cs

Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, Arif Maulana meminta Polri untuk mengusut dugaan peretasan yang dialami Novel, Sujanarko hingga peneliti ICW.

Kemenkeu Pastikan Ekonomi Jauh Membaik di Triwulan III 2021
Indonesia
Kemenkeu Pastikan Ekonomi Jauh Membaik di Triwulan III 2021

Pemerintah juga mendorong ekspor dan mendorong belanja pemerintah sebagaimana yang tercermin pada APBN 2021.

Kemenkumham Resmi Teken SK Kepengurusan Baru PPP
Indonesia
Kemenkumham Resmi Teken SK Kepengurusan Baru PPP

Kemenkumham secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) terkait kepengurusan baru PPP, Selasa (9/3) kemarin.