Jadi Ketum Lagi, Prabowo Ungkap Perjuangannya Besarkan Gerindra meski Pernah Diremehkan Ketua Umum dan Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

MerahPutih.com - Prabowo Subianto ditetapkan kembali secara resmi menjadi Ketua Umum DPP Partai Gerindra untuk periode 2020-2025.

Penetapan dilakukan pada Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Gerindra di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (8/8).

Baca Juga:

Di KLB Gerindra, Jokowi Bicara Soal Pertumbuhan Ekonomi di Tengah Pandemi

Pimpinan sidang pleno, Ahmad Muzani pun molontarkan pertanyaan kepada para kader apakah setuju Prabowo kembali jabat Ketum Partai Gerindra atau tidak. Para kader pun serempak menjawab setuju.

"Dengan mengucap alhamdulilahirabbilalamin, maka kekosongan kepemimpinan partai hanya berlangsung dua menit. Dan pimpinan sidang akan segera mengetok palu berarti kita telah kembali memiliki ketua umum dan ketua dewan pembina," ujar Muzani di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (8/8).

Muzani pun kemudian mengucapkan selamat kepada Prabowo yang terpilih kembali sebagai Ketua Umum dan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra.

"Atas nama pimpinan sidang kongres luar biasa kami mengucapkan syukur alhamdulillah dan memberikan ucapan selamat serta doa kepada Pak Prabowo Subianto untuk memimpin kembali selama 5 tahun," kata Muzani.

Prabowo pun menyatakan siap setelah terpilih kembali menjadi Ketua Umum Partai Gerindra.

"Kalau itu memang permintaan kongres luar biasa ini, saya menyatakan saya siap sebagai ketua umum," tegas Prabowo.

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menjawab pertanyaan wartawan sebelum melakukan pertemuan dengan Sekjen Demokrat, Sekjen PKS, dan Sekjen PAN di Jakarta, Rabu (1/8/2018). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/aa.
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/aa.

Pria yang juga Menteri Pertahanan ini menceritakan pengalaman saat partainya sempat diremehkan beberapa tahun yang lalu.

"Kalau saya lihat tampang-tampang kalian dari 12 tahun yang lalu kita diremehkan, ya kan dulu ada yang bilang, 'apa itu gerindra gerindra gerindri ya kan', tapi dengan semangat rawe-rawe rantas malang-malang putung," ujar Prabowo dalam sambutannya.

"Dengan semangat tidak mengenal menyerah, dengan semangat kegembiraan, dengan optimisme kita jalan terus dihadang bangkit, dijatuhkan bangkit, dikecewakan senyum, dihina malah kita tenang dan kita optimis selalu," tambahnya.

Prabowo mengingatkan semua kadernya untuk tidak angkuh dengan pencapaian partainya saat ini.

Dia pun berharap dari awal terbentuk, Partai Gerindra bukan hanya sekedar menjadi partai politik biasa.

"Saya berharap dari awal kita bukan jadi partai biasa, kalian tidak boleh jadi politisi biasa, kalian merebut kursi politik bener harus ekse legislatif. Untuk apa? untuk membuat perubahan demi perbaikan (untuk) rakyat, demi membangun kekuatan bangsa Indonesia," jelasnya.

Baca Juga:

Beri Sambutan KLB, Megawati Yakin Gerindra Partai Pancasilais

Mantan Danjen Kopassus itu menegaskan bahwa sebuah partai bukanlah sebuah perusahaan.

Dia percaya para kader hingga pentinggi partai Gerindra masuk secara sukarela dan tulus ingin membesarkan partai lebih baik.

"Karena itu jangan ada yang meragukan semangat demokrasi partai ini kalau kita melaksanakan kongres singkat dan efisien dengan tidak bertele-tele, tidak berarti bahwa kita tidak menyerah dan tidak mendengar dan tidak menghormati aspirasi dari bawah," pungkasnya. (Knu)

Baca Juga:

Di Depan Kader Gerindra, Jokowi Ajak Bekerja Sama Bangkitkan Indonesia dari Krisis

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Terapkan WFO 25 Persen
Indonesia
KPK Terapkan WFO 25 Persen

KPK menerapkan sistem 25 persen pegawai bekerja dari kantor atau work from office (WFO).

Pasien Positif COVID-19 di DKI Capai 523 Orang, 51 Meninggal Dunia
Indonesia
Pasien Positif COVID-19 di DKI Capai 523 Orang, 51 Meninggal Dunia

Penyebaran orang positif corona di ada 339 titik kelurahan yang telah diketahui

Kasus Jiwasraya, Ahli Jelaskan Direksi Punya Hak Diskresi Ubah Kebijakan Strategi Investasi
Indonesia
Laporan terhadap Puan di Bareskrim Mentah
Indonesia
Laporan terhadap Puan di Bareskrim Mentah

Pemuda Minang akan melaporkan kembali Puan Maharani ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

Vaksin Sinovac Datang, Komisi IX DPR Mengaku Resah
Indonesia
Vaksin Sinovac Datang, Komisi IX DPR Mengaku Resah

Pemerintah mengumumkan sudah mendatangkan 1,2 juta vaksin COVID-19 dari Sinovac, Tiongkok.

Hari Ke-11 Pencarian Sriwijaya Air, Tim SAR Temukan 324 Bagian Tubuh
Indonesia
Hari Ke-11 Pencarian Sriwijaya Air, Tim SAR Temukan 324 Bagian Tubuh

Penemuan objek pencarian yang ditemukan tim SAR gabungan ada sebanyak 324 bagian tubuh penumpang.

Indonesia Masih dalam Status Keadaan Darurat Bencana Nasional
Indonesia
Indonesia Masih dalam Status Keadaan Darurat Bencana Nasional

Penyebaran virus corona masih terjadi hingga kini.

Jumlah Kader PDIP yang Maju di Pilkada Serentak Plus Gambaran Koalisinya
Indonesia
Jumlah Kader PDIP yang Maju di Pilkada Serentak Plus Gambaran Koalisinya

PDIP berkomitmen terhadap keterwakilan perempuan

Datangi Sejumlah Gudang Importir Kedelai, Polri Pastikan Bakal Pidanakan Para Penimbun
Indonesia
Datangi Sejumlah Gudang Importir Kedelai, Polri Pastikan Bakal Pidanakan Para Penimbun

Polri akan memproses hukum importir kedelai yang melakukan penimbunan.

Bansos Dinilai Jadi Panggung Politik Pemerintah Pusat dan Daerah
Indonesia
Bansos Dinilai Jadi Panggung Politik Pemerintah Pusat dan Daerah

Selain ego sektoral, penyaluran bansos tidak berjalan baik