Jadi Juri Kompetisi Menyeduh Kopi, Hamish Daud Puji Barista Milennial karena Hal Ini Hamish Daud jadi juara kompetisi menyeduh kopi (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

HAMISH Daud tampak begitu serius mencicipi secangkir kopi hari ini, Sabtu (16/3). Setiap seruputnya. Ia selalu mengecap lidahnya berkali-kali. Karena ia benar-benar menghayati kopi buatan peserta kompetisi menyeduh kopi.

Kompetisi tersebut diadakan di Mal Central Park, Jakarta Barat. Unakaffe ialah pihak yang menyelenggarakan kompetisi dengan total hadiah Rp10 juta itu. Ya, benar banget. Hamish Daud ialah salah satu juri dalam perlombaan itu. Ia tampak rapi dengan memakai blazer dan celana hitam saat menjadi juri.

Kompetisi tersebut enggak diikuti khusus para barista. Namun, ada juga dari kalangan orang biasa yang hobi menyeduh kopi. Meskipun begitu, Hamish tetap menyebut mereka barista. Mayoritas para peserta juga berasal dari kalangan milennial.

1. Hamish bangga barista milennial memiliki passion dalam menyeduh kopi

Menurut Hamish, barista milenial memiliki passion dalam menyeduh kopi (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Suami Raisa itu mengaku bangga dengan para peserta lomba yang milenial. Karena kata dia. Para barista milenial itu memiliki keseriusan dalam menyeduh kopi. "Hari ini kebetulan mereka pakai feeling banget. Kelihatan ya mereka passioned," ujar Hamish kepada merahputih.com usai perlombaan.

Selain itu, ia juga memuji para peserta milenial yang berani berimprovisasi. Kompetisi tersebut memang memiliki tema 'Sajian Kopi Nusantara'. Yang artinya mengharuskan peserta meracik kopi dengan tambahan rempah-rempah hasil bumi Indonesia.

2. Hamish puji peserta yang berani menambahkan rempah-rempah dalam racikan kopi

Hamish Daud senang para peserta 'berani' dalam menyeduh kopi (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Ada dua peserta yang menarik perhatian Hamish. Karena peserta tersebut berani menambahkan jeruk nipis pada racikan kopinya. Ia sangat mengapresiasi keberanian peserta itu. Terlebih beerapa peserta lainnya juga berani menambahkan jahe dalam racikan kopi mereka.

Hal itu membuatnya yakin bahwa siapapun juga bisa berimprovisasi dalam meracik kopi. Asalkan dalam prosesnya seseorang harus menghayatinya. "Saya yakin kita juga bisa bikin minuman seperti itu. Caranya dengan dirasa-rasain," katanya.

Menurut dia, semua tergantung lagi dengan takaran bahan apapun yang dicampur ke minuman. Jika takarannya benar. Enggak cuma kopi. Minuman apapaun akan terasa nikmat saat sudah jadi. "Kalau enak ya tambahin, kalau enggak ya kurangin (takarannya)," tukasnya.

Jadi bagaimana menurut kalian sahabat Merah Putih. Setuju enggak dengan Hamish Daud? (ikh)

Baca juga: Ini Camilan yang Buat Raisa dan Hamish Makin Romantis

Kredit : digdo


Ikhsan Digdo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH