Jadi Hypebeast dengan Bujet Minim? Coba 'Hunting' Versi Tiruan di Tiongkok Asli atau tiruan, yang penting hypebeast (Foto: Hypebeast)

VIDEO yang dibuat oleh vlogger Collin Abroadcast menarik perhatian beberapa penonton YouTube beberapa waktu lalu. Hal itu dikarenakan ia membahas topik yang ia beri judul fake market bargain. Collin merupakan seorang youtuber asal Amerika yang sedang bekerja di Tiongkok. Awalnya Collin hanya membuat vlog layaknya turis di Negeri Tirai Bambu. Akan tetapi, pada saat dia melakukan vlog terkait barang-barang bermerek yang ternyata bukanlah barang asli.

Video yang diunggahnya mulai viral, begitu pun dengan channel YouTube miliknya. Ingin tahu seperti apa konten yang ia buat? Berikut sedikit fakta unik yang berhasil ditemukan Collin saat berburu berbagai barang hypebeast tiruan buatan Tiongkok.

1. Barang yang Ditawar Selalu Setengah Harga dari Harga Asli

Seperti yang terlihat mulai pada saat awal dia menawar harga, penjual yang awalnya memberikan harga sekitar CNY 4500 sekitar USD 710. Alih-alih setuju, Collin menawar dengan harga CNY 300 atau USD 47! Sontak penjual kaget dengan harga yang Collin minta.

Akan tetapi, ketika diberitahu ingin membayar melalui aplikasi WeChat Pay penjual sadar bahwa Collin tengah menetap di Tiongkok. Karena sebelumnya Collin dianggap sebagai wisatawan oleh penjual, maka permainan harga sudah mulai sedikit "mencair".

Setelah berdebat sengit mulai dari harga CNY 4500 hingga, Collin berhasil mendapatkan barang yang ditawarnya hingga CNY 400 atau setara dengan USD 65 saja.

2. Kalkulator

Jadi Hypebeast dengan Bujet Minim? Coba 'Hunting' Versi Tiruan di Tiongkok
Jangan mudah terlena dengan harga yang ditawarkan penjual (Foto: YouTube/Collin Abroadcast)

Meski penjual terlihat memiliki kemampuan berbahasa inggris yang cukup mahir. Masalah angka untuk harga tentu sangat sensitif sehingga jika salah sebut, penjual bisa saja rugi.

Sehingga penggunaan kalkulator digunakan untuk memberikan angka yang sesuai dengan keinginan penjual dan pembeli agar tidak salah tangkap. Akan tetapi, harga yang ditawarkan cukup fantastis terlebih lagi untuk barang replika atau tiruan.

3. Selalu mengatakan hal yang sama "Good Quality"

Jadi Hypebeast dengan Bujet Minim? Coba 'Hunting' Versi Tiruan di Tiongkok
Penjual tidak pernah menyebut barang KW asli, Good Quality only (Foto: YouTube/Collin Abroadcast)

Meski cenderung tidak terlihat seperti barang-barang hypebeast bermerek asli. Penjual tetap akan berkata "like the real one" yang artinya mirip seperti aslinya. "Good quality" sambil menyuruh calon pembeli untuk menyentuh barang yang sedang ditawar.

4. Memaksa Membeli Lebih dari Satu Untuk Mendapat Diskon

Jadi Hypebeast dengan Bujet Minim? Coba 'Hunting' Versi Tiruan di Tiongkok
Beli banyak, diskon juga banyak (Foto: YouTube/Collin Abroadcast)

"If you buy more than 1 piece i will give you another discount" kurang lebih seperti itu yang selalu dikatakan penjual kepada Collin dalam video.

Kata-kata tersebut sering muncul dari para penjual jika Collin menawar dengan harga murah yang drastis. Bahkan untuk barang bermerek terkenal sekalipun.

Penjual mampu memberikan harga yang sesuai dengan penawaran, meski terkadang Collin harus menambah sekitar CNY 10 - 20 dari harga penawaran.

5. Rayuan Penjual

Jadi Hypebeast dengan Bujet Minim? Coba 'Hunting' Versi Tiruan di Tiongkok
Hindari rayuan saat berburu barang bermerek KW (Foto: YouTube/Collin Abroadcast)

Penjual akan melakukan berbagai macam cara untuk membuat dagangan mereka laku dengan harga yang mereka mau, khususnya barang bermerek terkenal.

Maka dari itu, jurus ampuh yang biasanya dilakukan oleh penjual adalah menyebut pembeli dengan panggilan tampan atau cantik melihat siapa calon pelanggan yang diincar. (riq)



Ananda Dimas Prasetya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH