Jadi DPO, Polisi Minta Masyarakat Laporkan Keberadaan Veronica Koman Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan meminta masyarakat untuk melaporkan keberadaan Veronica Koman(Foto: antaranews)

MerahPutih.Com - Polisi menetapkan pelaku provokasi dan penyebaran informasi palsu kerusuhan di asrama mahasiswa Papua di Surabaya, Veronica Koman dalam daftar pencarian orang (DPO).

Hubinter Polri dan Interpol sudah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan KBRI Australia.

Baca Juga:

Jejak Veronica Koman, Aktivis HAM Pembela Ahok yang Dibidik Jadi Tersangka

"Kemarin kami melakukan gelar perkara di Bareskrim bersama Hubinter bahwa kami sudah mengeluarkan DPO yang nanti akan kami tunjukkan," kata Kapolda Jawa Timur Irjen Luki Hermawan dalam keterangannya, Jumat (20/9).

Sebelum dinyatakan DPO, penyidik sudah melakukan dua kali pemanggilan, namun Veronica selalu mangkir.

Aktivis dan pegiat HAM Papua Veronica Koman tengah diburu pihak kepolisian
Veronica Koman tersangka kasus provokasi Papua kini tengah diburu kepolisian (Foto: FB/Veronica Koman)

"Penyidik juga melakukan upaya jemput paksa dari 2 rumah keluarga di Jakarta, namun tidak menemukan yang bersangkutan Veronica Koman," terang Luki.

Veronica dijerat dijerat sejumlah pasal di 4 undang-undang, pertama UU ITE, UU 1 tahun 46, UU KUHP pasal 160, dan UU 40 tahun 2008.

Postingan Veronica Koman dalam rangkaian aksi protes perusakan bendera di Asrama Mahasiswa Papua Surabaya dianggap memprovokasi dan menyulut aksi kerusuhan di Papua.

Baca Juga:

Polisi Ancam Kerahkan Interpol Buru Veronica Koman

Polda Jatim juga mengimbau siapa pun warga Indonesia yang menemukan Veronica Koman agar menghubungi polisi.

"Karena sudah DPO, kami minta siapa pun warga Indonesia yang menemukan Veronica Koman, harap menghubungi polisi," tandas Irjen Luki Hermawan.(Knu)

Baca Juga:

Aktivis Pertanyakan Tuduhan Penyebar Hoaks yang Dialamatkan Kepada Veronica Koman



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH