Jadi Anggota Tidak Tetap DK PBB, Indonesia akan Beri Perhatian Khusus untuk Palestina Dewan Keamanan PBB bersidang di kantor pusat PBB di New York, Amerika Serikat. (ANTARA FOTO/REUTERS/Brendan McDermid)

MerahPutih.Com - Terpilihnya Indonesia menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB memberi tanggung jawab politik yang besar terhadap masalah Palestina. Selama ini, meski Indonesia kerap bersuara keras membela Palestina tapi selalu kandas di tataran keputusan Dewan Keamanan.

Sekarang dalam status sebagai anggota tidak tetap, Indonesia diharapkan berbuat lebih bagi Palestina. Pemerintah Indonesia menyatakan bahwa isu Palestina akan terus mendapatkan perhatian di PBB selama Indonesia menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB untuk periode 2019-2020.

"Isu Palestina akan menjadi perhatian Indonesia selama Indonesia menjadi anggota di Dewan Keamanan PBB," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi melalui konferensi video di Jakarta, Jumat (8/6).

Pernyataan tersebut disampaikan Menlu Retno Marsudi usai mengikuti acara pemilihan anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB dalam Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat, pada Jumat (8/6) pagi waktu setempat).

Menlu Retno Marsudi
Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi menunjukkan syal bergambar bendera Palestina dan Indonesia. (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

Indonesia terpilih sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK-PBB) untuk periode 2019-2020 melalui pemungutan suara atau voting di Majelis Umum PBB tersebut.

"Alhamdulillah di dalam Majelis Umum PBB, Indonesia terpilih sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB mewakili kawasan Asia-Pasifik menggantikan Kazakhstan yang masa keanggotaannya akan berakhir pada akhir 2018," ujar Menlu Retno sebagaimana dilansir Antara.

Indonesia berhasil terpilih menjadi anggota tidak tetap DK PBB periode 2019-2020 dengan mengalahkan Maladewa dengan perolehan 144 suara dari 190 negara anggota PBB yang memberikan suara dalam acara pemilihan di Majelis Umum PBB itu. Sementara Maladewa hanya memperoleh 46 suara.

Markas PBB di New York
Markas PBB di New York, Amerika Serikat (ANTARA FOTO via Reuters)

Indonesia terpilih sebagai anggota tidak tetap DK PBB periode 2019-2020 bersama empat negara anggota PBB lainnya, yakni Afrika Selatan untuk grup kawasan Afrika, Republik Dominika untuk kawasan Amerika Latin dan Karibia serta Jerman dan Belgia untuk kawasan Eropa Barat dan negara lain.

Dalam pernyataannya, Menlu Retno juga mengajak para anggota DK PBB lainnya untuk bekerja lebih baik dalam menghadapi berbagai tantangan dunia.

"Indonesia juga akan mengajak anggota DK PBB lain untuk bekerja lebih efisien, efektif, dan akuntabel untuk bersama-sama menghadaopi tantangan global," ujar Menlu Retno.

Setelah terpilih, Indonesia akan resmi mengisi kursi DK PBB tersebut terhitung 1 Januari 2019.

Indonesia sebelumnya pernah menjadi anggota tidak tetap DK PBB pada periode 1973-1974, 1995-1996 dan 2007-2008.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Israel Mundur Pencalonan Dewan Keamanan PBB, Sisa Tinggal Indonesia dan 5 Negara



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH