Jabodetabek PPKM Level 1, Sebanyak 9.720 Warga Jakarta Masih Berjuang Sembuh dari COVID-19 RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta. (Foto: MP/Dicke Prasetia)

MerahPutih.com - Warga DKI Jakarta dan sekitarnya harus tetap waspada. Penularan tinggi COVID-19 yang masih terjadi menandakan pandemi jauh dari kata berakhir.

Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyebutkan, kenaikan kasus COVID-19 di ibu kota meningkat tajam.

Berdasarkan data Rabu (6/7). tercatat jumlah kasus aktif di Jakarta naik 665 orang.

"Sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 9.720 (orang yang masih dirawat/isolasi),” ujar Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia kepada wartawan, Kamis (7/7).

Baca Juga:

Wagub Bersyukur PPKM Jakarta Kembali ke Level 1, Minta Warga Patuhi Prokes

Kemudian, telah dilakukan tes PCR sebanyak 13.605 spesimen.

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 11.827 orang dites PCR untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.516 positif dan 10.311 negatif.

Selain itu, dilakukan pula tes antigen sebanyak 14.567 orang dites, dengan hasil 535 positif dan 14.032 negatif.

Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 1.251.237. Dengan tingkat kesembuhan 98 persen, dan total 15.327 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,2 persen.

"Sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,6 persen,” ujarnya.

Dwi juga menyebut positivity rate di Jakarta kembali melewati standar organisasi kesehatan dunia (WHO).

Positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 11,4 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 11,5 persen.

WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen.

Baca Juga:

Jabodetabek PPKM Level 1, Tempat Perbelanjaan hingga Kafe Bisa 100 Persen Pengunjung

Sebelumnya, PPKM di wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi) sempat menempati Level 2, tapi kini status PPKM wilayah tersebut turun menjadi Level 1.

Penurunan status level PPKM wilayah Jabodetabek itu berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 35 tentang PPKM pada kondisi COVID-19 di Jawa dan Bali yang diperintahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Perubahan status level PPKM yang terjadi di wilayah Jabodetabek itu disebabkan oleh beberapa alasan dan melalui sejumlah pertimbangan.

Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Adwil dan Wakil Ketua III Satgas Penanganan COVID-19 Nasional Safrizal menyebut, pihaknya telah menganalisis tren kasus COVID-19 di wilayah tersebut.

Analisis yang dilakukan pemerintah itu menunjukkan adanya aglomerasi penurunan kasus COVID-19.

Selain itu, pemerintah juga menganalisis tingkat rawat inap dan angka kasus COVID-19.

Berdasarkan data yang dihimpun tersebut pula, pemerintah mendapati bahwa jumlah rawat inap dan angka kematian akibat kasus COVID-19 masih terbilang rendah.

Safrizal juga menyebutkan bahwa angka tingkat rawat inap dan angka kematian tersebut masih dapat dikendalikan.

Hal ini membuat DKI Jakarta turut diikutsertakan menjadi wilayah dengan status PPKM Level 1.

Berdasarkan beberapa hal dan data yang telah dihimpun tersebut, maka pemerintah melalui keputusan Mendagri menentukan bahwa status PPKM wilayah Jabodetabek pun turun, setelah sebelumnya menduduki status Level 2.

Penurunan status level PPKM ini juga ditujukan pemerintah untuk tetap menjaga aspek kesehatan masyarakat, khususnya bagi mereka yang berada di wilayah Jabodetabek sendiri.

Walaupun status PPKM turun ke Level 1 yang membuat aktivitas masyarakat diperlonggar, pemerintah mengimbau agar masyarakat waspada dan selalu menaati protokol kesehatan.

Selain itu, pemerintah meminta agar masyarakat segera melakukan vaksin dosis ketiga (booster). (Knu)

Baca Juga:

Kembali ke PPKM Level 1, PPKM Level 2 di Jakarta Cuma Satu Hari

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: Kemendikbud Angkat Tenaga Honorer Jadi CPNS Tanpa Tes
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kemendikbud Angkat Tenaga Honorer Jadi CPNS Tanpa Tes

Beredar surat edaran yang mengatasnamakan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan terkait dengan pengangkatan tenaga honorer menjadi CPNS tanpa tes.

Pengamanan di Kompleks Parlemen Diperketat, K-9 Dikerahkan
Indonesia
Pengamanan di Kompleks Parlemen Diperketat, K-9 Dikerahkan

Akses masuk Kompleks Parlemen hanya dibuka untuk umum melalui pintu masuk bagian belakang yaitu di Jalan Gelora

Warga di Tiga Wilayah Jakarta Ini Diminta Waspadai Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang
Indonesia
Warga di Tiga Wilayah Jakarta Ini Diminta Waspadai Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang

Sementara itu, pada malam hari, hujan diperkirakan mengguyur seluruh wilayah DKI Jakarta

Peralatan Keselamatan Jokowi Selama di Kiev: Helm hingga Peluru tanpa Batas
Indonesia
Peralatan Keselamatan Jokowi Selama di Kiev: Helm hingga Peluru tanpa Batas

Kali ini, Jokowi akan mengunjungi negara yang sedang mengalami konflik senjata.

Pasien COVID-19 yang Dirawat di RSDC Wisma Atlet Tak Sampai 200 Orang
Indonesia
Pasien COVID-19 yang Dirawat di RSDC Wisma Atlet Tak Sampai 200 Orang

Pasien sembuh 126.832 orang dan meninggal 596 orang

Ribuan CPNS Tes di UNS Surakarta, Tidak Bawa Sertifikat Vaksin Dilarang Masuk
Indonesia
Ribuan CPNS Tes di UNS Surakarta, Tidak Bawa Sertifikat Vaksin Dilarang Masuk

Sebanyak ribuan orang mengikuti tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) di Auditorium Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (15/9). Peserta tes SKD CPNS diharuskan menyertakan hasil tes PCR dan Antigen serta bukti vaksin.

PSI: Proses Pemecatan Viani dari Anggota DPRD DKI Masih Berjalan
Indonesia
PSI: Proses Pemecatan Viani dari Anggota DPRD DKI Masih Berjalan

Keputusan untuk menindak kader yang sudah melenceng dari nilai perjuangan

Sahroni Apresiasi Kapolri Bantu Sinta Aulia Penderita Tumor
Indonesia
Sahroni Apresiasi Kapolri Bantu Sinta Aulia Penderita Tumor

Langkah Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo membantu Sinta Aulia, anak perempuan penderita tumor tulang menuai apresiasi.

DPD RI Imbau Rakyat Waspadai Masifnya Tawaran Haji Furoda di Medsos
Indonesia
DPD RI Imbau Rakyat Waspadai Masifnya Tawaran Haji Furoda di Medsos

Penawaran Haji Furoda sangat masif ditawarkan di media sosial

Kunjungi Keraton Yogyakarta, Delegasi G20 Disuguhi Bir Jawa dan Makan Malam ala Bangsawan
Indonesia
Kunjungi Keraton Yogyakarta, Delegasi G20 Disuguhi Bir Jawa dan Makan Malam ala Bangsawan

Sejumlah Delegasi negara-negara yang tergabung dalam G20 Environment Deputies Meeting and Climate Sustainability Working Group (EDM-CSWG) mengunjungi Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat di Yogyakarta.