Jabodetabek Naik Level 3, Pengamat: Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen Agak Berat Ilustrasi - Beragam gedung di salah satu kawasan sentrabisnis Jakarta. ANTARA/M Razi Rahman

MerahPutih.com - Peningkatan status di wilayah Jabodetabek, DIY, Bali dan Bandung Raya dari PPKM Level 2 menjadi Level tiga akan berimbas pada pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurut pengamat ekonomi dari Institute For Development of Economic and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira Adhinegara, pengetatan kegiatan masyarakat kembali ini memberatkan pemerintah dalam menumbuhkan ekonomi nasional sebesar 5 persen dalam kuartal pertama 2022 atau Januari, Februari dan Maret.

"Untuk bisa penuhi pertumbuhan total 5 persen di 2022 nampaknya agak berat," kata Bhima kepada Merahputih.com, Selasa (8/2).

Baca Juga:

Di Balik Mulai Pulihnya Pertumbuhan Ekonomi Dalam Negeri

Dengan kenaikan PPKM Level 3 ini, kata dia, aktivitas ekonomi yang sebenarnya sedang tahap recovery bisa menurun kembali. Pertumbuhan kuartal I 2022 pada worst case scenario hanya bisa tumbuh 2-2,5 persen year on year.

"Apalagi di kuartal I masyarakat dihadapkan pada inflasi yang lebih tinggi dari naiknya harga beberapa kebutuhan pokok," jelasnya.

Diperparah lagi, pada kuartal pertama ini tidak ada momen atau hari besar di mana perputaran uang terjadi. Sehingga ekonomi nasional dapat tumbuh seperti yang diinginkan pemerintah.

"Di sisi yang lain Januari-Maret itu low-season karena tidak ada event besar seperti Ramadhan dan tahun baru sehingga pola pengeluaran juga terbatas," ujarnya.

Baca Juga:

Penerbangan Internasional ke Bali Telah Dibuka, Sandi: Bangkitkan Perekonomian

Solusinya untuk menjaga pertumbuhan di kuartal I, lanjut dia, maka daya dorong dari sisi belanja pemerintah harus dipacu, khususnya percepatan realisasi anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di awal tahun.

"Belanja kesehatan juga harus dipastikan terdistribusikan dengan baik, sehingga punya efek pengganda yakni antisipasi penyebaran Omicron sekaligus memacu pertumbuhan industri kesehatan dalam negeri," tuturnya.

Petumbuhan ekonomi Indonesia juga bisa dibantu dengan kinerja ekspor dengan booming harga komoditas yang berlanjut. Tapi perlu dicermati juga dampak kebijakan pengetatan domestic market obligation (DMO) komoditas terhadap permintaan ekspor.

"Omicron juga membuat biaya shipping atau logistik ekspor naik signifikan, karena beberapa negara tujuan utama alami pengurangan tenaga kerja dan pengurangan jam kerja selama pembatasan sosial," tutupnya. (Asp)

Baca Juga:

Pemulihan Ekonomi Tak Ingin Terganggu, Pegawai Hotel di Cirebon Dapat Vaksin Booster

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
DPD Minta Pemda Penghasil Sawit Bangun Pabrik CPO dan Minyak Goreng
Indonesia
DPD Minta Pemda Penghasil Sawit Bangun Pabrik CPO dan Minyak Goreng

"Kita ingin daerah mampu menjadi katalisator ekonomi nasional khususnya dalam pemenuhan kebutuhan pangan daerah. Karena daerah merupakan basis pembagunan pertanian yang sejak awal telah dilengkapi dengan berbagai infrastuktur pendukung utama," ujar Sultan dalam keterangannya, rMinggu (6/3).

Terowongan Stasiun MRT Monas dan Thamrin Telah Tersambung
Indonesia
Terowongan Stasiun MRT Monas dan Thamrin Telah Tersambung

Pembangunan terowongan koneksi Stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta Monas dan Thamrin telah mencapai kemajuan.

Semua Pembalap MotoGP Sudah Tiba di Mandalika
Indonesia
Semua Pembalap MotoGP Sudah Tiba di Mandalika

Pembalap Pertamina Grand Prix Of Indonesia melaksanakan parade bersama Presiden Jokowi di Jakarta, Rabu (16/3).

Bank Dinilai Alami Potensial Loss Jika Beri Kredit Tanpa Agunan Pada Perusahaan Batu Bara
Indonesia
Bank Dinilai Alami Potensial Loss Jika Beri Kredit Tanpa Agunan Pada Perusahaan Batu Bara

Dalam permasalahan pendanaan tanpa agunan atau agunannya tidak sepadan tersebut sudah terjadi potensial loss.

Jakarta Diprediksi Hujan Pada Malam Hari
Indonesia
Jakarta Diprediksi Hujan Pada Malam Hari

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah DKI Jakarta akan diguyur hujan ringan pada Selasa (7/6) malam.

Anies Punya Modal Kuat untuk Bertarung di Pilpres 2024
Indonesia
Anies Punya Modal Kuat untuk Bertarung di Pilpres 2024

Okta menyebutkan Anies juga memiliki modal kuat untuk bertarung pada Pilpres 2024

Idul Fitri 2022 Jatuh pada Esok Hari 2 Mei
Indonesia
Idul Fitri 2022 Jatuh pada Esok Hari 2 Mei

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI telah menetapkan 1 Syawal 1443 Hijriah atau Hari Raya Lebaran Idul Fitri 2022 jatuh pada Senin (2/5) besok.

Jokowi Resmikan Pembangunan Smelter Freeport di Gresik Jawa Timur
Indonesia
Jokowi Resmikan Pembangunan Smelter Freeport di Gresik Jawa Timur

Pada tahun 2021 ditargetkan akan terdapat 23 smelter secara keseluruhan dengan tambahan 4 smelter baru.

Bus Transjakarta Tabrak Pospol, Fakta Anggap Ada Penurunan Kualitas Layanan
Indonesia
Bus Transjakarta Tabrak Pospol, Fakta Anggap Ada Penurunan Kualitas Layanan

Manajemen PT TransJakarta diminta untuk mengambil langkah serius

PKS Minta Pemprov DKI Serius Pencegahan Hepatitis Akut di Sekolah
Indonesia
PKS Minta Pemprov DKI Serius Pencegahan Hepatitis Akut di Sekolah

Ibu Kota Jakarta tengah dihantui dengan penyebaran hepatitis akut misterius yang banyak menyerang anak-anak dan orang dewasa. Data terkini, kasus hepatitis akut di DKI sudah mencapai 21 kasus.