Jabar Siapkan Rp 500 Miliar Hadapi Musim Hujan Tahun Ini Banjir melanda wilayah Kecamatan Dayeuhkolot di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. (ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Bandung)

MerahPutih.com - Akhir-akhir ini hujan deras kerap mengguyur sebagian wilayah Jawa Barat, salah satunya di kawasan Bandung Raya.

Hujan juga memicu banjir di Bandung selatan akibat luapan Sungai Citarum. Banjir dan bencana hidrometeorologi lainnya diperkirakan masih akan terjadi.

Menghadapi hal itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menyiapkan anggaran Rp 500 miliar dari Biaya Tak Terduga (BTT), seperti disampaikan Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum.

Baca Juga:

Antisipasi Bencana Musim Hujan, KAI Siagakan Petugas di Seluruh Perlintasan

Selain menyiapkan anggaran untuk menghadapi musim hujan, Uu juga meminta pemda kabupaten/kota menganggarkan dana BTT demi mengantisipasi hal serupa.

“Kemudian juga saya minta kepada para bupati dan wali kota untuk menganggarkan dana BTT yang memang sesuai dengan situasi dan kondisi alias rasional," ucap Uu.

Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum. (Foto: Biro Adpim Jabar)
Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum. (Foto: Biro Adpim Jabar)

"Pemda Provinsi Jabar menyiapkan Rp 500 miliar untuk itu sebagaimana arahan pemerintah pusat, tetapi ini semua bisa dikeluarkan kalau ada permohonan dari bupati dan wali kota,” tambahnya.

Kepada masyarakat, Uu mengingatkan untuk waspada dan siaga bencana alam dalam menghadapi musim hujan. Potensi tingginya curah hujan membuat sejumlah daerah rawan terjadi bencana hidrometeorologi.

“Saya berharap kepada masyarakat untuk waspada dalam menjelang musim hujan sekarang, memang musim hujan sekarang ini besar, kita juga bisa rasakan dan lama," kata Uu.

Baca Juga:

BPBD Kota Yogyakarta Imbau Warga Waspadai Longsor Talud Usai Hujan Deras

Uu pun menuturkan, Provinsi Jabar sudah menyiapkan sejumlah antisipasi. Salah satunya mengajak organisasi kemasyarakatan (ormas) untuk turut serta menjadi relawan kebencanaan.

“Terutama tentang Relawan Bencana Tagana, ataupun relawan bencana dari ormas seperti di Muhammadiyah ada, di NU juga ada. Sehingga di saat ada bencana terjadi, tidak hanya menunggu pemerintah,” ucapnya.

“Tetapi, ada masyarakat yang ada langsung melaksanakan kegiatan tersebut karena kami yakin mereka sudah memiliki keahlian, karena sudah ada didikan, Santri Tagana dan yang lainnya,” tambahnya. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Warga Kawasan Pegunungan Sumatera Utara Diimbau Waspadai Hujan Lebat

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jokowi Punya Waktu Sebulan Pastikan Sosok Calon Panglima TNI
Indonesia
Perang Lawan Omicron, Luhut: Percepat Vaksin Booster dan Siapkan Isoter di Daerah
Indonesia
Perang Lawan Omicron, Luhut: Percepat Vaksin Booster dan Siapkan Isoter di Daerah

Luhut melihat pengalaman negara lain, perawatan rumah sakit dan tingkat kematian dapat meningkat ketika kasus naik berkali-kali lipat.

Layanan Penerbangan Hampir Pulih 100 Persen Seperti Sebelum Pandemi
Indonesia
Layanan Penerbangan Hampir Pulih 100 Persen Seperti Sebelum Pandemi

AP II menyambut baik relaksasi peraturan perjalanan, dan sejalan dengan syarat perjalanan.

Menteri Harus Mundur Bila Jadi Capres atau Cawapres
Indonesia
Menteri Harus Mundur Bila Jadi Capres atau Cawapres

Pasal 170 ayat (1) Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum terkait pejabat negara yang harus mengundurkan diri apabila menjadi calon peserta pemilu.

Banjir masih Genangi Jakarta, PSI Sebut jadi Catatan Hitam Anies
Indonesia
Banjir masih Genangi Jakarta, PSI Sebut jadi Catatan Hitam Anies

"Ini merupakan catatan hitam Anies Baswedan yang menjabat selama lima tahun belum mampu membenahi banjir di Jakarta,"

Lonjakan Kasus COVID-19 Korsel: 80.000 pada Kamis (1/9)
Indonesia
Lonjakan Kasus COVID-19 Korsel: 80.000 pada Kamis (1/9)

Kasus COVID-19 di Korea Selatan turun ke kisaran 80.000 pada Kamis (1/9).

Cak Imin-Puan Akan Bertemu dalam Waktu Dekat
Indonesia
Cak Imin-Puan Akan Bertemu dalam Waktu Dekat

Ketua DPP PDIP Puan Maharani tengah menjadi sorotan publik dalam safari politiknya ke partai lain.

7 Mal di Serpong Izinkan Masuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun, Berikut Daftarnya
Indonesia
7 Mal di Serpong Izinkan Masuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun, Berikut Daftarnya

Mal di Tangerang Selatan sudah mengizinkan untuk anak dibawah usia 12 tahun dapat memasuki area mall.

PPP Tidak Ingin Mengulang Sejarah Buruk
Lainnya
PPP Tidak Ingin Mengulang Sejarah Buruk

Pergantian jabatan ketua umum dari Suharso Monoarfa kepada Muhammad Mardiono sebagai pelaksana tugas untuk menguatkan konsolidasi partai.

[HOAKS atau FAKTA]: RANS Entertainment Bagikan Hadiah Rp 50 Juta
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: RANS Entertainment Bagikan Hadiah Rp 50 Juta

Beredar informasi berupa pesan berantai melalui aplikasi WhatsApp pengumuman dari tim RANS Entertainment membagikan hadiah sebesar Rp 50 juta.