Jabar Juara Umum PON Papua, Emas Terakhir dari Cabor Renang Pertandingan renang di Kolam Renang Aquatik, Kampung Harapan, Stadion Lukas Enembe. (Foto: MP/Biro Adpim Jabar)

MerahPutih.com - Atlet renang menyumbangkan medali terkhir untuk kontingen Jabar di PON Papua XX/2021. Pada pertandingan terakhir di Kolam Renang Aquatik, Kampung Harapan, Stadion Lukas Enembe, para atlet renang berhasil menambah satu emas, dua perak, dan satu perunggu.

Aflah Fadlan Prawira berhasil menjadi yang tercepat dan berhak atas medali emas di nomor 1.500 meter gaya bebas putra. Sementara Muhammad Fachri meraih perak di nomor 50 meter gaya dada putra.

Sementara kuartet Aflah Fadlan Prawira - Gerdi Zulfitranto - Triadi Fauzi Sidiq - Erick Ahmad Fathoni berhasil meraih perak di nomor 400 meter gaya ganti putra. Terakhir, Raina Saumi Grahana meraih perunggu di nomor 200 meter gaya kupu – kupu putri.

Baca Juga:

Juara Umum PON Papua, Kontingen Jawa Barat Catatkan Sejumlah Rekor

Sekda Provinsi Jawa Barat sekaligus Chief de Mission Kontingen PON Jabar Setiawan Wangsaatmaja menyaksikan langsung pertandingan renang tersebut, didampingi para pejabat Pemda Provinsi Jabar. Sekda membaur dengan atlet cabor lain dalam memberikan semangat.

Menurut Setiawan, cabor renang ini merupakan salah satu penyumbang terbanyak medali emas pada PON XX tahun ini. Bahkan, perolehan medali tersebut hingga mencapai target yang diinginkan.

"Jadi sangat luar biasa dan untuk aquatic ini pun kita telah mencapai target. Kalau tadi ada 10 emas yang telah diraih totalnya sampai dengan akhir tadi," ungkap Setiawan.

Atlet renang putri Jawa Barat Raina Saumi Grahana memacu kecepatan saat bertanding pada final 400 meter Gaya Bebas Putri PON Papua di Stadion Akuatik, Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura, Papua, Selasa (12/10/2021). Raina Saumi Grahana berhasil meraih medali emas dengan catatan waktu 4 menit 22.02 detik. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/YU
Atlet renang putri Jawa Barat Raina Saumi Grahana memacu kecepatan saat bertanding pada final 400 meter Gaya Bebas Putri PON Papua di Stadion Akuatik, Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura, Papua, Selasa (12/10/2021). Raina Saumi Grahana berhasil meraih medali emas dengan catatan waktu 4 menit 22.02 detik. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/YU

"Jadi harapan-harapan apa yang telah dicanangkan di awal sebetulnya tercapai hingga akhir cabor terakhir yang dipertandingkan di sore ini," imbuhnya.

Setiawan optimistis prestasi gemilang di cabor renang ini dapat dipertahankan di PON selanjutnya yang akan digelar di Pulau Sumatera pada 2024. Pasalnya atlet renang Jabar saat ini rata-rata berusia muda.

"Saya melihat dari strata usia atlet-atlet Jawa Barat sebetulnya kita masih punya harapan. Jadi masih ada beberapa yang memang bisa di PON yang akan datang," tuturnya.

"Bahkan di dua PON yang akan datang pun, kalau melihat dari sisi usia masih cukup," tambah Setiawan.

Setiawan juga mengapreasiasi para atlet PON XX Jabar yang telah berjuang dan berusaha dengan cuaca yang temperaturnya berbeda dengan Jawa.

"Artinya bahwa atlet-atlet Jawa Barat alhamdulillah bisa cepat beradaptasi. Walaupun ada beberapa cabor misalnya voli pantai karena memang terlalu kaget dengan kondisi yang temperaturnya yang cukup panas," ungkapnya.

Baca Juga:

Peran Sponsor di Balik Kesuksesan PON Papua Cabang Atletik

"Tetapi pada umumnya alhamdulillah cepat sekali menyesuaikan," pungkas Setiawan.

Hingga pukul 22.00 WIB, Jabar meraih 133 emas, 105 perak, dan 118 perunggu. Di tempat kedua DKI Jakarta dengan 110 emas, 91 perak, 100 perunggu, disusul Jawa Timur dengan 110 emas, 89 perak, 90 perunggu. Sedangkan tuan rumah Papua harus puas di posisi keempat dengan 93 emas, 67 perak, dan 102 perunggu.

PON sendiri rencananya akan ditutup Jumat (15/10/2021) oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Atlet Jabar Peraih Medali Emas PON Papua Pulang Pakai Bus Umum

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anies Tetap Catat dan Laporkan Angka Kematian COVID-19
Indonesia
Anies Tetap Catat dan Laporkan Angka Kematian COVID-19

Berdasarkan data Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI (Distamhut) ada peningkatan pemakaman pada Maret 2020 mencapai 4.377 pemakaman.

Gubernur Papua Wacanakan Lockdown, Mendagri: Nanti Masyarakat Bingung
Indonesia
Gubernur Papua Wacanakan Lockdown, Mendagri: Nanti Masyarakat Bingung

"Lockdown nanti masyarakat jadi bingung. Belum belum tentu masyarakat juga memahami arti lockdown. Kalau PPKM level 4, 3, 2 sektor itu secara rinci, rigid sekali bentuk-bentuk kegiatan apa saja sektor kegiatannya yang dibatasi," imbuh dia

Hotel Grand Cempaka Jadi Tempat Karantina Atlet DKI Sepulang dari PON
Indonesia
Hotel Grand Cempaka Jadi Tempat Karantina Atlet DKI Sepulang dari PON

Pemprov DKI Jakarta telah memutuskan Hotel Grand Cempaka, Cempaka Putih, Jakarta Pusat sebagai tempat karantina kontingen Atlet DKI sepulang PON.

Warga yang Nekat Mudik ke Jatim Bakal Karantina Mandiri dengan Kocek Sendiri
Indonesia
Warga yang Nekat Mudik ke Jatim Bakal Karantina Mandiri dengan Kocek Sendiri

Hal itu terjadi karena masyarakat tidak lagi disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan

Pemerintah Tambah 6 Perusahaan Pemungut Pajak Digital
Indonesia
Pemerintah Tambah 6 Perusahaan Pemungut Pajak Digital

Saat ini terdapat 51 pelaku usaha pemungut PPN produk digital luar negeri

KPK Perpanjang Penahanan Gubernur Nonaktif Sulsel Nurdin Abdullah
Indonesia
KPK Perpanjang Penahanan Gubernur Nonaktif Sulsel Nurdin Abdullah

KPK memperpanjang masa penahanan Gubernur nonaktif Sulsel Nurdin Abdullah dan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulsel Edy Rahmat.

[Hoaks atau Fakta]: Mutasi COVID-19 Tidak Terdeteksi Tes PCR
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Mutasi COVID-19 Tidak Terdeteksi Tes PCR

Virus Covid-19 mengalami mutasi dan membentuk varian baru yg diberi nama covid-19 B117, virus jenis baru ini sedang mengganas di Inggris dan sudah masuk ke Singapura

Tanggapan DPRD DKI Seorang Influencer Terima Vaksin Ketiga
Indonesia
Tanggapan DPRD DKI Seorang Influencer Terima Vaksin Ketiga

DPRD DKI Jakarta membantah telah memberikan vaksin dosis ketiga atau vaksin booster kepada seorang influencer.

KPK Sita Uang Rp 8 Miliar Terkait Kasus Suap "Ketok Palu" DPRD Jambi
Indonesia
KPK Sita Uang Rp 8 Miliar Terkait Kasus Suap "Ketok Palu" DPRD Jambi

KPK menyatakan sudah menyita uang miliaran rupiah dalam kasus dugaan suap "ketuk palu" Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2017-2018.

Anies Berlakukan WFH 75 Persen bagi Kantor di Zona Merah
Indonesia
Anies Berlakukan WFH 75 Persen bagi Kantor di Zona Merah

Anies Baswedan menetapkan kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) 75 persen bagi pegawai perkantoran swasta dan pemerintah yang berada di zona merah.