Jabar Cari 1.500 Investor Buat Pulihkan Ekonomi Presiden Jokowi didampingi Menhub, Seskab, dan Menteri PUPR meninjau pembangunan Pelabuhan Patimban, di Kab. Subang, Jabar, Jumat (29/11) siang. (Foto: Jay/Humas)

MerahPutih.com - Provinsi Jawa Barat terus gencar mempromosikan investasi di era pandemi COVID-19. Investasi diharapkan bisa menjadi jalan keluar di tengah terpaan krisis ekonomi akibat pandemi COVID-19.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jabar Noneng Komara, memaparkan, upaya mempromosikan investasi di Jawa Barat ialah lewat The 3rd West Java Investment Summit (WJIS) 2021 pada 21-22 Oktober 2021 di Savoy Homann, Kota Bandung.

Baca Juga:

Jokowi Minta TNI Fokus Investasi Dibanding Belanja Pertahanan

WJIS 2021 merupakan rangkuman dari seluruh event promosi yang sudah dilakukan sepanjang 2021. Ada 17 business meeting dengan investor dari 15 negara yang telah terselenggara pada 2021.

"WJIS merupakan agenda promosi tahunan yang sudah kita lakukan selama tiga tahun (2019, 2020, dan 2021)," kata Noneng Komara.

Menurut Noneng Komara, WJIS 2021 bisa menjadi sarana komunikasi yang baik untuk investor yang hendak menanamkan modal ke Jabar.

WJIS 2021 sendiri mengambil tema "Navigating Post-COVID World: Investment Growth for Resilient West Java." Tema tersebut berangkat dari kondisi perekonomian Jabar yang sempat terganggu pandemi COVID-19.

"Kita harapkan investasi bisa menjadi salah satu jalan keluar sekaligus menyongsong kondisi ekonomi pasca-COVID-19. Kita juga menunjukkan ketangguhan investasi di Indonesia, bahwa Jabar investasinya masih tangguh," ucapnya.

Noneng mengatakan, ada sejumlah agenda penting dalam WJIS 2021. Salah satunya adalah penyerahan secara simbolis Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2021 tentang Percepatan Pembangunan Kawasan Rebana dan Kawasan Jabar Bagian Selatan dari pemerintah pusat kepada Gubernur Jabar.

"Ini penting, bukan hanya sebuah seremoni. Tapi akan menambah keyakinan atau kepercayaan investor untuk berinvestasi di kawasan baru tersebut," katanya.

Ia berharap, WJIS menjadi titik awal pengembangan investasi baru.

"Kalau Rebana sudah mulai tahun kemarin, dan Jabar Selatan akan kita mulai sekarang dengan penandatanganan MoU enam kepala daerah di Jabar Selatan. Dengan dua kawasan dibangun, ada keselarasan antarwilayah," imbuhnya.

Ada sekitar 30 proyek investasi yang akan dipromosikan dalam WJIS 2021. Nilai investasi dari ke-30 proyek tersebut mencapai Rp 41 triliun. Menurut Noneng Komara, pihaknya menargetkan 1.500 investor dari seluruh dunia hadir dalam WJIS 2021.

"Sudah ada penandatanganan MoU antara BUMD dan investor, antara govenrment juga. Total (nilai investasi) Rp6,5 triliun. Kita juga diamanatkan untuk mengawal proyek-proyek strategis nasional. Ada 11 proyek, salah satunya adalah Hyundai," ucapnya.

Noneng Komara menuturkan, dalam WJIS 2021, pihaknya akan memberikan penghargaan kepada Pemda Kabupaten/Kota di Jabar yang memiliki kinerja terbaik untuk mendorong investasi. Penghargaan pun bakal diberikan kepada pelaku usaha yang sudah melaksanakan kewajiban sebagai investor.

"Tentu saja (penghargaan bagi kabupaten/kota) tidak hanya dilihat dari besaran realisasi investasi, tetapi juga dilihat dari pertumbuhan realisasi investasinya dan kinerja selama ini. Jadi akan ada dua awarding pada hari pertama," tuturnya.

Pembangunan infrastruktur. (Foto: BKP Kementerian PUPR)
Caption

Operations Director PT PMSE Dimas Kaharudin mengatakan, WJIS merupakan sarana yang baik untuk menghubungkan proyek-proyek pembangunan dengan investor.

"Kami melihat satu yang unik karena kita bisa bertemu langsung dengan pemerintah yang mengelola investasi, di mana di situ juga sudah disiapkan list investasinya. Itu sangat bagus sekali," kata Dimas.

Dimas juga menyatakan, Jabar memiliki iklim investasi yang baik. Selain itu, proses perizinan berjalan optimal. "Kami sudah membuktikan bahwa iklim investasi di Jabar dan pelayanan sangat baik sekali," katanya.

Jabar sendiri dinyatakan sebagai destinasi investasi terbaik di Indonesia meski dalam situasi pandemi COVID-19. Pada semester I 2021, Jabar menempati peringkat pertama realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dengan total Rp 72,46 triliun. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Nilai Investasi di Jawa Barat Mencapai Rp 72,46 Trilliun

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ketua DPD RI Sebut Big Data Luhut Berita Bohong
Indonesia
Ketua DPD RI Sebut Big Data Luhut Berita Bohong

Ketua DPD RI LaNyalla Mattalitti kembali menyinggung soal big data yang dimiliki oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan. LaNyalla menyebut big data yang diklaim Luhut memuat keinginan masyarakat untuk menunda Pemilu 2024 adalah sebagai berita bohong.

Sikap PDIP Terhadap Usulan Penundaan Pemilu 2024
Indonesia
Sikap PDIP Terhadap Usulan Penundaan Pemilu 2024

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan wacana penundaan Pemilu yang diusulkan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut tidak memiliki landasan hukum yang kuat.

DPR Sebut Kebijakan Pemerintah Soal BBM Tidak Jelas
Indonesia
DPR Sebut Kebijakan Pemerintah Soal BBM Tidak Jelas

Kebijakan pemerintah tentang penyediaan, pendistribusian dan harga jual bahan bakar minyak (BBM) sebagaimana disebutkan Perpres nomor 117 tahun 2021 dianggap tidak jelas.

Hunian Sementara Bagi Korban Letusan Semeru Rampung Sebelum Ramadan
Indonesia
Hunian Sementara Bagi Korban Letusan Semeru Rampung Sebelum Ramadan

Pembangunan huntara bagi warga terdampak bencana awan panas guguran Gunung Semeru akan terus dipercepat.

Bripda Polisi yang Ditembak di Sukoharjo, Ternyata Pelaku Pemerasan
Indonesia
Bripda Polisi yang Ditembak di Sukoharjo, Ternyata Pelaku Pemerasan

Status Bripda PSS sebagai polisi baru diketahui setelah mendapat perawat luka tembak di rumah sakit.

Bos Perusahaan Pinjol Ilegal Ditangkap saat Hendak Kabur ke Turki
Indonesia
Bos Perusahaan Pinjol Ilegal Ditangkap saat Hendak Kabur ke Turki

Bareskrim Polri membekuk WJS alias BH alias JN, otak dari koperasi simpan pinjam (KSP) yang menaungi sejumlah aplikasi pinjaman online (pinjol) ilegal.

Wilayah Penyangga Jakarta bakal Digempur Vaksinasi COVID-19
Indonesia
Wilayah Penyangga Jakarta bakal Digempur Vaksinasi COVID-19

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus menjelaskan, pergeseran tim vaksinasi ke wilayah penyangga seperti Depok, Kota/Kabupaten Bekasi, Tangerang Kota dan Tangerang Selatan. Nantinya akan berlangsung selama 13 hari ke depan.

Antisipasi Arus Balik, Jadwal Masuk Sekolah di Jabar Diundur
Indonesia
Antisipasi Arus Balik, Jadwal Masuk Sekolah di Jabar Diundur

Para siswa dan tenaga kependidikan di Jabar dapat lebih santai dan tidak melakukan perjalanan di puncak arus balik, karena diprediksi puncak arus balik akan terjadi antara tanggal 6 - 8 Mei 2022.

Antisipasi Libur Iduladha, Polresta Cirebon Gelar Penyekatan Jalur Tol dan Non-Tol
Indonesia
Antisipasi Libur Iduladha, Polresta Cirebon Gelar Penyekatan Jalur Tol dan Non-Tol

Jajaran Polresta Cirebon melakukan penyekatan di jalur tol dan non-tol.

Densus 88 Kembali Ciduk Satu Terduga Teroris di Lampung
Indonesia
Densus 88 Kembali Ciduk Satu Terduga Teroris di Lampung

Densus 88 Antiteror Polri kembali menciduk terduga teroris di Lampung pada Senin (8/11) sore. Dia adalah P alias Mas PUR Bengkel (40).