Izinkan Warga Tadarus di Masjid, Anies: Jangan Buka Masker Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengizinkan umat muslim membaca Al-Quran di Masjid secara bergiliran di tengah pandemi COVID-19. Hanya saja ia mengingatkan untuk tidak abai menjalankan protokol kesehatan (prokes).

"Sebetulnya bukan pada tadarusnya tapi jangun buka maskernya, jaga jarak. Itu yang paling penting," ujar Anies Baswedan di Jakarta, Jumat (9/4).

Baca Juga:

Indonesia Kembali Terima 10 Juta Dosis Vaksin Sinovac Bulan Ini

Pada prinsipnya, kata Anies, Pemerintah DKI tidak melarang warganya untuk beribadah di luar rumah. Tapi harus menaati gerakan 3M, sebab kasus corona di Jakarta masih ada belum hilang dan warga bisa terpapar COVID-19.

"Jadi aktivitas beribadah sesungguhnya bisa tetap dijalankan, yang penting tidak melanggar prokes," urainya.

Jadi orang nomor satu di Jakarta ini mengatakan, jangan sampai karena protokol kesehatan menjadi alasan yang dapat mengurangi salat dan tadarus di bulan puasa ini.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meninjau lokasi kebakaran di Jl. Pisangan Baru III, Matraman, Jakarta, Kamis (25/3/2021). ANTARA/Yogi Rachman
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meninjau lokasi kebakaran di Jl. Pisangan Baru III, Matraman, Jakarta, Kamis (25/3/2021). ANTARA/Yogi Rachman

"Tadarus jalan terus, salat bisa. Yang penting jaga jarak yang penting pakai masker tanpa pernah dilepas," urainya.

Seperti diketahui, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy menyampaikan, pemerintah memperbolehkan pelaksanaan salat Tarawih dan salat Idul Fitri di luar rumah.

Baca Juga:

Anies: 1,8 Juta Warga Jakarta Telah Disuntik Vaksin

Hanya saja Menteri PMK meminta masjid dan warga harus tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat.

"Khusus kegiatan ibadah selama ramadan dan Idulfitri, yaitu tarawih dan salat id, pada dasarnya dibolehkan, yang harus dipatuhi adalah protokol kesehatan dilaksanakan dengan sangat ketat," ujar Menteri Muhadjir dalam konferensi pers, Senin (5/4). (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kelompok Buruh Tuntut Pembayaran THR Lebaran 2021 Dibayar Penuh
Indonesia
Kelompok Buruh Tuntut Pembayaran THR Lebaran 2021 Dibayar Penuh

"Maka kami minta tidak ada lagi yang namanya mencicil untuk bayar THR," ujar Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal dalam konferensi pers virtual, Senin (5/4).

Dalih Pengacara Tolak Jerat Pidana Pada Rizieq
Indonesia
Dalih Pengacara Tolak Jerat Pidana Pada Rizieq

Penerapan Pasal 160, apalagi dengan Pasal 93 yang tidak ada unsurnya memenuhi kondisi kedaruratan kesehatan masyarakat.

Erick Pecat Direksi Kimia Farma Diagnostika Terkait Kasus Alat Rapid Test Bekas
Indonesia
Erick Pecat Direksi Kimia Farma Diagnostika Terkait Kasus Alat Rapid Test Bekas

"Langkah (pemberhentian) ini mesti diambil. Selanjutnya, hal yang menyangkut hukum merupakan ranah dari aparat yang berwenang," kata Erick

Pesan Natal dari Dirkrimsus Polda Metro di Situasi Pandemi COVID-19
Indonesia
Pesan Natal dari Dirkrimsus Polda Metro di Situasi Pandemi COVID-19

Pria lulusan Akpol 1988 ini berharap, Natal kali ini bisa dijadikan momentum masyarakat untuk berdoa agar selalu diberi kesehatan dan angka COVID-19 semakin turun.

Klarifikasi William PSI soal Minta Kenaikan Dana Partai di Tengah Pandemi
Indonesia
Klarifikasi William PSI soal Minta Kenaikan Dana Partai di Tengah Pandemi

Anggota Komisi A DPRD ini mengatakan potongan suara tersebut tidak mencerminkan substansi rapat.

Bersiap Kuliah Tatap Muka, 19.166 Tenaga Pendidik Perguruan Tinggi Sudah Terima Vaksin
Indonesia
Bersiap Kuliah Tatap Muka, 19.166 Tenaga Pendidik Perguruan Tinggi Sudah Terima Vaksin

Vaksinasi dosen dan tenaga kependidikan menjadi kunci utama sebelum menggelar pendidikan tatap muka

Proses Tahapan Vaksinasi Kini Dipercepat
Indonesia
Proses Tahapan Vaksinasi Kini Dipercepat

Dalam proses vaksinasi, peserta harus melewati empat meja

Liburan Panjang Imlek, 146 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta
Indonesia
Bareskrim Garap Tersangka Kasus Kebakaran Kejagung
Indonesia
Bareskrim Garap Tersangka Kasus Kebakaran Kejagung

Mereka merupakan tukang bangunan, mandor, bos penyedia bahan pembersih lantai, hingga pejabat Kejaksaan Agung RI

Keterlibatan Sekjen Kemensos dalam Kasus Suap Bansos Terbongkar
Indonesia
Keterlibatan Sekjen Kemensos dalam Kasus Suap Bansos Terbongkar

Hartono Laras diduga juga mengetahui adanya perintah dari Juliari Peter Batubara