Iuran BPJS Naik, Fadli Zon: Rakyat sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Lalu Dilindas Mobil Ilustrasi (ANTARA)

Merahputih.com - Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Fadli Zon menilai, kenaikan Iuran BPJS Kesehatan di tengah pandemi corona membuat banyak pihak geram. Kenaikan iuran BPJS ketika masyarakat tengah dilanda pandemi corona adalah keputusan yang absurd.

"Kenaikan iuran BPJS di tengah pandemi dan setelah ada keputusan MA menurunkannya, benar-benar absurd," tulis Fadli dalam keteranganya, pada Kamis (14/5).

Baca Juga:

Naikan Iuran BPJS, Pemerintah Dinilai Pusing Anggaran Negara Tekor Karena Corona

Fadli melihat rakyat mendapat masalah bertubi-tubi hingga ia mendesak agar Presiden Jokowi membatalkan keputusan tersebut.

Di situasi pandemik yang saat ini melanda Indonesia, seharusnya kebijakan-kebijakan yang dinilai membebani keuangan rakyat tidak perlu dilakukan.

Logo BPJS Kesehatan (Foto: antaranews)
Logo BPJS Kesehatan (Foto: antaranews)

Bahkan, lanjut Fadli, kebijakan Presiden Joko Widodo tersebut meresahkan masyarakat. “Rakyat sudah jatuh tertimpa tangga lalu seperti dilindas mobil,” ujar anggota Komisi 1 DPR ini.

“Selain bertentangan dengan akal sehat, resep ini makin miskinkan rakyat,” imbuhnya.

Fadli Zon berharap agar Presiden Joko Widodo membatalkan terlebih dahulu kebijakan kenaikan iuran BPJS tersebut. “Kesengsaraan rakyat tambah meroket. Batalkan lah!,” harapnya.

Baca Juga:

Naikan Iuran BPJS, Jokowi Dinilai Tidak Memiliki Empati Kepada Rakyat

Diketahui bahwa Presiden Jokowi menaikkan kembali iuran BPJS Kesehatan yang akan berlaku mulai 1 Juli 2020. Keputusan itu tercantum dalam Perpres Nomor 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua Atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

Dalam Perpres tersebut, disebutkan jika iuran BPJS Kesehatan Kelas 1 naik menjadi Rp. 150.000. Kelas II naik menjadi Rp. 100.000 dan Kelas III naik menjadi Rp. 35.000. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Soal RUU Pemilu, Pimpinan DPR Tunggu Surat Resmi dari Fraksi
Indonesia
Soal RUU Pemilu, Pimpinan DPR Tunggu Surat Resmi dari Fraksi

Wakil Ketua DPR Aziz Syamsuddin mengatakan, pihaknya masih menunggu surat dari seluruh fraksi di Senayan terkait dengan keputusan Revisi UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Anies Targetkan 80% Trans-Jakarta Pakai Bus Listrik Pada 2030
Indonesia
Anies Targetkan 80% Trans-Jakarta Pakai Bus Listrik Pada 2030

Anies menegaskan bus listrik bukan hanya lebih bersih, bus listrik juga berjalan lebih halus, minim getaran, dan lebih tenang

PKS Sebut Ada Invisible Hand di Balik Penolakan RUU Pemilu
Indonesia
PKS Sebut Ada Invisible Hand di Balik Penolakan RUU Pemilu

PKS menyebut ada invisible hand yang bermain di balik sikap sejumlah partai politik yang "balik kanan" dan menolak revisi UU Nomor 7/2017 tentang Pemilu.

Gaji TGUPP Hanya Dipotong 25 Persen, PDIP: Anies Diskriminatif
Indonesia
Gaji TGUPP Hanya Dipotong 25 Persen, PDIP: Anies Diskriminatif

Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta kritik kebijakan pemprov yang hanya memotong penghasilan anggota Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) 25 persen dalam pemulihan Jakarta di tengah pandemi COVID-19.

Bareskrim Tangkap Pelaku Pencucian Uang dan Penipuan Daring Grabtoko
Indonesia
Bareskrim Tangkap Pelaku Pencucian Uang dan Penipuan Daring Grabtoko

Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap tersangka berinisial YMP (33) pelaku penipuan daring dan pencucian uang.

Anies Ancam Cabut Izin Kantor dan Mal Jika Langgar Protokol Kesehatan di Masa Transisi
Indonesia
Anies Ancam Cabut Izin Kantor dan Mal Jika Langgar Protokol Kesehatan di Masa Transisi

"Mari kita semua ikut mengawasi dan bila menemukan penyimpangan, tegur, laporkan kepada kita," tutur dia.

DPR Nilai Pemerintah 'Kawal' Kepulangan Djoko Tjandra ke Indonesia
Indonesia
DPR Nilai Pemerintah 'Kawal' Kepulangan Djoko Tjandra ke Indonesia

Benny mengatakan bahwa jelas sekali kronologi adanya skenario agar Djoko Tjandra bisa masuk dan lolos hingga meninggalkan Indonesia dengan aman.

Cerita Eks Gubernur DKI Dapat 'Kiriman', Hanya Ular yang Belum
Indonesia
Cerita Eks Gubernur DKI Dapat 'Kiriman', Hanya Ular yang Belum

Kalau kerjanya biasa-biasa saja, ya susah

Lewat Tol Saat Mudik Tahun Baru, Polisi Bakal Test Antigen Secara Acak
Indonesia
Lewat Tol Saat Mudik Tahun Baru, Polisi Bakal Test Antigen Secara Acak

Selama perjalanan bagi masyarakat yang kondisi kesehatannya kurang sehat, diminta untu mengecek kesehatannya.

Cek Rekening, Subsidi Gaji Tahap IV Cair
Indonesia
Cek Rekening, Subsidi Gaji Tahap IV Cair

Jika minggu kemarin data diserahkan ke kami pada hari Rabu, maka proses check-list maksimal selesai Selasa (hari ini)," kata Ida dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (22/9).