ITS-Unair Kolaborasi Kembangkan Alat Pemeriksaan Pendengaran Alat pemeriksaan pendengaran audiometri portable sesuai standar kesehatan. (Foto: ITS)

MerahPutih.com - Masyarakat dengan gangguan pendengaran di Indonesia kian meningkat. Namun, fasilitas ruang pemeriksaan, tenaga ahli dan alat pemeriksaan saat ini masih sangat terbatas.

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berkolaborasi dengan Universitas Airlangga (Unair) dan RSUD dr Soetomo melakukan pengembangan alat pemeriksaan pendengaran audiometri portable sesuai standar kesehatan untuk memudahkan msayarakat melakukan pengecekan.

Baca Juga:

100 Orang Bakal Disuntik Vaksin Merah Putih Buatan Unair

Alat ini dibesut oleh Laboratorium Vibrasi dan Akustik (Vibrastik) Departemen Teknik Fisika ITS dan didanai Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Alat audiometri ini dikembangkan untuk memonitor level pendengaran seseorang untuk diklasifikasikan sebagai subjek dengan gangguan pendengaran atau berpendengaran normal.

"Alat ini memantau ambang batas pendengaran seseorang dan umumnya pendengaran normal berada di 60 desibel (dB)," jelas Kepala Laboratorium Vibrastik ITS Dr Dhany Arifianto, Kamis (25/8).

Ia menambahkan, alat audiometri dirancang portable dan bisa digunakan di ruang terbuka. Hal ini dilatarbelakangi terbatasnya ruang pemeriksaan yang layak akan mengganggu pasien Tuberculosis Multi Drug Resistant (TB MDR).

"Dengan alat ini, pemeriksaan pendengaran bisa dilakukan di mana saja," ujarnya.

Alat ukur pendengaran ini didesain user-friendly agar bisa digunakan secara mandiri oleh pasien. Cara penggunaan alat yang mengadopsi metode three force choice ini juga sangat mudah.

"Pada alat ukur tertanam tiga tombol, jika naracoba mendengar suara saat lampu LED alat menyala, maka naracoba akan menekan salah satu dari tiga tombol di bawah lampu yang menyala. Satu kali pengambilan data memakan waktu sekitar 10 menit,” terang Dhany.

Menurutnya, hasil dari pengukuran alat berupa audiogram bisa diakses melalui alat elektronik yang sudah terkoneksi dengan alat audiometri via sambungan internet wi-fi.

Audiogram ini nantinya akan dibaca pihak dokter, dan dokter terkait juga yang menentukan apakah pasien mengalami gangguan pendengaran atau tidak berdasarkan grafik level pendengaran.

Dhany menegaskan, alat yang dikembangkan kurun dua tahun ini sudah diujicobakan ke 53 orang berpendengaran normal dan diuji di enam frekuensi berbeda yakni 250, 500, 1.000, 2.000, 4.000, dan 8.000 Hertz (Hz).

Selain itu, pengembangan audiometri ini dikontrol langsung Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan (BPFK) Surabaya untuk memastikan keamanan produk diimplementasikan langsung pada pasien.

"Kedepannya alat ukur ini akan terus dikembangkan dan diperbaharui fitur-fiturnya agar berakurasi lebih tinggi. Harapannya juga bisa digunakan untuk masyarakat, terutama yang ada di puskesmas," katanya.(Andika Eldon / Jawa Timur)

Baca Juga:

AHY Ambil Kuliah Program Doktor Pengembangan SDM Unair

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
85 Juta Pemudik Berangkat Hampir Bersamaan, Skenario Operasi Lapangan Harus Cermat
Indonesia
85 Juta Pemudik Berangkat Hampir Bersamaan, Skenario Operasi Lapangan Harus Cermat

Kelaikan sarana transportasi tentu menjadi perhatian guna meminimalkan kemacetan dan potensi kecelakaan lalu lintas

Volume Kendaraan Arus Balik Melalui GT Cileuyi Bandung Naik 51 Persen
Indonesia
Volume Kendaraan Arus Balik Melalui GT Cileuyi Bandung Naik 51 Persen

Volume lalu lintas transaksi arus balik ke Bandung melalui GT Cileunyi mencapai 82.232 kendaraan atau meningkat 51,95 persen dibanding lalu lintas new normal sebanyak 54.117 kendaraan.

Dishub Sanksi Operator TransJakarta Buntut Kecelakaan Tewaskan Lansia
Indonesia
Dishub Sanksi Operator TransJakarta Buntut Kecelakaan Tewaskan Lansia

Dishub DKI Jakarta akan memberikan sanksi kepada operator bus mitra TransJakarta dan PT TransJakarta buntut kecelakaan tewaskan seorang lansia.

Detail Baju Adat Asal Tanah Banten Yang Dipakai Wapres Ma'ruf Amin
Indonesia
Detail Baju Adat Asal Tanah Banten Yang Dipakai Wapres Ma'ruf Amin

Daun Hanjuang melambangkan perjuangan, sebab tanaman monokotil ini dapat hidup di mana saja.

Menteri Keuangan Era BJ Habibie, Bambang Subianto Tutup Usia
Indonesia
Menteri Keuangan Era BJ Habibie, Bambang Subianto Tutup Usia

Menteri Keuangan Kabinet Reformasi Pembangunan Bambang Subianto meninggal dunia di Jakarta, Jumat (4/11).

Bulog Impor 36.000 Ton Daging Kerbau dari India
Indonesia
Bulog Impor 36.000 Ton Daging Kerbau dari India

Perum Bulog mendatangkan sebanyak 36.000 ton daging kerbau asal India untuk memenuhi kebutuhan pasokan daging masyarakat saat Ramadan dan Lebaran/Idul Fitri 1443 H tahun ini.

Tito Keluarkan Edaran Percepat Vaksinasi Booster
Indonesia
Tito Keluarkan Edaran Percepat Vaksinasi Booster

SE berisi seruan kepada gubernur dan bupati/wali kota itu terkait usaha pencegahan dan penanggulangan COVID-19. Safrizal menjelaskan muatan materi dalam SE tersebut.

Rawan Kebocoran Data, Pemerintah Diminta Perbanyak SDM IT Berkemampuan Tinggi
Indonesia
Rawan Kebocoran Data, Pemerintah Diminta Perbanyak SDM IT Berkemampuan Tinggi

Nurul juga mendorong Pemerintah semakin memperbanyak sumber daya manusia (SDM) di bidang informasi dan teknologi atau IT

Erick Perintahkan Pertamina Siaga Atasi Dampak Penaikan Harga BBM
Indonesia
Erick Perintahkan Pertamina Siaga Atasi Dampak Penaikan Harga BBM

Kementerian BUMN terus mendorong Pertamina dan Telkom dapat meningkatkan optimalisasi layanan MyPertamina agar bisa menjadi sarana bagi masyarakat kurang mampu dalam mengakses BBM subsidi.

Terbukti Berbohong, Dewas KPK Malah Setop Kasus Lili Pintauli
Indonesia
Terbukti Berbohong, Dewas KPK Malah Setop Kasus Lili Pintauli

Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) memutuskan tidak melanjutkan laporan dugaan pembohongan publik Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar, ke persidangan etik.