Isu Reshuffle Kabinet, PAN Dinilai Rugi jika Tak Dapat Kursi Menteri Ilustrasi - Acara pengucapan sumpah jabatan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (12/8). ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma 

MerahPutih.com - Isu reshuffle atau perombakan kabinet pemerintahan Presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin muncul saat Partai Amanat Nasional (PAN) disebut bakal mendapat jatah menteri.

Meski belum dipastikan kebenarannya, namun wacana ini terus bergulir.

Pengamat politik Ujang Komarudin menilai, semua keputusan itu hanya Presiden Jokowi yang mengetahui dan memutuskannya.

Akan tetapi, Ujang melihat, sejatinya potensi PAN untuk masuk kabinet sangat besar.

Baca Juga:

PKB Minta Para Menteri Fokus Bekerja, Tak Perlu Risau Isu Reshuffle

"Soal PAN itu akan masuk koalisi, namun posisinya masih belum tahu akan ditempatkan di kementerian mana. Semua (kembali) tergantung Jokowi," tuturnya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (25/3).

Namun, Ujang menyebut, PAN hanya akan merugi bergabung dengan koalisi, jika tidak mendapat jatah di Kabinet Indonesia Maju.

Pasalnya, kata Ujang, kursi di Kabinet Indonesia Maju merupakan bonus dari pemerintah karena PAN telah mendukung pemerintah.

"Itu soal deal dan soal komitmen Jokowi dengan PAN," kata Ujang.

Dia menyebutkan, jika hal tersebut tidak terjadi, PAN akan merugi bergabung dengan koalisi.

"Untuk apa berkoalisi jika tidak dapat menteri dan hanya gigit jari," jelas Direktur Indonesia Political Review ini.

Baca Juga:

Jokowi Perlu Stabilitas Politik, Reshuffle Sulit Terwujud

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Amanat Nasional Eddy Soeparno mengaku tak mengetahui secara pasti ihwal kabar mengenai perombakan kabinet yang akan dilakukan Presiden Jokowi.

Saat disinggung lebih jauh, informasi yang dimaksud itu berkaitan dengan kabar ada sejumlah kadernya yang akan masuk ke dalam kabinet Jokowi-Ma'ruf, Eddy mengaku tak mengetahui secara pasti apakah kabar tersebut benar adanya.

"Saya sendiri belum tahu. Dalam konteks ini mungkin saya tidak bisa memberikan jawaban yang akurat," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menyebut sampai saat ini belum ada tanda-tanda reshuffle kabinet yang akan dilakukan oleh Presiden Joko Widodo.

"Saya juga heran banyak yang nanya reshuffle, kelihatannya belum ada tanda-tanda," ujar dia.

Menurut Cak Imin, belum ada pembicaraan dengan ketua-ketua umum partai koalisi soal rencana reshuffle.

Terakhir kali, ia mengaku bertemu Jokowi dalam acara pembukaan Sidang ke-144 Inter-Parliamentary Union (IPU) di Bali, Ahad, 20 Maret lalu.

"Saya ketemu beliau di Bali, juga enggak ada cerita reshuffle," ujarnya. (Knu)

Baca Juga:

Surya Paloh Sebut tidak Ada Alasan Reshuffle Kabinet

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Baru Kali Ini, Kapolri Minta Warga Kritik Polisi Lewat Mural
Indonesia
Baru Kali Ini, Kapolri Minta Warga Kritik Polisi Lewat Mural

Kapolri mempersilakan kepada seluruh peserta lomba untuk menghasilkan karya mural dengan sub tema kritikan atau masukan kepada Polri baik dari segi negatif maupun positif.

Beli BBM Bersubsidi Antre Lama, Pertamina Awasi Penjualan di SPBU
Indonesia
Beli BBM Bersubsidi Antre Lama, Pertamina Awasi Penjualan di SPBU

Mengantisipasi kecurangan Pertamina memasang mesin khusus bernama testbox yang dipasang di setiap SPBU,

Pemprov DKI Pastikan Pembangunan Reklamasi Telah Dihentikan
Indonesia
Pemprov DKI Pastikan Pembangunan Reklamasi Telah Dihentikan

Pemprov DKI juga telah memenangkan sebagian besar gugatan dari pihak pengembang

Omicron Masuk Indonesia, Menkes Budi: Tidak Usah Panik
Indonesia
Omicron Masuk Indonesia, Menkes Budi: Tidak Usah Panik

"Tidak usah panik, tetap hidup seperti normal, patuhi protokol kesehatan, patuhi surveilans, lakukan vaksinasi lebih cepat lagi," ujarnya.

Syarat Bagi Masyarakat Lakukan Perjalanan Keluar Daerah Berdasarkan Inmendagri 66/2021
Indonesia
Syarat Bagi Masyarakat Lakukan Perjalanan Keluar Daerah Berdasarkan Inmendagri 66/2021

Pada Inmendagri No 62 Tahun 2021 yang sudah dicabut, syarat vaksin dua kali tidak diatur

Polisi Bongkar Peran Tiga Pelaku Penyebar Hoaks Lewat 'Aktual TV'
Indonesia
Polri Pastikan 7 Penumpang Susi Air Selamat
Indonesia
Polri Pastikan 7 Penumpang Susi Air Selamat

Karopenmas Polri Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan memastikan seluruh penumpang dan kru pesawat Susi Air dinyatakan selamat

Tantangan Andi Widjajanto sebagai Gubenur Lemhannas Versi PPP
Indonesia
Tantangan Andi Widjajanto sebagai Gubenur Lemhannas Versi PPP

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) membeberkan tantangan dan pekerjaan rumah yang harus dilakukan Andi Widjajanto setelah resmi menjabat sebagai Gubernur Lemhannas.

Optimisme Tim Boling Bawa Pulang 2 Emas SEA Games 2021 ke Tanah Air
Indonesia
Optimisme Tim Boling Bawa Pulang 2 Emas SEA Games 2021 ke Tanah Air

Nomor yang berpeluang menyabet emas adalah nomor double putri, double putra dan perorangan.

Cucu Jokowi Masih Dirawat, Gibran Kembali Disposisikan Tugas Pemkot ke Teguh Prakosa
Indonesia
Cucu Jokowi Masih Dirawat, Gibran Kembali Disposisikan Tugas Pemkot ke Teguh Prakosa

Ayah La Lembah, Gibran Rakabuming Raka pun masih mendisposisikan tugas Wali Kota Solo pada Wakil Wali Kota Teguh Prakosa sampai hari Minggu (20/2).