Isu Pergantian Menteri Mencuat, Ketum Golkar Airlangga Sambangi Prabowo Ketum Golkar Airlangga dan Ketum Gerindra Prabowo. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Saat menghangatnya isu pergantian menteri yang diungkapkan Presiden Joko Widodo pada rapat kabinet pertengahan Juni lalu, Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto sambangi kediaman Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin, 6 Juli 2020.

Pantauan Kantor Berita Antara, di lokasi, Ketum Golkar didampingi Wakil Ketua Umum Partai Golkar Azis Syamsuddin, Meutya Hafid, serta Ketua Mahkamah Partai Golkar (MPG) Adies Kadir.

Kedatangan para politisi pendukung pemerintah ini, langsung disambut oleh Prabowo dengan saling menempelkan siku tangan mereka.

Baca Juga:

'Disentil' KPAI, Panitia Apel Siaga Ganyang Komunis Buka Suara

"Enggak boleh (salaman)," kata Prabowo sembari menunjuk ke arah seorang fotografer yang meminta mereka bersalaman.

Dalam pertemuan itu, hadir pula mendampingi Prabowo, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, Sekjen Partai Ahmad Muzani, dan juga Juru Bicara Pribadi Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak.

Setelah menyapa wartawan sebentar, mereka langsung masuk ke rumah untuk melangsungkan pembicaraan. Sementara ini, topik pembicaraan masih belum diketahui.

Sebelumnya, Airlangga dan Prabowo sudah pernah bertemu tanggal 15 Oktober 2019. Kala itu, Prabowo yang mengunjungi kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat. Prabowo mengatakan perasaannya saat itu ibarat kembali ke almamater.

Baca Juga:

Buntut e-KTP Djoko Tjandra, Wali Kota Jaksel: Silakan Tanya Dukcapil DKI

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Kemenko Marves Terus Jalin Komunikasi dengan Investor Terkait Pembangunan Ibu Kota Baru
Indonesia
Kemenko Marves Terus Jalin Komunikasi dengan Investor Terkait Pembangunan Ibu Kota Baru

“Arahan Presiden sudah jelas bahwa saat ini seluruh fokus pekerjaan adalah mencari cara untuk penanganan pandemi Covid-19," kata Jodi

Ruko di Cideng yang Roboh Belum Kantongi Izin Bangun
Indonesia
Ruko di Cideng yang Roboh Belum Kantongi Izin Bangun

Buktinya memang tidak kelihatan yah kalau ada pekerjaan membongkar

Politikus Demokrat: Risma Perlu Belajar Lagi di Kementerian Sosial
Indonesia
Politikus Demokrat: Risma Perlu Belajar Lagi di Kementerian Sosial

Risma diharapkan dapat mendongkrak kinerja Kabinet Indonesia Maju.

Periksa Dugaan Pelanggaran Etik Firli, Kredibilitas Dewas KPK Dipertaruhkan
Indonesia
Periksa Dugaan Pelanggaran Etik Firli, Kredibilitas Dewas KPK Dipertaruhkan

Sidang etik terhadap Fili bisa menjadi momentum Dewas KPK menunjukkan kinerja.

Sandera Korban, 5 Anggota BNN Gadungan Dicokok
Indonesia
Sandera Korban, 5 Anggota BNN Gadungan Dicokok

Mereka melakukan penyekapan terhadap korban serta meminta uang tebusan, di kawasan Depok

 TKA Tiongkok Masuk Indonesia, PKS: Pemerintah Tidak Peka
Indonesia
TKA Tiongkok Masuk Indonesia, PKS: Pemerintah Tidak Peka

"Pemerintah seharusnya membatasi pergerakan Warga Negara Asing (WNA) yang akan masuk ke Indonesia, sebagaimana pemerintah membatasi masyarakatnya sendiri dengan PSBB, termasuk larangan mudik," ujarnya.

PSBB Jakarta tak Berjalan Mulus, Penegakan Hukum Dianggap Tanggung
Indonesia
PSBB Jakarta tak Berjalan Mulus, Penegakan Hukum Dianggap Tanggung

Trubus mengatakan, perihal penegakkan sanksinya harus diperberat. Hal itu dimaksud agar para pelanggar jera.

Gerindra Tegaskan Pansus Banjir Bukan untuk Jatuhkan Anies
Indonesia
Gerindra Tegaskan Pansus Banjir Bukan untuk Jatuhkan Anies

"Kalau mau jatuhkan lewat pansus, sebaiknya banyak belajar dululah," kata Taufik di Jakarta.

Menag Gus Yaqut Punya Tugas Berat Meredam Intoleransi
Indonesia
Menag Gus Yaqut Punya Tugas Berat Meredam Intoleransi

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mewanti-wanti jangan sampai perlakuan diskriminatif atas nama agama justru muncul dari Kemenag.

Update COVID-19 Selasa (5/5): 12.071 Kasus Positif, 2.197 Pasien Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 Selasa (5/5): 12.071 Kasus Positif, 2.197 Pasien Sembuh

"Penambahan pada pasien positif sebanyak 4 kasus," kata Juru Bicara Pemerintah khusus penanganan COVID-19, Achmad Yurianto