Isu Baiat Mencuat, Polri Ingatkan Orang Tua Tak Boleh Lengah Awasi Anaknya Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono memberikan konferensi pres di Gedung Divisi Humas Polri, Jakarta Selatan, Rabu (6/10/2021). ANTARA/HO-Divisi Humas Polri.

Merahputih.com - Isu pembaiatan 59 orang oleh Negara Islam Indonesia (NII) di Garut, Jawa Barat beberapa waktu lalu ramai diperbincangkan.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono mengimbau agar para orang tua lebih memantau aktivitas anak-anaknya ketika berada di luar rumah.

Baca Juga

Hendak Bergabung dengan ISIS, Lima Terduga Teroris Asal Aceh Ditangkap

"Yang tidak kalah penting adalah pengawasan orang tua kepada anak-anak. Tidak boleh lengah dengan situasi sekarang seperti ini, jadi harus diketahui betul anaknya menuntut ilmu dimana ya harus diketahui," kata Rusdi kepada wartawan, Jumat (8/10).

Pemantauan ini, menurut Rusdi akan berguna jika nantinya terjadi perubahan perilaku dari sang anak jika mendapatkan pendidikan yang tidak sesuai.

"Apabila ada perilaku-perilaku yang berubah, harus cepat tanggap sehingga ini menjadi modal bagaimana anak-anak ini betul-betul mendapatkan pendidikan yang sesuai dengan harapan kita bersama," imbuhnya.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono, Selasa (15/6/2021) (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Sebelumnya, 59 remaja di Garut, Jawa Barat dikabarkan melakukan baiat ke ajaran Negara Islam Indonesia (NII).

Polres Garut dibantu Densus 88 Anti-teror Polri bersama Pemerintah Daerah dan Majelis Ulama Indonesia Garut pun turun ke lapangan untuk mengecek dugaan tersebut.

Baca Juga

Densus 88 Turun Tangan Selidiki Dugaan Baiat NII Terhadap Anak-Anak di Garut

"Masih diselidiki kasus tersebut apakah memang telah terjadi pembaiatan atau hanya ajaran-ajaran aliran agama tertentu," kata Rusdi.

Sementara hingga kini, 59 orang yang diduga dibaiat tersebut diberikan pembinaan khusus oleh MUI Garut untuk mendapatkan pendidikan agama yang sesuai. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jenazah Vanessa Angel dan Suami Bakal Dibawa ke Jakarta
Indonesia
Jenazah Vanessa Angel dan Suami Bakal Dibawa ke Jakarta

Kedua jenazah tersebut dibawa dua ambulans ke rumah sakit guna menjalani autopsi.

Kemendagri Siapkan Cetak Biru Ketahanan Bencana Pemda
Indonesia
Kemendagri Siapkan Cetak Biru Ketahanan Bencana Pemda

Pemerintah daerah dapat memitigasi potensi bencana dengan pendekatan responsif, bukan reaktif atau bertindak setelah terjadinya bencana.

Surat Terbuka Irjen Napoleon Disebut Tak Mampu Pengaruhi Penyidikan
Indonesia
Surat Terbuka Irjen Napoleon Disebut Tak Mampu Pengaruhi Penyidikan

Muhammad Kece telah melaporkan kasus ini ke Bareskrim Polri.

Menag: Ada Segelintir Kasus Berupaya Cederai Kerukunan Umat Beragama
Indonesia
Menag: Ada Segelintir Kasus Berupaya Cederai Kerukunan Umat Beragama

Potensi terulangnya kasus serupa di masa mendatang masih terbuka

Asita Keluhkan Lesunya Penjualan Paket Wisata Yogyakarta
Indonesia
Asita Keluhkan Lesunya Penjualan Paket Wisata Yogyakarta

Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengeluhkan masih lesunya penjualan paket wisata dan perjalanan ke DIY.

Perbaikan Ekonomi Lambat Tapi Pasti
Indonesia
Perbaikan Ekonomi Lambat Tapi Pasti

Perbaikan ekononi seiring jumlah dosis vaksin yang disuntikkan kepada masyarakat Indonesia untuk mencapai herd immunity.

Berikut Besaran UMP 2022 Beberapa Provinsi
Indonesia
Berikut Besaran UMP 2022 Beberapa Provinsi

Beberapa daerah sudah mentapkan besaran upah minimum provinsi (UMP) 2022.

Viral Keluarga Bawa Pulang Paksa Jenazah Wanita Positif COVID-19, Polisi Beri Nasihat
Indonesia
Viral Keluarga Bawa Pulang Paksa Jenazah Wanita Positif COVID-19, Polisi Beri Nasihat

Mereka memecahkan kaca pintu lobi RS dan merangsek masuk ke ruang jenazah

KSAD Jamin Dana Operasional RS Lapangan COVID-19 Terpenuhi
Indonesia
KSAD Jamin Dana Operasional RS Lapangan COVID-19 Terpenuhi

Bantuan didapat dari anggaran Angkatan Darat sendiri, kami juga menyisihkan dari penghematan-penghematan anggaran yang ada di Mabes TNI," kata KSAD.