Istri Bangga Novel Baswedan Dipecat KPK Bukan karena Langgar Kode Etik Novel Baswedan cs pamit dari Gedung Merah Putih KPK. (Foto: MP/Ponco Sulaksono)

MerahPutih.com - Istri Novel Baswedan, Rina Emilda, mengaku bangga meski suaminya dipecat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Alasannya, Novel Baswedan dipecat bukan karena melanggar kode etik.

"Saya menjemput dengan bangga karena tidak ada kode etik yang dilanggar," kata Rina di Kantor Dewan Pengawas (Dewas) KPK, Jakarta, Kamis (30/9).

Baca Juga

Tangis Haru Warnai Kepergian Novel Baswedan Cs dari KPK

Novel dipecat lantaran tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) sebagai syarat alih status pegawai menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Menurut Rina, TWK hanya dalih untuk menyingkirkan Novel dan 56 pegawai KPK lainnya yang selama ini gencar memberantas korupsi.

"TWK yang sudah jelas dilanggar dan ada kesengajaan untuk menyingkirkan suami saya," tegas dia.

Novel Baswedan cs pamit dari Gedung Merah Putih KPK. (Foto: MP/Ponco Sulaksono)
Novel Baswedan cs pamit dari Gedung Merah Putih KPK. (Foto: MP/Ponco Sulaksono)

Meski Novel Baswedan tak lagi bekerja di KPK, Rina menegaskan akan selalu mendukung Novel untuk memberantas korupsi di Indonesia.

"Dan saya akan terus mendukung perjuangan (Novel) di luar Gedung KPK ini," tutup Rina. (Pon)

Baca Juga

Bendera Setengah Tiang Berkibar di Gedung KPK

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Menkominfo Ajak Masyarakat Tidak Menyebarkan Video Aksi Teroris di Mabes Polri
Indonesia
Menkominfo Ajak Masyarakat Tidak Menyebarkan Video Aksi Teroris di Mabes Polri

"Jangan sebar foto dan video yang tidak sesuai persyaratan etis dan UU ITE. Saya berharap sekali pada masyarakat lebih cerdas untuk memilih dan memilah agar tidak menyebarluaskan foto dan gambar terorisme," katanya.

Sebelum Jadi Tersangka, Walkot Tanjungbalai Diduga Sempat Dekati Pimpinan KPK
Indonesia
Sebelum Jadi Tersangka, Walkot Tanjungbalai Diduga Sempat Dekati Pimpinan KPK

Diketahui, Syahrial dan penyidik KPK Steppanus Robin Pattuju telah ditetapkan sebagai tersangka suap penanganan perkara dugaan korupsi di Pemkot Tanjungbalai.

Dipecat Firli Bahuri, Eks Pegawai KPK Jadi Tukang Nasi Goreng
Indonesia
Dipecat Firli Bahuri, Eks Pegawai KPK Jadi Tukang Nasi Goreng

Juliandi Tigor Simanjuntak merupakan mantan Fungsional Biro Hukum KPK

Bareskrim Jadwalkan Periksa Sadikin Aksa Pekan Depan
Indonesia
Bareskrim Jadwalkan Periksa Sadikin Aksa Pekan Depan

Bareskrim Polri menjadwalkan periksa mantan Direktur Utama PT Bosowa Corporindo Sadikin Aksa (SA) sebafai tersangka kasus dugaan tindak pidana sektor jasa keuangan.

PPN Naik Berlaku 1 April 2022, UU HPP Bikin Pajak Bertambah Rp 150 Triliun
Indonesia
PPN Naik Berlaku 1 April 2022, UU HPP Bikin Pajak Bertambah Rp 150 Triliun

Tax ratio berpotensi meningkat melalui beberapa peraturan dalam UU HPP yang akan diundangkan seperti perubahan UU Pajak Penghasilan (PPh) yang mulai berlaku pada 2022.

Pengamat Sebut Apa yang Dilakukan Dinar Candy Bukan Kejahatan Serius
Indonesia
Pengamat Sebut Apa yang Dilakukan Dinar Candy Bukan Kejahatan Serius

Penegakan hukum yang kaku terhadap peristiwa ini, justru merugikan Polri itu sendiri

KPK Selidiki Rekanan Kemensos Yang Hanya Pinjam Bendera
Indonesia
KPK Selidiki Rekanan Kemensos Yang Hanya Pinjam Bendera

Salah satu yang akan ditelusuri KPK, yakni mengenai asal usul dan rekam jejak vendor dalam pengadaan dan distribusi bansos.

Aturan Pidana Baru Keluar, Vaksinasi COVID-19 Dinilai Lambat
Indonesia
Aturan Pidana Baru Keluar, Vaksinasi COVID-19 Dinilai Lambat

Sosialisasi yang saat ini harus dilakukan sambil menunggu vaksinasi adalah dengan memberikan informasi baik tentang kebaikan vaksin dan melakukan vaksin agar sehat dan bebas COVID.

Omzet PKL Anjlok 70 Persen Dihantam PPKM, Kemenaker Gelontorkan Bantuan
Indonesia
Omzet PKL Anjlok 70 Persen Dihantam PPKM, Kemenaker Gelontorkan Bantuan

Kemenaker menggelontorkan bantuan uang tunai pada sejumlah kelompok usaha pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di kawasan Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Minggu (8/8).

Dua Lembaga Pendanaan JI Hasilkan Dana Belasan Miliar Per Tahun
Indonesia
Dua Lembaga Pendanaan JI Hasilkan Dana Belasan Miliar Per Tahun

Syam Organizer bisa menghasilkan dana untuk kelompok JI belasan miliar per tahun.