Wisata Indonesia
Istimewa, Pelesir ke Aceh Mesti Ikut Aturan Daerah Berpelesir di Aceh perlu ikut aturan khusus.(foto: unsplash/sangga rima roma selia)

PROVINSI Aceh punya keistimewaan. Selain alamnya yang indah, Aceh juga punya aturan tersendiri. Syariat Islam atau kanun diberlakukan di provinsi paling barat Indonesia itu.

Meskipun demikian, bukan berarti kamu enggak bisa berwisata dan bersenang-senang di Serambi Mekah. Kamu wajib mengenali aturan syariat tersebut lalu menaatinya selama berwisata di Aceh. Mudah kan?

Nah, berikut aturan khusus yang mesti kamu taati saat melancong ke Aceh.

1. Perempuan muslim wajib pakai hijab

Selalu berpakaian sopan dan rapi. (foto: Instagram @trisnadila)

Dengan aturan khusus syariat, wajar jika pemerintah Aceh mewajibkan warga yang perempuan muslim untuk menutup aurat. Selain harus mengenakan hijab, para perempuan juga diminta tidak mengenakan pakaian ketat.

Untuk pelancong, aturan berhijab memang tidak ketat diberlakukan. Namun, buat kamu yang perempuan, enggak ada salahnya dong untuk mengikuti aturan tersebut. Usahakan mengenakan pakaian yang sopan. Pilihlah celana panjang model palazzo dengan blus longgar. Lengkapi juga penampilan kamu dengan syal atau scarf. Tetap nyaman, sopan, dan stylish kan.

2. Wajib celana panjang

long pants
Wajib pakai celana panjang yang tertutup. (foto: unsplash/joel mott)

Sama seperti kaum perempuan, laki-laki di Aceh juga wajib tampil rapi dan sopan. Para pria Aceh umumnya memakai celana panjang dan sarung saat berada di area publik. Susah banget deh menemukan mereka yang bercelana pendek berkeliaran.

Memang enggak tidak ada aturan yang mewajibkan seseorang harus berpenampilan seperti itu. Namun, sebagai pelancong yang bertamu ke rumah mereka, kamu lebih baik tidak menggunakan bawahan pendek di tempat umum seperti pusat perbelanjaan. Selain untuk menghormati, tampilan rapi dan sopan menghindarkan kamu dari sorotan saat berada di Serambi Mekkah.

3. Berboncengan Motor dengan yang Bukan Muhrim

motor
Lebih baik sewa mobil biar aman. (foto: unsplash/chuttersnap)

Kabar larangan berboncengan motor dengan yang bukan muhrim pernah ramai diperbincangkan warganet pada 2015 silam. Untuk itu, ada baiknya kamu menghindari berboncengan motor dengan yang bukan muhrim. Solusinya, kamu bisa menyewa mobil untuk transportasi selama di Aceh. Banyak tempat penyewaan mobil yang bisa kamu datangi, salah satunya di Iskandar Muda Airport Aceh, Kampung Baru, Baiturrahman.

4. Berduaan dengan Bukan Muhrim

pasangan
Jangan berduaan dengan yang bukan muhrim. (foto: unsplash/adhitya anzarokta)

Seperti halnya berboncengan dengan yang bukan muhrim, berduaan dengan yang bukan muhrim juga tidak diperbolehkan. Bahkan, Aceh menerapkan hukum cambuk bagi mereka yang melanggar. Ada baiknya kamu menjaga dan memperhatikan perilaku saat bertandang ke Aceh. Yang paling benar, ketimbang traveling bersama yang belum halal, lebih asyik jalan sama keluarga kan?

Meskipun ada aturan khusus di Aceh, bukan berarti kamu enggak akan bersenang-senang di sana ya. Jadilah pelancong yang keren dengan tetap menghormati aturan dan tata cara setempat.(dwi)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Keraton Kasunanan Surakarta Tiadakan Tradisi Budaya Grebeg Maulud
Tradisi
Keraton Kasunanan Surakarta Tiadakan Tradisi Budaya Grebeg Maulud

Grebeg Maulud yang biasanya diselenggarakan harus ditiadakan karena pandemi COVID-19

Mandeh, Cita Rasa Asli Padang di JHL Solitaire
Kuliner
Mandeh, Cita Rasa Asli Padang di JHL Solitaire

Sensasi merasakan makanan khas Minang di hotel bintang lima.

Tugu Corona Jadi Daya Tarik Wisata Pekanbaru
Travel
Tugu Corona Jadi Daya Tarik Wisata Pekanbaru

Desain Tugu Corona ini begitu menarik.

Domba Padjadjaran Ikon Baru Sumedang
Travel
Domba Padjadjaran Ikon Baru Sumedang

Domba ini merupakan hasil penelitian para dosen Fakultas Peternakan (Fapet) Universitas Padjadjaran (Unpad).

Kemenparekraf Buka Jalur Rempah-Rempah Indonesia-New York
Kuliner
Kemenparekraf Buka Jalur Rempah-Rempah Indonesia-New York

Menghadirkan 4.000 restoran dan nilai ekspor Rp 29 triliun.

Upacara Yadnya Kasada Digelar dengan Prokes Ketat
Tradisi
Upacara Yadnya Kasada Digelar dengan Prokes Ketat

Yadnya Kasada kali ini diselenggarakan secara tertutup untuk umum.

5 Destinasi yang Naik Daun di Masa Pandemi
Travel
5 Destinasi yang Naik Daun di Masa Pandemi

Pandemi justru menciptakan tren baru untuk berwisata.

Malam Tahun Baru, Seluruh Objek Wisata di Yogyakarta Tutup Jam 18.00 WIB
Travel
Malam Tahun Baru, Seluruh Objek Wisata di Yogyakarta Tutup Jam 18.00 WIB

Kebijakan ini dikeluarkan oleh Pemda DIY untuk mencegah kerumunan massa

Dendeng Lambok Nikmat Khas Minang
Kuliner
Dendeng Lambok Nikmat Khas Minang

Pedasnya dijamin bikin kamu makan banyak deh.

Tak Seperti Bali, Wisman ke Yogyakarta Hanya Bawa Hasil Rapid Test
Travel
Tak Seperti Bali, Wisman ke Yogyakarta Hanya Bawa Hasil Rapid Test

mengharuskan setiap wisatawan wajib menyertakan surat keterangan sehat.