Istana Minta Majunya Gibran dan Bobby di Pilkada Tidak Dikaitkan dengan Politik Dinasti Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko di Gedung Bina Graha, Jakarta, Kamis (20-6). (Antaranews/Bayu Prasetyo)

MerahPutih.Com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menilai, majunya dua anggota keluarga Presiden Joko Widodo (Jokowi) yaitu Bobby Nasution dan Gibran Rakabuming ke dunia politik tak ada upaya membangun politik dinasti.

Keduanya, kata Moeldoko, hanya menjalankan hak politik yang melekat dalam diri setiap warga negara.

Baca Juga:

Maju di Pilkada, Gibran dan Bobby Nasution Dianggap Bagian Politik Dinasti Jokowi

"Ini kan proses pembelajaran politik bagi masyarakat. Jadi jangan terus menjustifikasi dinasti politik. Kalau di dalam politik itu, itu aja ketentuannya," kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/12).

Putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming kian mantap maju di Pilwalkot Solo
Gibran Rakabuming Raka menyampaikan keterangan terkait spanduk dukungan yang muncul di Solo, Jawa Tengah, Senin (23/3). (MP/Ismail)

Moeldoko mengatakan, tak ada masalah dalam pencalonan keduanya khususnya berkaitan dengan hak politik masing-masing.

"Sekarang pertanyaannya kepada yang bersangkutan, hak politiknya dicabut enggak? Jawabannya kan itu," ujar Moeldoko.

Menurutnya, anggapan terkait dinasti politik itupun harus diluruskan. Selama hak politik seseorang tak dicabut, maka ia berhak untuk ikut serta dalam politik.

Baca Juga:

Gibran Harus Berjuang Naikkan Popularitas Jika Maju di Pilwalkot Solo

"Kalau di dalam politik itu, itu aja ketentuannya. Role-nya adalah siapa-siapa yang hak politiknya dicabut karena sesuatu, nah itu ga boleh. Tapi kan ini semua orang punya hak politik yang sama," jelas mantan Panglima TNI ini.(Knu)

Baca Juga:

Survei IDM Pilwalkot Medan: Elektabilitas Menantu Jokowi Cuma 5,1 Persen



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH