Istana: Jokowi Berhasil Puaskan TGB Gubernur NTB M Zainul Majdi (kedua kiri) bersama Wakil Ketua WAAG Al Azhar Syeikh Muhammad Abdul Fadil Al Qusi (ketiga kiri), dan Cendekiawan Muslim Quraish Shihab (kiri). (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)

MerahPutih.com - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi menyatakan dukungannya kepada Presiden Joko Widodo untuk maju kembali sebagai presiden di Pilpres 2019.

Menanggapi hal tersebut, Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi, Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Ali Mochtar Ngabalin angkat bicara.

"Dia (TGB) kan masih jadi gubernur dua periode. Selama kepemimpinannya di NTB beliau rasakan bahwa distribusi anggaran dari pusat dan sejumlah proyek luar biasa manfaatnya bagi masyarakat di NTB," kata Ngabalin di JI EXPO, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (7/7).

Menurut dia, TGB merasa puas dengan kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat yang di pimpin Jokowi. Karena itu, di penghujung masa jabatan sebagai gubernur, TGB mendukung kader PDIP itu kembali memimpin Indonesia.

"Hari ini dipenghujung dia berakhir masa periodesasinya, saya percaya kapasitas intelektualnya tidak diragukan ya. Jadi saya percaya kalau beliau mengambil satu keputusan itu pasti lewat istikharah sebagai orang bergama," ujar Ngabalin.

Presiden Jokowi dan TGB berswafoto di Pantai Mandalika, Lombok (Foto: humaspemprovlombok.go.id)

Ngabalin juga meminta semua pihak tidak perlu mempermasalahkan dukungan TGB kepada Jokowi. Politisi Golkar ini menilai wajar seorang warga negara mendukung kembali presiden yang berhasil membawa kesejahteraan untuk rakyatnya.

"Dukung Jokowi dua periode saya fikir sah-sah saja dan tidak boleh membulinya macam-macam. Itu hak pribadi yang harus dihormati sebagai warga negara," tuturnya.

"Saya sedikit merinding dan apa yang salah dari dukungannya kepada Jokowi bahwa lima tahun saja tidak cukup. Dia seorang ulama besar, hafidz Quran dan alumni Al Azhar dan saya bangga sebagai sahabat sebagai seniornya," kata dia menambahkan.

Lebih lanjut, Ngabalin meyakini dengan dukungan TGB perolehan suara Jokowi di NTB pada Pilpres 2019 akan meningkat signifikan. Pasalnya, di Pilpres 2014, perolehan suara Jokowi di NTB kalah dengan pesaingnya Prabowo Subianto.

"Yakin saya. Satu opinion leader NTB, Zainul Majdi. Jadi doakan semua mendapat rahkmat, saya percaya dengan sikap yang diambil TGB itu apresiasi anak bangsa yang top, top, top," Pungkasnya. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Berlibur di Zona Orange dan Merah Berisiko Tertular COVID-19 Lebih Tinggi
Indonesia
Berlibur di Zona Orange dan Merah Berisiko Tertular COVID-19 Lebih Tinggi

Ia menegaskan masyarakat yang tetap melakukan wisata atau berlibur ke zona oranye atau merah, maka risiko tertular COVID-19 jauh lebih tinggi

Ada yang Terjangkit Virus Corona, Ratusan Tamu Hotel di Spanyol Harus Diisolasi
Indonesia
Ada yang Terjangkit Virus Corona, Ratusan Tamu Hotel di Spanyol Harus Diisolasi

Ratusan tamu di sebuah hotel Pulau Tenerife, Spanyol, harus diisolasi selama 14 hari ke depan karena virus corona.

Diperiksa Belasan Jam, Pengacara Djoko Tjandra Langsung Dijebloskan ke Penjara
Indonesia
Diperiksa Belasan Jam, Pengacara Djoko Tjandra Langsung Dijebloskan ke Penjara

Ia ditahan usai menjalani pemeriksaan secara maraton selama lebih dari 18 jam di Mabes Polri.

Kemasan Menarik Dorong Peningkatan Penjualan Produk
Indonesia
Kemasan Menarik Dorong Peningkatan Penjualan Produk

Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia menjadi paradigma baru untuk menciptakan mindset masyarakat agar cinta produk lokal yang berdaya saing.

Warga Terdampak Banjir di Banjar Dievakuasi
Indonesia
Warga Terdampak Banjir di Banjar Dievakuasi

Warga terdampak banjir di Desa Sungai Raya, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, dievakuasi oleh petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapin.

Polri Buka Peluang Olah TKP Ulang Kasus Kematian Mahasiswa UI Akseyna
Indonesia
Polri Buka Peluang Olah TKP Ulang Kasus Kematian Mahasiswa UI Akseyna

TKP bisa dilakukan berulang kali untuk mencari alat bukti baru dalam suatu kasus.

Pemerintah Siapkan Teknologi Baru Lacak Penyebaran Corona
Indonesia
Pemerintah Siapkan Teknologi Baru Lacak Penyebaran Corona

Teknologi tersebut akan terhubung dengan fasilitas layanan kesehatan di setiap daerah

Berikut Sikap Pemerintah Menanggapi Demo Besar-besaran Tolak UU Cipta Kerja
Indonesia
Berikut Sikap Pemerintah Menanggapi Demo Besar-besaran Tolak UU Cipta Kerja

Pemerintah mengeluarkan pernyataan resmi terkait demonstrasi besar-besaran elemen masyarakat dalam penolakan UU Cipta Kerja.

Hasil Negatif Corona Bukan Jaminan Seseorang Tidak Terinfeksi COVID-19
Indonesia
Hasil Negatif Corona Bukan Jaminan Seseorang Tidak Terinfeksi COVID-19

Namun, jika dalam dua kali pemeriksaan hasilnya tetap dinyatakan negatif, maka yang bersangkutan sedang tak terinfeksi

Semua SKPD Pemprov DKI Keberatan Reuni 212, 'Bolanya' di Tangan Anies
Indonesia