Istana Jawab Tudingan Penolakan Revisi UU Pemilu untuk Jegal Anies dan Naikkan Gibran Mensesneg Pratikno (Foto: Biro Pers Setpres/Lukas)

MerahPutih.com - Menteri Sekretaris Negara ( Mensesneg) Pratikno membantah tudingan yang menyebut bahwa penolakan pemerintah terhadap revisi UU Pemilu dan UU Pilkada bertujuan untuk menjegal langkah politik Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

"Nggak ada hubungannya lah itu, sama sekali nggak ada hubungannya," kata Pratikno melalui tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (16/2).

Baca Juga

PKS Khawatir Rencana Pembangunan Jakarta Berantakan Jika Pilkada Digelar 2024

Pratikno mengatakan, Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada dibentuk pada 2016 lalu. Kala itu, Anies masih duduk di kursi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Dalam UU Pilkada diamanatkan bahwa Pilkada digelar secara serentak di seluruh daerah pada tahun 2024 bersamaan dengan Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif.

Menurut Pratikno, aturan itu dibuat tanpa maksud menghambat langkah politik pihak tertentu.

"Justru jangan dibalik-balik juga, jangan UU mau diubah untuk tujuan tertentu," ujarnya.

Menteri Sekretaris Negara Pratikno (Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Menteri Sekretaris Negara Pratikno (Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Pratikno juga menyebut bahwa sikap pemerintah terhadap UU Pemilu dan Pilkada tak berkaitan dengan rencana politik putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka.

Saat UU Pilkada dibuat, Gibran tengah mengembangkan bisnisnya dan belum punya rencana terjun ke politik.

"Mungkin nggak kebayang juga kan maju Wali Kota pada waktu itu," kata Pratikno.

Dia meminta agar publik tidak beropini terlalu jauh terkait hal tersebut. Dia kembali menegaskan UU tersebut sudah ditetapkan pada 2016 dan belum dilaksanakan.

"Mari kita laksanakan jangan sampai kemudian menimbulkan malah ketidakpastian kan UU sudah ditetapkan kok enggak jadi dijalankan," ungkap Pratikno. (Knu)

Baca Juga

Mensesneg Pastikan Pemerintah Tidak Ingin Revisi UU Pemilu

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS Atau FAKTA]: Elektabilitas Anies Melorot Gegara Terapkan PSBB Ketat
Indonesia
[HOAKS Atau FAKTA]: Elektabilitas Anies Melorot Gegara Terapkan PSBB Ketat

Dalam unggahan foto itu, Anies Baswedan tengan melakukan konferensi pers

KPU Terapkan Aturan Baru Pilkada 2020, Apa Saja Isinya?
Indonesia
KPU Terapkan Aturan Baru Pilkada 2020, Apa Saja Isinya?

Komisioner KPU I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi mengatakan aturan tercantum dalam draft uji publik Pilkada Serentak 2020

Satgas COVID-19 Soroti Pelanggaran Protokol Kesehatan Deklarasi KAMI
Indonesia
Satgas COVID-19 Soroti Pelanggaran Protokol Kesehatan Deklarasi KAMI

Ada beberapa pelanggaran protokol kesehatan dalam acara tersebut seperti jarak antarindividu yang sangat rapat dan ada beberapa peserta yang tak mengenakan masker.

Kemenkeu: Kita Sudah Resesi
Indonesia
Kemenkeu: Kita Sudah Resesi

Pertumbuhan ekonomi pada kuartal III mendatang diperkirakan masih akan menyentuh zona negatif yakni antara minus 2,9 persen sampai minus 1 persen.

Polisi Pastikan tak Bawa Senjata Api Saat Pantau Kedisiplinan Warga
Indonesia
Polisi Pastikan tak Bawa Senjata Api Saat Pantau Kedisiplinan Warga

Heru melanjutkan, saat ini pusat keramaian warga tersebar di beberapa lokasi.

Tekan Penyebaran COVID-19, Jurnalis dan Polisi Bagikan Masker di Kawasan Pasar Baru
Indonesia
Tekan Penyebaran COVID-19, Jurnalis dan Polisi Bagikan Masker di Kawasan Pasar Baru

Kedepan, Polres Jakarta Pusat akan memperbanyak lokasi pembagian masker

Kemenkes Jawab Isu Vaksin Sinovac Banyak yang Kedaluwarsa
Indonesia
Kemenkes Jawab Isu Vaksin Sinovac Banyak yang Kedaluwarsa

Vaksin tersebut memiliki tampilan fisik yang berbeda dengan vaksin Sinovac yang didatangkan langsung dari Tiongkok

Pembebasan Pajak Beli Rumah Geliatkan Sektor Properti
KPR
Pembebasan Pajak Beli Rumah Geliatkan Sektor Properti

Dalam jangka menengah juga dapat menggeliatkan kembali sektor properti dan memulihkan perekonomian secara keseluruhan.

KA Bengawan Relasi Purwosari - Pasar Senen Beroperasi Hari Ini
Indonesia
KA Bengawan Relasi Purwosari - Pasar Senen Beroperasi Hari Ini

Tarif KA Bengawan dibandrol seharga Rp74 ribu sekali perjalanan.

Saat Jadi Presiden, SBY Pernah Ikut Campur Urusan Kongres Partai Demokrat
Indonesia
Saat Jadi Presiden, SBY Pernah Ikut Campur Urusan Kongres Partai Demokrat

Loyalitas kader Demokrat saat itu tak bisa dibeli