Istana Duga FPI Ogah Perpanjang SKT Karena Belum 'Move On' Massa Front Pembela Islam (FPI) dalam sebuah aksi di Jakarta. (Foto: ANTARA)

Merahputih.com - Tenaga Ahli Istana Negara Ali Mochtar Ngabalin menduga sikap Front Pembela Islam (FPI) yang mengaku enggan untuk mengurus perpanjangan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) karena masih terbawa suasana Pilpres.

"Masak sih belum move on juga. Ini udah selesai (Pilpres)," jelas Ngabalin di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (22/12).

Baca Juga:

FPI Kecam dan Bakal Melawan Perampasan HAM Etnis Uighur

"Kalau gak mau urus persyaratan, ente (FPI) mau diurus pemerintahan mana? Kecuali dia tinggal di Lebanon atau Yaman," tambah Ngabalin.

Ali Mochtar Ngabalin. (MP/Asropih)

Nantinya FPI akan dilihat apakah bakal menjadi perkumpulan, pengajian atau komunitas. Selain itu, FPI bakal mendapat sorotan lantaran tidak mau memperpanjang izinnya.

"Kalau ente gak mau diurus pemerintah artinya rakyat Indonesia bisa berikan penilaian," ucap dia.

Baca Juga:

Ini Penyebab Kemendagri Tidak Keluarkan SKT Ormas FPI

Seharusnya, jika ingin tetap eksis di Indonesia, FPI harus taat pada aturan yang berlaku di Indonesia.

"Ente gak tinggal di gurun pasir bung. Ente tinggal di Indonesia yang punya aturan dan lainnya. Jangan gitu," kata Ngabalin. (Knu)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH