Israel Masih Sempat Sekali Merudal Gaza saat Hitungan Mundur Gencatan Senjata Api dan asap membubung selama serangan udara Israel di tengah maraknya kekerasan Israel-Palestina, di Jalur Gaza selatan (11/5/2021). (ANTARA FOTO/REUTERS / Ibraheem Abu Mustafa/aww)

MerahPutih.com - Militer Israel dan Hamas masih sempat berbalas serangan sebelum diberlakukannya gencatan senjata di Gaza yang mulai berlaku Jumat (21/5) pukul 02.00 waktu setempat, atau pukul 06.00 WIB pagi tadi.

Berdasarkan laporan Reuters, saat hitungan mundur gencatan senjata pukul 02:00 waktu setempat, serangan roket pejuang Hamas Palestina masih berlanjut. Sebaliknya, Israel meluncurkan setidaknya satu rudal serangan udara ke arah Gaza.

Baca Juga:

Dipimpin Mesir, Isreal-Hamas Sepakat Gencatan Senjata

Hingga siang ini atau sekitar 7 jam setelah gencatan tidak dilaporkan adanya konflik senjata dari kedua belah pihak. Meski demikian, baik Israel atau Hamas sama-sama mengklaim siap membalas pelanggaran gencatan senjata apa pun oleh pihak lawan.

Serangan Israel di Jalur Gaza. (Foto: Antara)
Serangan Israel di Jalur Gaza. (Foto: Twitter)

"Memang benar pertempuran berakhir hari ini tetapi (Perdana Menteri Israel Benjamin) Netanyahu dan seluruh dunia harus tahu bahwa kami tetap waspada dan kami akan terus mengembangkan kemampuan perlawanan ini," kata anggota dari biro politik Hamas Ezzat El-Reshiq, Jumat (21/5).

Sejak pertempuran berlangsung pada 10 Mei, dilansir dari Antara, pejabat kesehatan di Gaza menyebutkan 232 warga Palestina, termasuk 65 anak-anak, tewas dan lebih dari 1.900 orang terluka akibat bombardir udara.

Baca Juga:

Gencatan Senjata Gaza Berlaku, Hamas Tetap Siaga Balas Serangan Israel

Israel sendiri mengaku telah menewaskan setidaknya 160 petempur di Gaza. Sebaliknya, korban tewas dari Israel sebanyak 12 orang, dengan ratusan orang dirawat karena cedera akibat serangan roket Hamas.

Setelah hampir dua pekan meningkatkan eskalasi konflik bersenjata, Pejuang Hamas dan Israel memulai gencatan senjata sejak Jumat (21/5) pukul 02:00 waktu setempat. Mesir berperan sebagai mediator dalam upaya perundingan damai kedua belah pihak, sekaligus mengirim 2 delegasi untuk memantau pelaksanaan gencatan senjata. (*)

Baca Juga:

Tuntutan Indonesia di Hadapan Sidang PBB untuk Hentikan Penjajahan Israel

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
25.000 Orang Indonesia Bakal Magang Kerja di Jepang
Indonesia
25.000 Orang Indonesia Bakal Magang Kerja di Jepang

Saat ini, pemerintah terus melakukan perluasan ke negara-negara lain, seperti Qatar, Australia, dan sebagainya.

Mendag Beri Izin Bulog Impor 500 Ribu Ton Beras
Indonesia
Mendag Beri Izin Bulog Impor 500 Ribu Ton Beras

Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI telah mengizinkan Perum Bulog untuk mengimpor beras dari luar negeri sebanyak 500 ribu ton. Impor beras pun sudah di pesan.

KPK Nyatakan Video Penangkapan Gibran Hoaks
Indonesia
KPK Nyatakan Video Penangkapan Gibran Hoaks

KPK menyatakan video penangkapan Gibran tersebut adalah tidak benar atau hoaks.

Pasukan Brimob Perkuat Keamanan di Dogiyai Papua Tengah
Indonesia
Pasukan Brimob Perkuat Keamanan di Dogiyai Papua Tengah

Dua peleton brimob sudah dikirim ke Dogiyai, Papua Tengah untuk membantu memperkuat keamanan usai aksi kerusuhan.

Irjen Ferdy Sambo Dilaporkan ke KPK
Indonesia
Irjen Ferdy Sambo Dilaporkan ke KPK

Jenderal bintang dua itu dilaporkan lantaran diduga menyuap petugas Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) terkait kasus dugaan pembunuhan Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Brigjen Hendra Perintahkan Anak Buahnya Cek CCTV Sekitar Rumah Ferdy Sambo
Indonesia
Brigjen Hendra Perintahkan Anak Buahnya Cek CCTV Sekitar Rumah Ferdy Sambo

Terdakwa kasus perintangan penyidikan kematian Brigadir Yosua Nofriansyah Hutabarat, Hendra Kurniawan menjalani persidangan perdana.

Tol Pekanbaru-Bangkinang Sudah Siap Digunakan
Indonesia
Tol Pekanbaru-Bangkinang Sudah Siap Digunakan

Tol Pekanbaru - Bangkinang merupakan koridor pendukung atau sirip dari ruas tol Pekanbaru-Padang sepanjang 254 kilometer.

Jokowi Pakai Baju Adat Bangka Belitung saat Hadiri Sidang Tahunan MPR 2022
Indonesia
Jokowi Pakai Baju Adat Bangka Belitung saat Hadiri Sidang Tahunan MPR 2022

Pada hari ini Kepala Negara akan menyampaikan pidato sebanyak dua kali.

Panglima TNI Duga Ada Tersangka Baru dari Kasus Kerangkeng Manusia
Berita
Panglima TNI Duga Ada Tersangka Baru dari Kasus Kerangkeng Manusia

Kasus kerangkeng manusia yang dilakukan oleh Bupati Langkat, Terbit Rencana Perangin-Angin, terus dilakukan pendalaman. Terutama yang melibatkan unsur TNI di dalamnya. Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menyebutkan, tersangka kasus kerangkeng manusia milik Bupati (nonaktif) Langkat, Sumatera Utara, Terbit Rencana Perangin Angin, dari unsur TNI dimungkinkan masih bisa bertambah.

Hari ke-2 di Riau, Jokowi Resmikan Air Minum Regional Dumai
Indonesia
Hari ke-2 di Riau, Jokowi Resmikan Air Minum Regional Dumai

Kepala Negara dijadwalkan menutup rangkaian kunjungan kerja di Riau dengan melakukan peninjauan kawasan PT Pertamina Hulu Rokan Dumai.