Israel Berharap Arab Saudi Izinkan Wilayahnya Dilintasi Pesawat ke Tel Aviv Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersama istrinya Sara. (Instagram/b.netanyahu)

MerahPutih.Com - Arab Saudi sampai sekarang masih menolak wilayah udaranya dilintasi pesawat dengan tujuan Tel Aviv, Israel. Meski sebelumnya sempat ada pembicaraan bilateral antara Israel dan Arab Saudi, namun pihak Riyadh belum menyetujui pesawat dengan tujuan Tel Aviv melintas di atas wilayahnya.

Israel tidak putus asa. Pada Jumat (9/2) seorang anggota kabinet Israel kembali berharap agar Arab Saudi mengizinkan Air India terbang dari dan ke Tel Aviv meluai ruang udara Saudi. Hal ini merupakan prospek yang sejauh ini tidak mendapat perhatian Riyadh walau maskapai itu telah menyatakan rute baru sedang dalam proses.

Arab Saudi tidak mengakui Israel dan pencabutan larangan ruang udaranya masih berlaku meski sudah lebih dari 70 tahun. Hubungan Israel dan Arab Saudi masih diliputi persoalan Palestina. Meski di tepi lain, keduanya merupakan sekutu Amerika Serikat yang memiliki keprihatinan sama atas pengaruh Iran di kawasan tersebut.

Tetapi setelah Air India pada Rabu mengumumkan penerbangan tiga kali seminggu yang direncanakan ke Tel Aviv melintasi ruang udara Arab Saudi, Otoritas Umum Penerbangan Sipil di Riyadh mengatakan pihaknya tidak memberikan izin kepada maskapai itu.

"Tampaknya sudah ada kemajuan terkait penerbangan ke dan dari Israel dan India melintasi Arab Saudi," kata Menteri Eneri Israel Yuval Steinitz, anggota kabinet keamanan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, kepada radio 102 FM Tel Aviv.

Sebagaimana dilansir Antara dari Reuters, saat ditanya tentang keberatan Saudi, Steinitz berkata,"saya harap soal ini akan terselesaikan." Otoritas Bandar Udara Israel mengatakan pada Rabu bahwa layanan baru Air India akan dimulai awal Maret. Air India telah menyatakan layanan tersebut menunggu izin dari regulator penerbangan India.

Maskapai penerbangan Israel El Al, melayani penerbangan empat kali seminggu ke Mumbai dengan waktu tempuh tujuh jam terbang ke Ethiopia dan kemudian bagian timur India, menghindari ruang udara Saudi. Israel media melaporkan waktu tempuh akan berkurang lebih dua jam jika terbang melalui wilayah udara Arab Saudi.(*)


Tags Artikel Ini

Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH