ISKA Galang Donasi Untuk Keluarga Korban Bom Surabaya Personel penjinak bom (Jibom) bersiap melakukan identifikasi di lokasi ledakan Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela di Ngagel Madya, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5). (ANTARA FOTO/M Risyal Hidaya

Merahputih.com - DPD Ikatan Sarjana Katolik (ISKA) DKI Jabodetabek menggalang donasi untuk membantu meringankan keluarga korban serangan terorisme di tiga gereja Surabaya. Donasi ditujukan kepada keluarga petugas keamanan yang gugur dalam tugas karena mencegah pelaku dan mengurangi jumlah korban.

“Donasi nantinya akan diberikan kepada keluarga Aloysius Bayu Wardhana yang telah mencegah pelaku untuk masuk ke dalam gereja,” ujar Ketua DPD ISKA, F Heru Sukrisna dalam keterangan tertulis, Senin (14/5).

Selain itu jika dimungkinkan, donasi akan diberikan juga kepada keluarga korban yang lain. “Penggalangan donasi ini merupakan sebuah langkah kecil yang dapat kami lakukan untuk mendukung keluarga korban dan sebagai bentuk seruan nyata untuk melawan terorisme,” ungkap Heru.

Setiap hasil donasi, nantinya akan laporkan melalui website www.iska.or.id, akun Instagram dan Facebook ISKA DKI Jabodetabek @iskadkijabodetabek. Donasi dapat diberikan melalui DPD ISKA DKI Jabodetabek melalui nomor rekening bersama Bank Mandiri 102-00-0724559-7 atas F. Heru Sukrisna dan Annette Siagian.

Aloysius Bayu Rendra Wardhana. (Facebook)

Rekening Donasi tersebut akan dibuka selama dua minggu mulai 14 Mei hingga 28 Mei 2018. Dan guna memudahkan pengecekan mohon menambahkan nominal Rupiah pada nilai yang ditransfer.

Bayu merupakan Bayu merupakan salah satu korban meinggal tragedi bom di Gereja Santa Maria Tak Bercela, Minggu pagi. Dia adalah penghalau motor pelaku bom Fadil (18) dan Firman Halim (16) yang hendak masuk ke area gereja.

Saat itu, Bayu memang sedang berada di gerbang gereja. Pria yang sehari-hari berprofesi sebagai Weeding Photography itu merupakan koordinator relawan keamanan gereja.

Berdasarkan rekaman cctv, motor pelaku tak bisa masuk ke dalam gereja karena sudah dihalau Bayu. Nah, begitu motor berhenti, boommmm... Bom pun meledak. Nyawa Bayu tak terselamatkan. Namun, berkat upaya Bayu, pelaku tak bisa masuk ke dalam gereja dan tak membuat korban lebih banyak berjatuhan.

bayu

Aksi Bayu menjadi viral. Para netizen pun beramai-ramai mengucapkan terimakasih kepadanya. Salah satunya datang dari pemilik akun twitter @_fransiskancis. "RIP saudara Bayu. Yang berani menghadang motor teroris, sehingga tidak masuk lebih dekat ke dalam gereja. Semoga kebahagiaannya kekal dan upahmu besar di surgaNYA," tulisnya.

Apalagi sebelum menjalankan tugasnya di gereja, Bayu sempat mengunggah status di akun media sosialnya. "Selamat pagi, Tuhan memberkati. Mandi, cuss SMTB. Tugas Negara Memanggil."


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH