Isi Kemerdekaan, Mahasiswa Tel-U Bikin Alat Kupas Kentang untuk UMKM Tim mahasiswa peserta Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Fakultas Rekayasa Industri Telkom University (FRI Tel-U). (Foto: Imanha)

MerahPutih.com - Mengisi kemerdekaan, bisa dilakukan dengan banyak kegiatan bermanfaat. Misalnya menciptakan produk yang membantu pekerjaan para pelaku usaha atau Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Hal ini dilakukan tim mahasiswa peserta Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Fakultas Rekayasa Industri Telkom University (FRI Tel-U) yang membuat alat pengupas kentang yang inovatif. Melalui alat ini, proses pengupasan kentang akan lebih higienis dan efisien.

Baca Juga:

Pelaku UMKM di Bandung Diharap Tak Berhenti Berinovasi di Tengah Pandemi

Dalam percobaan yang dilakukan oleh tim PKM bersama warga di Desa Rajamandala, Kabupaten Bandung Barat, ada perbedaan hasil proses pengupasan kentang secara manual, dan dibandingkan dengan mesin.

"Dari percobaan tersebut kami mendapatkan durasi pengupasan 3 kilogram kentang menggunakan mesin memakan waktu 1 menit, sedangkan 3 kilogram kentang yang dikerjakan oleh 3 orang, total rata-rata waktu yang didapat adalah 9 menit," ujar dosen pendamping mahasiswa PKM FRI, Rosad Ma'ali Elhadi, Jumat (13/8).

Rosad menjelaskan, ide awal dibuatnya alat ini didasari dari banyaknya pengrajin keripik kentang, rumah makan, catering yang harus membutuhkan waktu dalam pengolahan kentang, khususnya proses pengupasan.

Alat pengupas kentang buatan tim mahasiswa peserta Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Fakultas Rekayasa Industri Telkom University (FRI Tel-U). (Foto: Imanha)
Alat pengupas kentang buatan tim mahasiswa peserta Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Fakultas Rekayasa Industri Telkom University (FRI Tel-U). (Foto: Imanha)

"Tujuannya sederhana, kami ingin membantu UMKM yang memiliki usaha berbahan baku kentang, dimana melalui alat ini proses pengolahan kentang akan lebih efisien secara waktu, hemat biaya, lebih higienis dan kapasitas pengolahan yang besar, di mana alat ini maksimal dapat mengolah 5 kilogram kentang sekaligus,” jelasnya.

Hasil karya anak bangsa ini akan diikutsertakan pada acara PKM 2021 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia dan dipersiapkan dalam program Pekan Ilmiah Nasional (PIMNAS) Tahun 2021. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Kepala Daerah Diminta Jangan Ragu Lahirkan Ide, Gagasan dan Inovasi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
UU HPP Diterapkan, Defisit APBN Diproyeksi Bisa Berkurang
Indonesia
UU HPP Diterapkan, Defisit APBN Diproyeksi Bisa Berkurang

Pada 2022, penerimaan negara ditargetkan sebesar Rp 1.846,1 triliun, terdiri dari penerimaan perpajakan Rp 1.510 triliun, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp 335,6 triliun dan hibah Rp 0,56 triliun.

Ubi Cilembu untuk Pertama Kali Diekspor ke Singapura
Indonesia
Ubi Cilembu untuk Pertama Kali Diekspor ke Singapura

Ekspor ubi jalar tersebut dilakukan PT Bona Vista Hikmah di Desa Cilembu, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Kamis (16/9).

Kepercayaan Publik Merosot, KPK Janji Introspeksi Diri
Indonesia
Kepercayaan Publik Merosot, KPK Janji Introspeksi Diri

Hasil survei tersebut menjadi masukan yang penting bagi KPK dalam memperbaiki kinerja ke depan.

Bareskrim Bongkar Penyelundupan Narkoba dari Malaysia, Dikendalikan Tahanan
Indonesia
Bareskrim Bongkar Penyelundupan Narkoba dari Malaysia, Dikendalikan Tahanan

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri membongkar penyelundupan narkotika jaringan Malaysia-Indonesia.

Surat Panggilan Dikirim, Ferdinand Hutahaean Diharap Datang Pekan Depan
Indonesia
Diperiksa Jadi Saksi Korupsi Lahan Munjul, Anies Ungkit Pernah Bantu KPK
Indonesia
Diperiksa Jadi Saksi Korupsi Lahan Munjul, Anies Ungkit Pernah Bantu KPK

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini pun mengungkit sumbangsin dirinya yang pernah ikut membantu dalam beberapa rangkaian kegiatan di lembaga antirasuah tersebut.

Pasien Omicron Bergejalan Ringan, Kemenkes Ubah Aturan Perawatan
Indonesia
Pasien Omicron Bergejalan Ringan, Kemenkes Ubah Aturan Perawatan

Dari total 414 kasus terkonfirmasi Omicron, 99 persen gejalanya ringan dan tanpa gejala. Sedangkan yang masuk kategori sedang atau butuh perawatan oksigen hanya dua orang.

24 Warga Binaan Klas 1 Surakarta Dapat Remisi, Tidak Ada yang Langsung Bebas
Indonesia
24 Warga Binaan Klas 1 Surakarta Dapat Remisi, Tidak Ada yang Langsung Bebas

Sebanyak 24 warga binaan Rutan Kelas I Surakarta, Jawa Tengah mendapatkan remisi dalam perayaan Natal pada Sabtu (25/12). Dari jumlah tersebut tidak ada satu pun yang langsung bebas.

15.202 Meter Persegi Lahan Milik Warga Terancam Tergusur Mega Proyek Gibran
Indonesia
15.202 Meter Persegi Lahan Milik Warga Terancam Tergusur Mega Proyek Gibran

"Penataan simpang tujuh Palang Joglo dengan pembangunan elevated rail harus segera dieksekusi," ujar Gibran

Pelapor Dua Anak Jokowi ke KPK Seret Nama Grup SM
Indonesia
Pelapor Dua Anak Jokowi ke KPK Seret Nama Grup SM

Peristiwa itu terjadi pada Februari 2019 setelah Gibran dan Kaesang membuat perusahaan gabungan dengan anak dari petinggi Grup Sinar Mas.