Tulus Curhat ke Penggemar saat Gelar Konser 'Intim' Tulus menggelar konser 'intim' (Foto: MP/Albi)

PENYANYI Tulus menggelar konser 'intim' agar lebih dekat dengan para penggemarnya pada Selasa (30/7) malam. Konser bertajuk Show Intimate Night with Tulus itu dihelat di the Hall Kasablanka, Jakarta Selatan. Pada konser itu, penyanyi bernama lengkap Muhammad Tulus Rusydi itu membawakan 14 lagu andalannya.

Sebagai pembuka, dirinya menyanyikan dua lagu pertama, Langit Abu-Abu dan Ruang Sendiri. Para penonton pun terlihat menikmati setiap lirik lagu yang dinyanyikan Tulus. Setelah selesai menyanyikan dua lagu itu, ia langsung menyapa penonton dengan begitu akrab.

Baca juga:

Tulus Sukses Membuat Penonton We The Fest 2019 ‘Baper’

"Selamat Malam. Perkenalkan nama saya Tulus. Saya senang pertunjukan malam ini karena waktu ngobrolnya tidak dibatasi, artinya saya bisa ngorbol banyak dengan teman-teman," ujarnya.

Pria 31 tahun itu pun mengaku terkejut karena jumlah penonton yang hadir lebih banyak dari yang dia kira. "Saya enggak nyangka respon teman-teman. Saya jadi deg-degan. Malam ini santai aja ya, saya ingin mengenal teman-teman dan sebaliknya teman-teman juga bisa lebih mengenal saya malam ini," tuturnya kepada penonton.

Setelah menyapa penonton, Tulus pun langsung mencurahkan isi hatinya. Dimulai dari pengalamannya menulis lagu Langit Abu-Abu. Menurutnya, lagu tersebut ia tulis ketika tahapan membuat album ketiganya, Monokrom mencapai 70%.

Tulus menceritakan sejarah beberapa lagunya saat di panggung (Foto: MP/Albi)

Tadinya, lagu tersebut hanya ingin ia rekam. Namun, ia enggak menyangka respon yang diberikan penggemar terhadap lagu itu begitu positif setelah diperkenalkan ke publik. "Akhirnya saya berani bawa ke panggung-panggung. Semoga bisa mewakili isi hati teman-teman," tambahnya.

Kemudian, ia juga menjelaskan maksud dari isi lagu Ruang sendiri. Bagi Tulus, rasa rindu sangat berarti sekali. Rasa rindu juga selalu ia rasakan kepada para penggemarnya.

Baca juga:

Tulus Ingin Indonesia Ramah Disabilitas Saat Tampil di Acara Hari Disabilitas Internasional

Selanjutnya, pria asal Bukit Tinggi itu menyanyikan lima lagu. Di antaranya, Monokrom, Tukar Jiwa, Labirin, Jangan Cintai Aku Apa Adanya, dan Sepatu. Semua lagu tersebut membuat penonton benar-benar baper. Terlihat dari raut wajah mereka yang begitu menghayati setiap alunan lagu.

Sebelum menyanyikan lagu ke-8 (Adu Rayu) Tulus juga sempat menceritakan kenangan masa kecilnya.Ia mengaku menggemari musisi ternama seperti Yovie Widianto dan Glenn Fredly.

Tulus bercerita tentang masa kecilnya ia merupakan penggemar Yovie Widianto dan Glenn Fredly (Foto: MP/Albi)

Seperti diketahui, pada lagu Adu Rayu, Tulus berkolaborasi dengan Yovie dan Glenn. Hal ini kata dia merupakan pencapaian paling berharga yang enggak pernah ia bayangkan. "Seperti mimpi yang bahkan enggak nyangka bernyanyi dengan dua orang hebat ini," ujar Tulus.

Penampilan Tulus lalu dilanjutkan dengan menyanyikan lagu 1000 Tahun Lamanya dan Teman Hidup. Kedua lagu tersebut kembali membuat penonton terhanyut dengan suara merdu Tulus. Banyak juga dari mereka yang ikut bernyanyi.

Barulah akhirnya, ia mengakhiri penampilannya malam itu dengan menyanyikan empat lagu terakhir, Sewindu, Lagu untuk Matahari, Manusia Kuat, dan Cahaya. Sebelum mengakhiri penampilannya, Tulus pun bercerita bahwa lagu Sewindu merupakan lagu pertamanya.

"Ini lagu pertama kali saya mengenalkan ke publik dan tahun ini sudah genap 8 tahun bermusik. Dari hati yang terdalam saya terima kasih atas apresiasi dari hari pertama dan mungkin yang baru mendengarkan lagunya malam ini," tukasnya. (ikh)

Baca juga:

Lagu Adu Rayu, Hasil Kolaborasi Manis dari Yovie, Tulus, dan Glenn

Kredit : digdo


Ikhsan Digdo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH