Isi Brankas 'Koboi' Lamborghini: Granat dan Senjata Laras Panjang Polisi rilis penangkapan Abdul Malik, 'koboi' Lamborghini di Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (31/12). Foto: MP/Kanu

MerahPutih.com - Polisi membongkar brankas milik Abdul Malik, pengusaha 'koboi' Lamborghini yang hampir menembak dua remaja di kawasan Kemang beberapa waktu lalu.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Andi Sinjaya Ghalib menyebut brankas tersebut berisi granat hingga sejumlah senjata api laras panjang dan laras pendek.

Baca Juga

Polisi Temukan Hewan Langka dan Mobil Mewah Lain di Rumah Koboi 'Lamborghini'

"Temuan barang bukti dalam brankas berupa satu buah granat dalam kondisi masih aktif dengan ukuran panjang 10 cm dan diameter 5 cm," kata Andi Sinjaya Ghalib dalam keterangannya, Selasa (31/12).

Selain itu, di dalam brankas terdapat 3 buah pistol, yakni 1 buah Glock 19 kaliber 9 mm berikut 3 magasin, 1 buah Zoraki kaliber 380 auto berikut 1 magasin, dan 1 buah G2 Elite kaliber 9 mm berikut 2 magasin. Polisi juga menyita 3 pucuk senjata api laras panjang, yakni jenis AR 15 dan 2 buah magasin, M4 plus 2 magasin, serta 1 buah shotgun.

Abdul Malik
Polisi rilis penangkapan Abdul Malik, 'koboi' Lamborghini di Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (31/12). Foto: MP/Kanu

"Kemudian kami temukan juga 3.297 butir peluru kaliber 5,56 milimeter, 8 butir peluru hampa, 5 butir peluru dummy, 729 butir Cal 9 mm," imbuhnya.

"Dari keterangan sementara memang dia ini memakai untuk berfoto-foto di rumahnya saja, tidak di tempat yang lain. Tapi ini masih kita dalami," kata Kapolda Metro Jaya Komjen Gatot Eddy Pramono

Baca Juga

Geledah Rumah Pengemudi Lamborghini, Polisi Temukan Peluru Aktif

Gatot tidak percaya begitu saja kepada tersangka. Pihaknya masih akan mendalami penggunaan senjata-senjata itu. Kepada polisi, tersangka mengaku hanya mengoleksi senjata-senjata itu. Namun Gatot menyebut tersangka tidak memiliki izin kepemilikan senjata api tersebut.

"Menurut yang bersangkutan, dia senang mengoleksi. Persoalannya, cara mendapatkan dia itu nggak ada izinnya dan kita punya persyaratan-persyaratan," jelas Gatot.

Polisi saat ini masih menelusuri asal usul senjata api dan barang bukti lainnya itu.

"Masih didalami, dalam waktu dekat akan kita sampaikan kepada rekan-rekan sekalian," imbuhnya.

Seperti diketahui, Abdul Malik ditangkap karena melakukan penodongan terhadap dua orang pelajar di Kemang, Jaksel, pada Sabtu (21/12). Abdul Malik merasa tersinggung karena celetukan 'mobil bos' korban.

Abdul Malik ditangkap di rumahnya di Pasar Minggu, Jaksel, pada Senin (23/12) malam. Dari hasil penyelidikan polisi, mobil Lamborghini milik Abdul Malik ternyata teregister atas nama orang lain.

Baca Juga

Kisah Hijrah 'Anton Medan' Sang Preman Kelas Kakap

Polisi menyita senpi hingga sejumlah peluru dari tersangka. Polisi juga menyita hewan yang diawetkan dari rumah tersangka. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gerindra Secara Terang-terangan Minta PDIP Dukung Riza Patria Jadi Wagub DKI
Indonesia
Gerindra Secara Terang-terangan Minta PDIP Dukung Riza Patria Jadi Wagub DKI

Gerindra memandang partai penguasa dengan 25 kursi di DPRD DKI Jakarta itu menjadi penentu kemenangan Wagub DKI.

Saat Imlek, KPAI Minta Orang Tua Perhatikan Makanan yang Disajikan
Indonesia
Saat Imlek, KPAI Minta Orang Tua Perhatikan Makanan yang Disajikan

Biasanya yang paling menikmati dari kemeriahan Imlek adalah anak-anak.

Jadi Tersangka, Irjen Napoleon Bonaparte Dicekal ke Luar Negeri
Indonesia
Jadi Tersangka, Irjen Napoleon Bonaparte Dicekal ke Luar Negeri

Keduanya yakni Tommy Sumardi selaku diduga pemberi suap dan Napoleon Bonaparte selaku diduga penerima suap.

DPRD DKI Ributkan Revitalisasi Monas, Trubus: Kemarin Kemana Aja?
Indonesia
DPRD DKI Ributkan Revitalisasi Monas, Trubus: Kemarin Kemana Aja?

Semestinya, menurut dia, dewan memantau sejak perencanaan, pelaksanaan dan mengaudit setelah proyek itu selesai

Buka Peluang Kerja Sama KPK, Polri Telusuri Aliran Uang Panas Djoko Tjandra
Indonesia
Buka Peluang Kerja Sama KPK, Polri Telusuri Aliran Uang Panas Djoko Tjandra

Listyo Sigit Prabowo menjanjikan pengusutan tuntas terkait kemungkinan aliran uang itu.

Dua Warga Malaysia yang Dipulangkan dari Wuhan Positif Virus Corona
Indonesia
Dua Warga Malaysia yang Dipulangkan dari Wuhan Positif Virus Corona

Jumlah kumulatif terjangkit corona hingga sekarang adalah 12 kasus.

KPK Tahan 3 Tersangka Baru kasus Korupsi PT DI
Indonesia
KPK Tahan 3 Tersangka Baru kasus Korupsi PT DI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan tiga tersangka baru kasus korupsi terkait penjualan dan pemasaran di PT Dirgantara Indonesia (DI) Tahun 2007-2017.

Menpan-RB Tjahjo Kumolo Puji Langkah Anies soal Penanganan Virus Corona
Indonesia
Menpan-RB Tjahjo Kumolo Puji Langkah Anies soal Penanganan Virus Corona

Tjahjo Kumolo mengapresiasi langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal penanganan virus corona.

H-1 Pilkada Serentak, 49 Ribu TPS Masuk Kategori Rawan
Indonesia
H-1 Pilkada Serentak, 49 Ribu TPS Masuk Kategori Rawan

Jumlah TPS ini tersebar di 21.250 desa/kelurahan pada 30 provinsi yang akan melaksanakan Pilkada Serenrak 2020.

Kombinasi Obat COVID-19 Ditolak BPOM, Tim Peneliti Unair Segera Sempurnakan Uji Klinik
Indonesia
Kombinasi Obat COVID-19 Ditolak BPOM, Tim Peneliti Unair Segera Sempurnakan Uji Klinik

Rektor Unair Prof. Moh. Nasih mengatakan, tim peneliti akan segera mengevaluasi dan membenahi uji klinis yang sudah dilakukan sebelumnya.