Irjen Napoleon Minta Dipindahkan dari Rutan Bareskrim, Singgung Kematian Maaher At-Thuwailibi Irjen Napoleon Bonaparte menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (2/11/2020). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/wsj.

MerahPutih.com - Mantan Kadiv Hubinter Polri Irjen Napoleon Bonaparte meminta majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta untuk memberikan izin agar dipindahkan dari rumah tahanan (rutan) Bareskrim ke rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok.

Alasan pemindahan itu lantaran Irjen Napoleon merasa khawatir dengan kesehatannya. Pasalnya, di rutan Bareskrim sudah tiga tahanan yang meninggal akibat COVID-19.

Permintaan itu diketahui setelah hakim Muhammad Damis, yang mengadili perkara suap penghapusan red notice terpidana korupsi cessie Bank Bali Djoko Tjandra, menginformasikan ada surat permohonan dari Irjen Napoleon.

Baca Juga:

Irjen Napoleon: Tommy Sumardi Karang Cerita Soal Red Notice Djoko Tjandra

"Pada tanggal 16 Februari 2021, kami menerima surat yang diajukan tim pengacara hukum terdakwa berkenaan dengan permohonan agar terdakwa dapat dipindahkan tempatnya di tahan yaitu semula ditahan di rutan Bareskrim dan mohon agar dipindahkan ke rutan Mako Brimob," kata Damis di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (22/2).

Damis meminta kepada jaksa penuntut umum (JPU) untuk mempertimbangkannya. Namun, jaksa Zunaedi yang belum mengetahui alasan permohonan itu menolak permintaan tersebut. Alasannya, selama ditempatkan di rutan Bareskrim tidak pernah ada kendala saat proses persidangan.

Damis kemudian menjelaskan alasan di balik permohonan itu. Salah satunya terkait penyebaran virus corona.

"Ada beberapa alasan yang dikemukakan antara lain adanya peningkatan penyebaran wabah COVID-19 di lingkungan tempat terdakwa ditahan, itu intinya dan dalam surat disebutkan bahwa telah ada tahanan yang meninggal dunia karna terpapar COVID-19," kata Damis.

Mantan Kadiv Hubinter Polri Irjen Napoleon Bonaparte. (Foto: MP/Kanugrahan)
Mantan Kadiv Hubinter Polri Irjen Napoleon Bonaparte. (Foto: MP/Kanugrahan)

Hanya saja, jaksa Zunaedi tetap pada pendapatnya agar majelis hakim menolak permohonan tersebut.

Kemudian, Irjen Napoleon pun menjelaskan alasan permohonan itu. Jenderal bintang dua itu merasa takut terpapar COVID-19 jika tetap ditahan di rutan Bareskrim.

"Saya sudah lebih dari 4 bulan di rutan Bareskrim. Saya hitung 2 bulan terakhir ini, 3 tahanan itu meninggal dunia dengan positif COVID19," ungkapnya.

Baca Juga:

Irjen Napoleon: Kami Korban Malapraktik Penegakan Hukum untuk Jaga Muruah Polri

Bahkan, Irjen Napoleon mengungkapkan rasa takutnya semakin menjadi-jadi ketika melihat jenazah Maaher At-Thuwailibi. Terlebih, sel tahanan Maaher tepat di sebelah ruang tahanannya.

"Yang terakhir 2 minggu lalu, tanggal 8 Februari 2021, tepat hari Senin sepulang dari sini setiba di sel itu jam setengah 8 malam, melintas di depan saya itu jenazah dari Ustaz Maaher yang posisi selnya di sebelah kamar saya persis. Dengan penyakit alasan yang tidak sebutkan Humas Polri," kata dia. (Pon)

Baca Juga:

Irjen Napoleon: Jaksa Tak Bisa Buktikan Suap Hanya Pertemuan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
SPBU Satu Harga di Daerah Terpencil Bikin Sinyal Seluler Hidup 24 Jam
Indonesia
SPBU Satu Harga di Daerah Terpencil Bikin Sinyal Seluler Hidup 24 Jam

Sampai 2020 ini, PT Pertamina (Persero) telah menuntaskan target BBM Satu Harga di 243 titik.

Empat Pedagang Positif Corona, Pasar Kopro Jakbar Ditutup
Indonesia
Empat Pedagang Positif Corona, Pasar Kopro Jakbar Ditutup

Sebelumnya, sebanyak 135 orang pedagang dari penjual sayur, buah, daging di Pasar Kopro menjalani swab test massal.

Peringatan HPN 2021, Gibran Ajak Wartawan Solo Sebarkan Virus Optimisme
Indonesia
Peringatan HPN 2021, Gibran Ajak Wartawan Solo Sebarkan Virus Optimisme

Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) di Solo diperingati secara sederhana di Monumen Pers, Solo, Jawa Tengah, Selasa (9/2).

Ini Hasil Pemantauan Satgas Pangan Polri di Lapangan
Indonesia
Ini Hasil Pemantauan Satgas Pangan Polri di Lapangan

Satgas Pangan akan terus bekerja memantau harga bahan pokok di seluruh Indonesia.

Garuda Siapkan 150 Titik Layanan Tes COVID-19 Biar Masyarakat Mau Terbang
Indonesia
Garuda Siapkan 150 Titik Layanan Tes COVID-19 Biar Masyarakat Mau Terbang

Dengan memperbanyak titik layanan test usap, memudahkan penumpang dalam pemenuhan dokumen penerbangan.

Tanah Longsor Nganjuk, 23 Warga Belum Ditemukan
Indonesia
Tanah Longsor Nganjuk, 23 Warga Belum Ditemukan

BPBD Kabupaten Nganjuk masih mencari 23 warga Desa Ngetos, Kabupaten Nganjuk, yang hingga kini belum ditemukan setelah bencana tanah longsor,.

69.612 Pasien COVID-19 Sembuh dari RSD Wisma Atlet
Indonesia
69.612 Pasien COVID-19 Sembuh dari RSD Wisma Atlet

Sebanyak 69.612 pasien COVID-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, dinyatakan telah sembuh.

Pasien Usia 95 Tahun di Pontianak Sembuh dari COVID-19
Indonesia
Pasien Usia 95 Tahun di Pontianak Sembuh dari COVID-19

Tadjeri Soelaiman (95), satu di antara tujuh pasien lanjut usia dinyatakan sembuh dari COVID-19 dan diperbolehkan pulang ke rumah.

Bank Dunia Ingatkan Pelaksanaan UU Cipta Kerja Harus Konsisten
Indonesia
Bank Dunia Ingatkan Pelaksanaan UU Cipta Kerja Harus Konsisten

UU Cipta Kerja merupakan upaya pemerintah untuk melakukan reformasi besar dalam menjadikan Indonesia lebih kompetitif.

Golkar Sumut Dipimpin Wakil Gubernur Ijeck
Indonesia
Golkar Sumut Dipimpin Wakil Gubernur Ijeck

Musa Rajekshah sebagai nakhoda Partai Golkar Provinsi Sumatera Utara terpilih membangun kesolidan Partai Golkar di Sumatera Utara mulai dari tingkat ranting sampai tingkat pusat.