Irjen Napoleon Bonaparte Resmi Jadi Tersangka Penganiayaan M Kece Kabareskrim Polri, Komjen Pol. Agus Andrianto. ANTARA/HO-Polri

Merahputih.com - Polisi menetapkan Irjen Napoleon Bonaparte sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan Muhamad Kosman alias Muhammad Kece di Rutan Bareskrim.

"Sudah (tersangka) menurut laporan hasil gelar perkaranya," ujar Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto, kepada wartawan, Rabu (29/9).

Agus belum dapat merinci ihwal tersangka lain yang juga dijerat penyidik Bareskrim usai gelar perkara rampung dilakukan Selasa kemarin (28/9). Alasannya, harus dikonfirmasi lebih lanjut ke Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi.

Baca Juga

Penganiayaan Muhammad Kece, Penjaga Rutan Bareskrim Diperiksa Propam

Sementara itu, Divisi Profesi dan Pengamanan (Div Propam) Mabes Polri, hari ini menjadwalkan pemeriksaan terhadap Napoleon Bonaparte. "Hari ini diperiksa di Kantor Biro Provos DivPropam Mabes Polri pukul 10.00 WIB," kata Kepala Divisi Porpam Mabes Polri Irjen Ferdy Sambo.

Sambo mengatakan pemeriksaan dilakukan setelah mendapatkan izin dari Mahkamah Agung (MA) terlebih dahulu. Mengingat Irjen Napoleon merupakan tahanan dari MA dalam perkara suap dan penghapusan "red notice" Djoko Tjandra.

"Mahkamah Agung telah memberikan izin resmi pemeriksaan Irjen NB yang diajukan oleh Divisi Propam Mabes Polri," kata Sambo. Akhirnya, Napoleon diperiksa di Kantor Biro Provos Div Propam

 YouTuber Muhammad Kece, tersangka dugaan penistaan agama tiba di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (25/8/2021). (ANTARA/Laily Rahmawaty)
YouTuber Muhammad Kece, tersangka dugaan penistaan agama tiba di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (25/8/2021). (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Sebelumnya, Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi membeberkan kronologi penganiayaan itu berdasarkan CCTV.

"Diawali masuknya NB (Napoleon Bonaparte) bersama tiga napi lainnya ke dalam kamar korban MK (Muhammad Kece) pada sekitar pukul 00.30 WIB," tutur Andi saat dikonfirmasi, Selasa (21/9).

Setelah berada di sel tahanan M Kece, Andi melanjutkan, Napoleon langsung melakukan tindak penganiyaan. "Dari bukti CCTV tercatat pukul 01.30 WIB, NB dan tiga napi lainnya meninggalkan kamar sel korban," kata Andi.

Aksi penganiayaan di sel tahanan markas pusat Polri itu diduga dilakukan Napoleon dengan tahanan lain. Salah satunya, eks Panglima Laskar Pembela Islam (LPI) yang juga pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Maman Suryadi dan dua napi lainnya merupakan tahanan kasus pidana umum. (Knu)

Baca Juga

Babak Baru Kasus Penganiayaan Muhammad Kece, Polisi Bakal Gelar Prarekonstruksi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Pakar UGM Sebut Keganasan Varian Omicron Belum Terbukti
Indonesia
Pakar UGM Sebut Keganasan Varian Omicron Belum Terbukti

warga masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan dengan adanya varian Omicron. Namun begitu tetap waspada apabila varian ini masuk dan terdeteksi di tanah air.

[HOAKS atau FAKTA] : Login Facebook Wajib Gunakan Sertifikat Vaksin
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Login Facebook Wajib Gunakan Sertifikat Vaksin

Diunggah pada 29 Oktober 2021, unggahan tersebut mendapat 386 suka dan 113 dibagikan oleh pengguna Facebook

Bos BP BUMD DKI Tidak Tahu Pasar Jaya Rekrut Hercules
Indonesia
Bos BP BUMD DKI Tidak Tahu Pasar Jaya Rekrut Hercules

Rosario de Marshall atau Hercules menjadi tenaga ahli Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perumda Pasar Jaya.

Ditangkap KPK, Bupati Kuansing Punya Harta Rp 3,7 Miliar
Indonesia
Ditangkap KPK, Bupati Kuansing Punya Harta Rp 3,7 Miliar

Ketua Golkar Kuansing ini juga tercatat memiliki utang sebesar Rp 285.480.000

Gibran Bikin Aturan Larang Anak Pakai Seragam Sekolah Masuk Mal
Indonesia
Gibran Bikin Aturan Larang Anak Pakai Seragam Sekolah Masuk Mal

Aturan larangan anak sekolah masuk mal telah berlaku dengan Surat Edaran (SE) Wali Kota Nomor 067/4061 tentang PPKM Level 2.

Generasi Milenial Diajak Bertransaksi Nontunai di Jakarta Fair
Indonesia
Generasi Milenial Diajak Bertransaksi Nontunai di Jakarta Fair

Bank DKI turut serta meramaikan event yang digelar dalam rangka menyambut HUT ke-495 Jakarta.

Alasan Polisi Belum Periksa Irjen Napoleon Bonaparte di Kasus Penganiayaan M Kece
Indonesia
Alasan Polisi Belum Periksa Irjen Napoleon Bonaparte di Kasus Penganiayaan M Kece

Polisi belum bisa memeriksa Napoleon Bonaparte terkait kasus dugaan penganiayaan terhadap Muhammad Kece. Tindak penganiayaan ini terjadi di dalam sel tahanan di Rutan Bareskrim Polri.

Analisis Pengamat Soal Airlangga Tunjuk Erwin Aksa Jadi Waketum Golkar
Indonesia
Analisis Pengamat Soal Airlangga Tunjuk Erwin Aksa Jadi Waketum Golkar

Keputusan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menunjuk Erwin Aksa sebagai Waketum Bidang Penggalangan Strategis dinilai merupakan langkah tepat.

LRT Jabodebek Pakai Sistem CBTC GoA Level 3, Berikut Penjelasannya
Indonesia
LRT Jabodebek Pakai Sistem CBTC GoA Level 3, Berikut Penjelasannya

Adapun Grade of Automation level 3 atau GoA3 adalah tingkat otomasi operasional kereta di mana pengoperasian dilakukan secara otomatis tanpa masinis.

Pemprov DKI Jakarta Minta Hotel dan Perkantoran Stop Pemakaian Air Tanah
Indonesia
Pemprov DKI Jakarta Minta Hotel dan Perkantoran Stop Pemakaian Air Tanah

Pemprov DKI Jakarta meminta kepada perkantoran dan hotel untuk menghentikan penggunaan air tanah.