Irjen Napoleon Aniaya M Kece, Petugas Rutan Bareskrim Ikut Terseret Diperiksa Mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri Inspektur Jenderal (Irjen) Napoleon Bonaparte divonis 4 tahun penjara ditambah denda Rp100 juta subsider 6 bulan kurungan, di Pengadilan Tindak Pidana

Merahputih.com - Penyidik Dittipidum Bareskrim Polri akan memeriksa tujuh orang saksi terkait kasus dugaan penganiayaan terhadap tersangka kasus penistaan agama Muhammad Kece di dalam Rutan Bareskrim Polri.

Para saksi itu antara lain penjaga rutan dan tahanan lainnya. Mereka turut terseret dalam aksi penganiayaan yang dilakukan mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri Irjen Napoleon Bonaparte, yang menjadi tahanan di rutan yang sama.

Baca Juga:

Polisi Benarkan Napoleon Bonaparte Pelaku Penganiayaan Muhammad Kece

"Ya dari petugas rutan ada empat orang akan diperiksa sebagai saksi, dan tiga tahanan," ujar Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi kepada wartawan, Senin (20/9).

Menurut Andi, penyidik sudah memeriksa M Kece selaku korban atau pelapor kasus, dan lima orang saksi. "Korban sudah duluan diperiksa dengan lima saksi lain," ungkapnya.

Tangkapan layar chanel MuhammadKece. (Foto: Youtube)
Tangkapan layar chanel Muhammad Kece. (Foto: Youtube)

Andi menyampaikan, saksi-saksi diperiksa untuk mengungkap dan mendalami kronologi kejadian agar terang benderang. Kronologi akan disampaikan setelah pemeriksaan saksi. "Makanya hari ini akan dilakukan pemeriksaan saksi-saksi dari petugas jaga rutan untuk menggali fakta-fakta seputar kejadian," katanya.

Sebelumnya diketahui, Bareskrim Polri telah menerima satu laporan polisi (LP) yaitu, LP nomor: 0510/XIII/2021/Bareskrim, tertanggal 26 Agustus 2021, atas nama pelapor Muhamad Kasman, alias Muhammad Kece.

Kasusnya, terkait dugaan penganiayaan dengan pelaku disebut sesama penghuni Rutan Bareskrim Polri. Belakangan diketahui, pelaku penganiayaan ternyata Irjen Napoleon Bonaparte. Mantan Kadiv Hubinter Polri itu ditahan atas perkara suap penghapusan nama Djoko Tjandra dari daftar red notice Interpol. (Knu)

Baca Juga:

Bareskrim Gandeng Kemenkominfo Usut Dugaan Penistaan Agama oleh Muhammad Kece

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemprov DKI Tindak Lanjuti 5 Sekolah Belajar Tatap Muka saat PPKM Level 4
Indonesia
Pemprov DKI Tindak Lanjuti 5 Sekolah Belajar Tatap Muka saat PPKM Level 4

Pemprov DKI Jakarta mengaku menerima pengaduan dari masyarakat soal ada 5 sekolah yang melakukan kegiatan belajar tatap muka saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

[HOAKS atau FAKTA]: TKI dan TKW Dapat Bantuan Uang Rp 150 Juta
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: TKI dan TKW Dapat Bantuan Uang Rp 150 Juta

Beredar di media sosial Facebook sebuah informasi mengenai bantuan kesehatan bagi tenaga kerja Indonesia (TKI) dan tenaga kerja wanita (TKW) di luar negeri sebesar Rp 150 juta per orang

Naikkan Peluang di Pipres 2024, Golkar Susun Strategi Dongkrak Elektabilitas Airlangga
Indonesia
Naikkan Peluang di Pipres 2024, Golkar Susun Strategi Dongkrak Elektabilitas Airlangga

Partai politik memanaskan mesin untuk menghadapi Pemilu dan Pilpres 2024.

Kemenkumham Indikasikan 5 Sipir Penyiksa Napi DIY Terapkan Kedisplinan Berlebihan
Indonesia
Kemenkumham Indikasikan 5 Sipir Penyiksa Napi DIY Terapkan Kedisplinan Berlebihan

Yogyakarta. Kelima sipir ini terindikasi menerapkan kedisiplinan berlebihan terhadap para warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Presiden El-Sisi Undang Jokowi Hadiri COP27 di Mesir
Indonesia
Presiden El-Sisi Undang Jokowi Hadiri COP27 di Mesir

Menlu Mesir Sameh Shoukry menyampaikan undangan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi kepada Presiden Joko Widodo untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perubahan Iklim atau COP27 di negara tersebut.

Hukuman Jadi 9 Tahun, Edhy Prabowo Melawan
Indonesia
Hukuman Jadi 9 Tahun, Edhy Prabowo Melawan

Eks Waketum Partai Gerindra itu mengajukan upaya hukum kasasi atas vonis 9 tahun penjara yang dijatuhkan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

Politisi PKS: BBM Subsidi Premium Masih Dibutuhkan
Indonesia
Politisi PKS: BBM Subsidi Premium Masih Dibutuhkan

Pertamina bisa menaikkan angka oktannya dari 90 ke 91 sesuai ambang batas ideal BBM sesuai standar Euro4.

Kamera Tilang di Jakarta Bakal Diperbanyak untuk Mendisiplinkan Pengendara
Indonesia
Kamera Tilang di Jakarta Bakal Diperbanyak untuk Mendisiplinkan Pengendara

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya akan meningkatkan sistem penindakan tilang elektronik melalui pemantauan kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

DPRD Minta Kadis Parekraf Bertanggung Jawab atas Operasional Holywings
Indonesia
DPRD Minta Kadis Parekraf Bertanggung Jawab atas Operasional Holywings

DPR DKI Jakarta mendesak Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) bertanggung jawab atas pelanggaran perizinan Holywings.

PKS Interupsi Saat Paripurna Jenderal Andika, Pengamat: Gerutu Tak Pada Tempatnya
Indonesia
PKS Interupsi Saat Paripurna Jenderal Andika, Pengamat: Gerutu Tak Pada Tempatnya

Langkah Puan yang tetap melanjutkan rapat paripurna sudah sesuai kesepakatan agenda sidang