Irjen Boy Rafli Amar Calon Kuat Kepala Badan Humas Polri Irjen (Pol) Boy Rafli Amar (Foto divisi humas Mabes Polri)

MerahPutih.com - Pemgamat kepolisian Edi Hasibuan menyebut Irjen Boy Rafli Amar sebagai sosok yang paling tepat menduduki kursi Badan Humas Polri. Sebab, pria yang kini menjabat sebagai Wakalemdiklat itu dianggap berpengalaman di bidang kehumasan seperti Kabid Humas Polda Metro Jaya, Karopenmas Polri hingga Kadiv Humas.

Mabes Polri sendiri bakal menaikan tingkat Divisi Humas Polri menjadi Badan Humas yang bakal dipimpin jenderal bintang tiga.

Baca Juga:

Divhumas Polri Persiapkan Diri Jelang Berubah Jadi Badan

"Sosok Boy memang pengalaman. Pertama dia sudah senior, lama di bidang kehumasan," kata Edi kepada merahputih.com di Jakarta, Kamis (12/12).

FGD Divhumas Polri bertajuk Sinergitas Lembaga Terkait dalam Mencerdaskan Kehidupan Bangsa, Menjaga Fungsi Media dalam Pilar Demokrasi, di Jakarta, Rabu (27/11). (ANTARA/ Anita Permata Dewi)
FGD Divhumas Polri bertajuk Sinergitas Lembaga Terkait dalam Mencerdaskan Kehidupan Bangsa, Menjaga Fungsi Media dalam Pilar Demokrasi, di Jakarta, Rabu (27/11). (ANTARA/ Anita Permata Dewi)

Edi melanjutkan, saat ini peranan humas begitu strategis. Humas memiliki pengaruh yang luar biasa dalam membangun kepercayaan masyrakat terhadap Polri. Polisi semakin baik dan mendapatkan kepercayaan publik karena humasnya bekerja.

"Saat ini humas bukan hanya sebagai juru bicara tapi kini humas harus mampu berkomunikasi dengan masyrakat dan datang menyala semua elemen masyarakat," kata Direktir Lembaga Kajian Staregis Kepolisian Indonesia ini.

Edi menambahkan, humas juga dituntut harus mampu memengaruhi opini publik sehingga citra Polri tetap baik di mata publik.

"Kami menilai peningkatan divisi humas menjadi badan humas setingkat bintang tiga di institusi Polri adalah pemikiran yang hebat," tambah mantan anggota Kompolnas ini.

Baca Juga:

Berubah Jadi Badan, Humas Polri Bakal Dipimpin Jenderal Bintang Tiga

Menurut doktor ilmu hukum ini, pengaruh media sosial dan mainstrem masa kini begitu besar mempengaruhi situasi keamanan masyrakat.

Kapolri Jenderal Pol Idham Azis (tengah) saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/11/2019). Rapat tersebut membahas rencana strategis Polri serta Hapsem BPK Semester I Tahun 2019. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/ama.
Kapolri Jenderal Pol Idham Azis (tengah) saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/11/2019). Rapat tersebut membahas rencana strategis Polri serta Hapsem BPK Semester I Tahun 2019. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/ama

"Bisa dibayangkan satu narasi ketika dikemas dengan angle yang tepat memiliki kekuatan yang begitu dahsyat dan dengan muda memengaruhi opini publik,"jelas Edi.

Edi tak setuju dengan anggapan badan humas jadi tempat untuk menampung perwira-perwira yang selama ini tak mendapat jabatan strategis.

"Ini murni untuk kemajuan Polri. Karena media itu mitra masyarakat jadi harus diperkuat perannya," sebut Edi. (Knu)

Baca Juga:

Perubahan Divhumas Polri Jadi Badan Dianggap untuk Akomodir Perwira yang Nganggur

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kisah Mahasiswi Naik ke Mobil Petugas Tenangkan Massa
Indonesia
Kisah Mahasiswi Naik ke Mobil Petugas Tenangkan Massa

Seorang mahasiswi, bernama Qonita Syehsemala sempat menenangkan para peserta aksi massa penolak Undang-Undang Cipta Kerja di Simpang Harmoni.

Begini Operasi Yustisi 14 Hari Satpol PP Jakarta
Indonesia
Begini Operasi Yustisi 14 Hari Satpol PP Jakarta

Operasi simpatik ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar selalu disiplin menaati protokol kesehatan.

Curhat Pengusaha Angkot di Pandemi Corona, Hanya Sanggup Bertahan hingga Bulan Depan
Indonesia
Curhat Pengusaha Angkot di Pandemi Corona, Hanya Sanggup Bertahan hingga Bulan Depan

Menurut dia, kekuatan dari pengusaha angkutan umum, yakni cashflow-nya, maksimal 2,5 bulan dari awal April 2020.

Positif COVID-19, Menteri Agama Fachrul Razi Lama Tak ke Istana
Indonesia
Positif COVID-19, Menteri Agama Fachrul Razi Lama Tak ke Istana

Presiden Joko Widodo dipastikan sudah lama tak menemui Menteri Agama Fachrul Razi yang kini positif COVID-19.

MAKI Laporkan Firli ke Dewas KPK Soal Dugaan Pakai Helikopter Milik Swasta
Indonesia
MAKI Laporkan Firli ke Dewas KPK Soal Dugaan Pakai Helikopter Milik Swasta

MAKI juga melaporkan Firli ke Dewas KPK karena diduga tidak mematuhi terhadap protokol kesehatan COVID-19

Erick: Keberadaan Yenny Wahid di Garuda untuk Lindungi Kaum Perempuan
Indonesia
Erick: Keberadaan Yenny Wahid di Garuda untuk Lindungi Kaum Perempuan

Erick mengatakan bahwa kapabilitas dan kemampuan Yenny Wahid tidak usah lagi dipertanyakan

Praperadilan Irjen Napoleon Ditolak, Bareskrim Punya Bukti Kuat Dugaan Suap
Indonesia
Praperadilan Irjen Napoleon Ditolak, Bareskrim Punya Bukti Kuat Dugaan Suap

Suharno mengatakan putusan itu diambil setelah majelis hakim mempertimbangkan surat permohonan dan surat jawaban yang diajukan kedua belah pihak

 Moeldoko Bantah Irjen Nana Sudjana Diangkat Jadi Kapolda Metro Jaya Karena 'Geng Solo'
Indonesia
Moeldoko Bantah Irjen Nana Sudjana Diangkat Jadi Kapolda Metro Jaya Karena 'Geng Solo'

"Tidak mungkin sebuah jabatan yang sangat strategis itu dipertaruhkan sembarangan, enggak mungkin," kata Moeldoko

Kabupaten Bekasi Kembali Ajukan Perpanjangan PSBB
Indonesia
Kabupaten Bekasi Kembali Ajukan Perpanjangan PSBB

Lonjakan kasus positif dengan jumlah kasus baru mencapai 66 yang mayoritas disumbang oleh kluster kawasan industri.

Ini Ancaman Hukuman Pelaku Vandalisme dan Perusakan Masjid di Tangerang
Indonesia
Ini Ancaman Hukuman Pelaku Vandalisme dan Perusakan Masjid di Tangerang

Satrio (18) resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polresta Tangerang atas perbuatannya melakukan aksi vandalisme di sebuah masjid, Kota Tangerang, Banten.