Iran dan AS Buka Babak Baru Pembicaraan Nuklir

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 26 Februari 2026
Iran dan AS Buka Babak Baru Pembicaraan Nuklir

Kapal Induk AS USS Abraham Lincoln mendekati wilayah Iran / Instagram Antara / X Currentreport

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pembicaraan terkait Nuklir Iran antara Teheran dan Washington berlangsung di tengah peningkatan kehadiran militer AS secara signifikan di kawasan Teluk Persia, bersamaan dengan serangkaian latihan militer terbaru yang dilakukan oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).

Oman mengonfirmasi dimulainya putaran baru perundingan nuklir tidak langsung antara Iran dan Amerika Serikat di Jenewa.

Pembicaraan tersebut dimulai bersamaan dengan pertemuan antara Menteri Luar Negeri Oman Badr Al-Busaidi dan Direktur Jenderal International Atomic Energy Agency (IAEA) Rafael Grossi, demikian disampaikan Kementerian Luar Negeri melalui platform media sosial X.

Busaidi menekankan, pentingnya peran IAEA yang “profesional dan teknis” serta “perlunya memastikan transparansi, kredibilitas, dan tata kelola yang tepat dalam prosedur yang relevan".

Baca juga:

RI Mulai Lirik Nuklir, DPR Ingatkan Jangan Cuma Fokus ke 1 Energi Terbarukan

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi memimpin delegasi diplomatik Iran dalam perundingan tersebut. Anggota delegasi termasuk Wakil Menteri Luar Negeri Urusan Politik Majid Takht-Ravanchi, serta tim ahli nuklir dan hukum.

Pihak Amerika, sama seperti putaran sebelumnya, dipimpin oleh Utusan Khusus AS Steve Witkoff dan menantu Presiden AS Donald Trump, Jared Kushner.

Teheran dan Washington telah menggelar dua putaran pembicaraan tidak langsung di bawah mediasi Oman sejak diplomasi nuklir kembali dimulai bulan lalu, menyusul upaya sejumlah negara kawasan, untuk meredakan ketegangan.

Setelah putaran sebelumnya di Jenewa, yang menyusul putaran pertama di Muscat, kedua pihak memberikan penilaian positif dan menyepakati “prinsip-prinsip panduan” yang menurut para negosiator Iran dapat membuka jalan menuju kemungkinan kesepakatan. (*)

#Nuklir Iran #Iran #Amerika Serikat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia Mengundurkan Diri, cuma Bertahan Kurang dari Lima Hari
Penampilan perdananya di hadapan media dan publik disorot tidak meyakinkan, menimbulkan kontroversi seputar keabsahan status advokatnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia Mengundurkan Diri, cuma Bertahan Kurang dari Lima Hari
Dunia
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Saksi mata memberi tahu media lokal bahwa mereka melihat seorang pria terlempar dari wahana tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Dunia
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Isak tangis haru berbaur rasa trauma membuncah di San Diego Bay, California, saat kapal induk raksasa Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, akhirnya resmi berlabuh
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Oktober 2026
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Dunia
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Nidal Malik Hasan divonis bersalah karena telah membunuh 13 rekannya sesama tentara AS di sebuah pangkalan militer di Texas pada 2009.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Indonesia
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
"Mereka juga telah melakukan PHK terhadap 6.000 pekerja Amerika dan menggantinya dengan 6.300 pekerja pemegang visa H-1B," kata Vance.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
Dunia
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Gubernur New York Kathy Hochul resmi menetapkan status darurat bencana akibat ledakan wabah campak hingga 4 November 2026. Simak peringatan penting ini!
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Oktober 2026
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Dunia
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Donald Trump menyinggung kemungkinan Iran melancarkan serangan terhadap kota di AS.
Yusuf Abdillah - Selasa, 06 Oktober 2026
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Dunia
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Rektor Cornell University menggambarkan dugaan yang disampaikan perempuan tersebut, yang diidentifikasi sebagai Jane Doe, sebagai hal yang ‘sangat meresahkan’.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Dunia
Kasus Pemerkosaan Cornell University, Rektor Dukung Pemeriksaan Eksternal
Korban mengklaim ia dicekoki ketamin, dianiaya, dan diperkosa tujuh anggota fraternity Chi Phi.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Kasus Pemerkosaan Cornell University, Rektor Dukung Pemeriksaan Eksternal
Dunia
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
Amerika Serikat (AS) dikabarkan tengah menyiapkan pengerahan tambahan pasukan dan pesawat militer ke Israel.
Yusuf Abdillah - Senin, 05 Oktober 2026
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
Bagikan