IPW Nilai Satgas Antimafia Bola Layak Dibubarkan Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane. Foto: Net

MerahPutih.com - Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane menilai, mberadaan Satgas Anti Mafia Bola bentukan Mabes Polri makin tak jelas fungsinya dan sebaiknya dibubarkan saja. Menurut Neta, kasus-kasus yang ditangani Satgas Antimafia Bola cenderung tak jelas penanganannya.

"Setahun setelah berlalu, ternyata Satgas hanya menjerat Joko Driyono (eks Plt Ketua Umum PSSI)," kata Neta kepada Merahputih.com di Jakarta, Minggu (22/3).

Baca Juga

Satgas Antimafia Bola Jilid 3 Mulai Bertugas, Pantau Laga Liga 1 sampai Liga 3

Neta melanjutkan, menjelang bebas bersyaratnya Joko, beberapa orang yang pernah diperiksa Satgas kini memegang posisi penting di sepakbola nasional.

Satgas Anti Mafia Bola Polri gelar konferensi pers penangkapan enam tersangka kasus pengaturan skor (match fixing) pada pertandingan Sepak Bola Liga 3 antara Persikasi Bekasi dan Perses Sumedang. ANTARA
Satgas Anti Mafia Bola Polri gelar konferensi pers penangkapan enam tersangka kasus pengaturan skor (match fixing) pada pertandingan Sepak Bola Liga 3 antara Persikasi Bekasi dan Perses Sumedang. ANTARA

=Neta mempertanyakan alasan Satgas Antimafia Bola mempetieskan kasus ini dan membiarkan para terperiksa menduduki posisi penting di sepakbola nasional.

"Saya mempertanyakan kelanjutan kasus mafia bola dan belum ditetapkannya para terperiksa, Padahal, kasus yang menjeratnya sudah lama naik ke tahap penyidikan," terang Neta.

Baca Juga

Bertanding ke Luar Negeri, Timnas Bakal Tetap Diawasi Satgas Antimafia Bola

Joko Driyono yang divonis 1,5 tahun penjara karena terbukti menghilangkan barang bukti dalam kasus pengaturan skor, akan bebas bersyarat pada Senin 23 Maret 2020 ini.

Joko ditahan Satgas Anti Mafia Bola dan kemudian divonis pengadilan pada 23 Juli 2019. Saat itu, selain memeriksa Joko, Satgas juga memeriksa sejumlah tokoh sepak bola nasional.

Neta mendesak Satgas menuntaskan kasus-kasus yang belum bisa terungkap dan sepakbola nasional bersih dari aksi mafia bola.

Beberapa waktu lalu, Kapolri Jenderal Idham Azis resmi memperpanjang masa kerja Satgas Anti Mafia Bola. Idham diketahui telah menandatangani surat perintah (sprint) sebagai tanda dimulainya Satgas Antimafia Bola Jilid III.

Baca Juga

Alasan Satgas Antimafia Bola Jilid 3 Pantau Rekrutmen Pemain Timnas U-20

Ada sejumlah tugas yang bakal dilakukan oleh Satgas Anti Mafia Bola Jilid III ini. Yakni, memetakan kasus pengaturan skor yang telah sampai pada tahap 1 dan 2. Kemudian, Satgas Anti Mafia Bola juga akan bekerja mengawasi pertandingan untuk mencegah terjadinya pengaturan skor. (Knu/Asp)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH