Intip Kekuatan Si Buta Dari Gua Hantu di Gim Lokapala Barda dan Kliwon di game Lokapala. (Foto: YouTube/Lokapala MOBA)

SOSOK lelaki bersama seekor monyet langsung menyambut begitu masuk lobby gim Lokapala. Pakainnya bersisik dominasi warna hijau dengan dada terbuka. Ikat kepala membebat rambut hitam panjang sebahu. Di bahu kirinya menjejak seekor monyet hitam. Sementara kedua tangannya bersangga pada tongkat kayu. Lelaki tersebut bernama Barda Si Buta Dari Gua Hantu.

Baca juga:

Siapa Si Buta Dari Gua Hantu?

Di gim Lokapala hasil kerjasama PT. Melon Indonesia dan Bumilangit Entertainment, Si Buta tergolong sebagai hero tipe Assassin dengan kemampuan menyerang tinggi dan damage besar.

Sekilas memang tampilan Si Buta tak berbeda dari cergam (cerita bergambar), film, serial televisi, dan komik kreasi terbaru Bumilangit Comic. Bahkan di gim pun tanpa alas kaki.

Intip Kekuatan Si Buta dari Gua Hantu di Game Lokapala
Skill yang dimiliki Barda. (Foto: YouTube/Lokapala MOBA)

Bedanya, monyet hitam tersebut di cergam garapan Ganes TH bernama Wanara. Sedangkan, Lokapala sepertinya membuntut warisan peninggalan saat cerita Si Buta Dari Gua Hantu dipindah medium film pada 1970. Kliwon sebenarnya nama asli monyet pemeran teman perjalanan Si Buta. Demi memudahkan mengarahkan saat proses shooting maka nama tersebut tetap dipertahankan bahkan langgeng hingga kini. Orang awam tak kenal Wanara, justru lebih akrab Kliwon.

Di gim, Barda mempunyai tiga skill utama dan satu skill pasif bernama Batu Berbalas Bumi tanpa perlu diaktifkan. Skill menggunakan mata sebelah kiri tersebut memungkinkan Kliwon memberikan teriakan peringatan jika ada lawan terdeteksi di dalam radius 800 unit atau saat lawan menggunakan kemampuan untuk menghilang.

Baca juga:

Rahasia Senjata Si Buta Dari Gua Hantu

Setelah mendengar teriakan itu, Barda membuat semua lawan di sekitarnya menjadi selalu muncul selama lima detik, kemudian skill pasif akan masuk dalam waktu tunggu selama 30 detik.

Sementara, skill aktif pertama bernama Topeng Monyet. Skill tersebut memungkinkan Kliwon menyerang satu ksatria lawan, memberikan damage 250 (+80% AD), dan mengambil senjata lawan namun tidak berlaku pada Minion.

Intip Kekuatan Si Buta dari Gua Hantu di Game Lokapala
Tiga Sekali Tebas akan membentuk sebuah segitiga. (Foto: YouTube/Lokapala MOBA)

Lawan terkena skill Topeng Monyet tidak bisa menggunakan basic attack selama dua detik dan terkena efek lambat -30% selama dua detik. Sesuai dengan namanya, skill digambarkan saat Kliwon sedang melompat dan siap menyerang musuh.

Di dalam permainan, cooldown di setiap levelnya, mulai 10/9,2/8,4/7,6/6,8/9 dan Prana Cost dikeluarkan adalah 50/70/90/110/130/150. Semakin tinggi level Topeng Monyet, maka semakin tingga pula damage diberikan.

Baca juga:

Menggali Kisah Runtah Si Mata Malaikat Serenta Kaki-Tangannya

Skill aktif kedua bernama Mata Malaikat, memungkinkan Barda berpindah secara cepat dekat musuh, memberikan 150 damage (+80% AD), dan menaikan kecepatan serangan sebesar 30% selama dua detik. Skill ini akan berguna jika digunakan mengejar lawan atau kabur dengan memanfaatkan kecepatan.

Sementara, skill ultimate, Barda memiliki Tiga Sekali Tebas membuatnya menerjang hingga tiga kali dan melakukan tebasan 200 damage (+80% AD) di akhir dan meninggalkan jejak. Ketika sudah melakukan tiga kali terjangan dan tebasan, jejak tersebut akan terhubung satu sama lain sehingga membentuk segitiga.

Setelah segitiga terbentuk, tebasan akan menyatu ke tengah memberikan 600 damage. Jika berhasil membunuh lawan di dalam segitiga akan mengurangi waktu cooldown sebanyak 80%. Level 1 memberikan 600 damage, level 2700 damage, dan level 3800 damage.

Grafik dan animasi ditampilkan Lokapala pun tidak kalah bagus dengan gim MOBA populer lainnya, seperti Mobile Legends: Bang Bang. Mulai dari semak-semak, minion, animasi skill, air sungai, tower, dan efek penyerangan. Lokapala bahkan ikut berkontribusi dalam cabang olahraga esport di PON XX Papua 2021. (and)

Baca juga:

Selisik Makna Kostum Ikonik Si Buta Dari Gua Hantu

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mumi Panglima Perang Suku Dani di Negeri Aing   
Travel
Kue Moho yang Mengandung Makna Rezeki yang Melimpah
Kuliner
Kue Moho yang Mengandung Makna Rezeki yang Melimpah

memiliki filosofi mendalam, yakni rezeki melimpah dan kebahagiaan.

Nyadran, Tradisi yang Masih Hidup Hingga Kini
Tradisi
Nyadran, Tradisi yang Masih Hidup Hingga Kini

Kegiatan nyadran biasanya dilakukan 2 minggu hingga 1 hari sebelum bulan Ramadan.

Makanan Kemasan ini Obati Kerinduan Rachel Vennya pada Masakan Indonesia di New York
Kuliner
Makanan Kemasan ini Obati Kerinduan Rachel Vennya pada Masakan Indonesia di New York

Dimas Beck mengobati kerinduan Rachel Vennya dan rekan-rekannya yang berada di New York, dengan mengirimkan Laukita.

Museum Siwalima Pikat Pengunjung dengan Kreativitas Tradisional
Travel
Museum Siwalima Pikat Pengunjung dengan Kreativitas Tradisional

Ada sekitar 5.300 koleksi di Museum Siwalima Ambon.

Bebek Pedas dari Kota Pahlawan
Kuliner
Bebek Pedas dari Kota Pahlawan

Bebek goreng Surabaya juga sohor seantero Tanah Air.

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Dukung Penuh PPKM Darurat
Travel
Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Dukung Penuh PPKM Darurat

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Dukung Penuh PPKM Darurat

Martabak, Camilan Lezat Paling Laris di Malam Hari
Kuliner
Martabak, Camilan Lezat Paling Laris di Malam Hari

Jangan terlalu sering, nanti bikin gemuk.

Kain Tenun Kumohu Jadi Warisan Budaya Tak Benda
Tradisi
Kain Tenun Kumohu Jadi Warisan Budaya Tak Benda

Sejak tahun 2019 Pemprov Sultra telah mengusulkan delapan WBTB ke Kemendikbud RI.

Kemenparekraf Perkuat Destinasi Desa Wisata
Travel
Kemenparekraf Perkuat Destinasi Desa Wisata

Bisa bersaing di kelas dunia jika dikembangkan.